ASUS Vivobook Ultra A412DA dengan Tenaga AMD Ryzen 5, Laptop Berkualitas Berdasarkan Prinsip Vitruvius

Assalamu’alaikum…

Bulan Agustus kemarin, kita merayakan hari kemerdekaan negara kita dengan berbagai perlombaan. Ada panjat pinang, tarik tambang, makan kerupuk, balap kelereng, sepeda hias, dan lain sebagainya. Saya dan teman saya menyempatkan untuk menyaksikan perlombaan tersebut sesaat setelah menyurvei berbagai laptop yang akan dibeli oleh teman saya.

amd ryzen

Lomba 17-an tersebut sangat menyenangkan. Walo kita tidak ikutan sekali pun, kita tetap bisa merasakan kebahagiaan yang dirasakan oleh pesertanya. Terlebih pemenang lombanya. Kalo diperhatikan dan dikelompokkan lebih seksama, ternyata dalam lomba tersebut terdiri atas tiga poin utama. Kekuatan (tarik tambang, panjang pinang), kecepatan (balap karung, makan kerupuk, memindahkan tepung) dan keindahan (sepeda hias, gerak jalan).

Jika mengacu pada Trinitas Vitruvius, dalam membangun suatu hal yang berkualitas, kita harus mempertimbangkan benar-benar tiga aspek penting, kekuatan (firmitas), fungsi keteraturan yang membuat kemudahan/kecepatan (utilitas), dan keindahan (venustas). Saat memperjuangkan kemerdekaan dan membangun negara, tiga aspek tersebut memang sangat penting. Kekuatan untuk merebut dan mempertahankan, teratur/kecepatan untuk menyampaikan informasi pada seluruh rakyat di berbagai pulau, serta membuat negara yang dibangun menjadi tempat yang indah. Setelah itu, semuanya barulah terasa merdeka.

Memilih laptop juga bisa menggunakan prinsip yang sama
Kekuatan laptop, dari segi lama pemakaian baterai, bahan yang digunakan untuk body laptop, keyboard, serta bisa tidaknya menjalankan program yang berat. Fungsi/kecepatannya berdasarkan proses booting, prosesornya, internet, transfer rate, RAM, grafis, touchpad yang responsif dan Hard Disk-nya. Juga keindahan dari segi bentuk, dimensi, dan warna yang digunakan.

Saat menyurvei dan memilih-milih laptop sebelumnya, saya dan teman saya berhasil mengerucutkan pilihan pada brand ASUS berdasarkan pengalaman pribadi yang puas dengan kualitas brand tersebut. Karena budget yang tidak begitu besar, otomatis harganya juga gak bisa memilih yang mahal, harus di bawah 10 juta. Namun, tentu saja tidak pasrah dengan seri low-end karena untuk keperluan desain, editing dan render yang lumayan berat.

ASUS VivoBook Ultra A412DA yang memenuhi kriteria saat itu
Teman saya memutuskan mengganti laptopnya karena sudah mengalami berbagai permasalahan. Baterainya yang sudah tidak tahan lama, sering hang dan mendadak mati, dipakai main game atau hanya menonton video saja sudah engap-engap. Apalagi dipakai buat ngerender di Vray SketchUp. Nggak gerak sama sekali prosesnya. Padahal setting-annya juga nggak ditinggikan. Laptopnya sudah tidak membawa kemerdekaan melakukan aktivitas hariannya lagi.

amd ryzen
1) ASUS Vivobook Ultra A412DA dengan AMD Ryzen

Setelah menghitung alokasi dana dan browsing berbagai brand juga spesifikasi laptop yang tergolong baru, teman saya mengajak saya untuk  test drive” laptop yang diinginkannya tersebut di toko laptop ter-“agak jauh”. Yang terdekat belom ready stock. Nguliknya nggak dalem-dalem amat, sih. Karena kalo di tokonya memang belum diinstal berbagai program. Sekadar nyobain game portable yang medium saja.

Setelah pencet sana pencet sini dan raba sana raba sini, kami memutuskan akan membeli ASUS Vivobook Ultra A412DA tersebut. Pertimbangannya, semua yang teman saya perlukan untuk merasa merdeka dengan aktivitas hariannya, sudah terbantu semua dengan spesifikasi yang dimiliki laptop lini mainstream ini.

AMD ryzen

Prosesor dan grafisnya powerfull
ASUS Vivobook Ultra A412DA dibekali dengan prosesor terbaru dari AMD Ryzen 3000 Series. Terdapat dua varian yang dipakai pada series ini, Ryzen 3 dan Ryzen 5. Karena teman saya mencari yang series paling baik untuk mendukung kesehariannya, tentunya yang dipilih adalah yang menggunakan AMD Ryzen 5 3500U generasi APU (Accelerated Processing Unit) Picasso quad-core Zen+ yang berlari dengan kecepatan 2,1GHz dengan Turbo maksimal 3,7GHz.

amd ryzen
2) AMD Merupakan prosesor tercepat di kelas Ultrathin-notebook

Sebagai informasi saja, prosesor AMD Ryzen ini merupakan prosesor yang paling cepat di lini laptop ultrathin. Jadi dia nggak kenal dengan  kata lelet. Dipake kerja multistasking juga ngebut dan tetap adem. Grafis yang disematkan pada laptop ini berupa grafis yang terintegrasi dari AMD Radeon RX Vega 8 iGPU. Walo bukan grafis diskrit, tapi performa yang diberikan sangat bersaing dengan grafis diskrit kelas entry-level.

Ketika dicoba dengan game yang tersedia, GTA 5, benchmark-nya 20fps dengan settingan rata kanan (Max performance). Tidak terlalu tinggi memang, tapi itu sudah lancar banget, padahal bukan laptop gaming. Kalo mau main game berat seperti FIFA 19 atau Fallout 76 juga tetap bisa, sesuaikan settingan grafisnya saja. Tentu saja saat dipakai untuk editing Photoshop dan build 3D di SketchUp juga lancar, nggak ngelag walo program SketchUp-nya dipenuhi dengan plugin. Setidaknya teman saya sangat puas tentang hal ini.

AMD ryzen
3) Tes FPS GTA 5

Memorinya gembul
Kapasitas hard disk yang disediakan pada ASUS Vivobook Ultra A412DA ini sebesar 1TB HDD. Nggak bakal kehabisan ruang buat nyimpan foto-foto dan video sejak zaman alay facebook pokoknya. Bahkan disediakan slot SDD tambahan kalo ngerasa itu kurang.

Apalagi RAM bawaannya sebesar 8GB dan tersedia slot upgrade sampai dengan 16GB. Teman saya sudah tahu duluan bahwa grafis AMD bakal makin ngebut kalo menggunakan RAM dual channel. Sehingga dia udah siap-siap ngisi slot keduanya nanti.

Suaranya Gerrr…
Untuk memberikan pengalaman audio yang menyenangkan, ASUS Vivobook Ultra A412DA dibekali dengan teknologi ASUS SonicMaster. Sehingga, suara yang keluar terdengar lebih kuat, halus dan detail dengan paduan treble dan bass yang pas di telinga. Proses penyaringan suaranya juga terbilang bagus, makin jernih pokoknya.

amd ryzen
4) SonicMaster yang membuat suara jernih

Sistem Operasinya original
Katakan tidak pada OS bajakan, OS Microsoft Windows 10 Home 64 Bit asli sudah terpasang di ASUS Vivobook Ultra A412DA bertenaga AMD Ryzen 5 ini tanpa perlu nambah biaya saat beli. Menggunakan OS yang asli tentu semakin menjamin keamanan laptop yang digunakan serta akan mendapatkan update perbaikan dan fitur terbaru selama digunakan.  

Ngebut saat dinyalakan atau dimatikan
OS Windows 10 terbaru, RAM besar, Prosesornya gahar, tentunya akan membuat proses “On-Off”-nya juga makin cepat. Baik ketika dinyalakan, dimatikan, sleep, maupun wake up from sleep mode. Akibatnya, penggunaan laptop sebagai komputer portabel yang fleksibel semakin terlihat jelas lebih memudahkan.

Konektivitasnya cadas
Baik koneksi online maupun offline. Semuanya jadi beneran cepat di ASUS Vivobook Ultra A412DA yang ditenagai AMD Ryzen 5 dan Radeon RX Vega 8 ini. Dilengkapi dengan Port USB 3.1 gen 1 type C, yang menghasilkan kecepatan saat transfer data sampai 10 kali lebih cepat dibanding USB 2.0. Juga tersedia port audio jack 3.5mm. Menghubungkan berbagai perangkat jadi mudah dan cepat.

amd ryzen
5) Konektivitas pada Asus Vivobook Ultra A412DA

Pengalaman online juga bakal jadi lebih cepat, karena dalam konektivitas melalui internet, tidak hanya kecepatan data dari server saja, teknologi wi-fi yang digunakan juga berpengaruh. Pada laptop ini, disematkan teknologi Dual-Band Wi-Fi 5 (802.11ac) dengan kecepatan hingga 867 Mbps, 3 kali lebih cepat dibanding teknologi wi-fi sebelumnya.

Itu tadi berdasarkan hal kecepatan dari laptop tersebut, lalu bagaimana dengan kekuatannya?

amd ryzen

Baterainya tahan lama
Baterai yang dipakai jenis Lithium 2 cell 37Whr yang fast charging, dalam 49 menit saja sudah mencapai 60%. Beneran cepat. Berkat teknologi ASUS yang melindungi baterai saat pengisian daya agar tidak berlebihan pula, baterai laptop ASUS Vivobook Ultra A412DA ini juga bakal awet, penggunaannya makin panjang.

Ketahanan baterainya sendiri saat penuh dan digunakan untuk streaming video di Youtube dengan kualitas HD dan pencahayaan maksimal pula, bisa tahan sampai 4 jam. Kuat banget. Ditambah lagi fitur AI bawaan AMD Ryzen yaitu AMD SenseMi Technology. Fitur ini bisa mengatur daya yang digunakan berdasarkan pemakaian laptop oleh pengguna. Bisa meningkatkan performa dan mengoptimalkan pendinginan.

Keamanan tebal
Pada laptop ASUS Vivobook Ultra A412DA bertenaga AMD Ryzen 5 ini disediakan fitur fingerprint yang akurat dan Windows Hello untuk menjaga keamanannya, terlebih bagi kita yang nggak suka kalo sampai dokumen rahasia kita dilihat orang lain. Juga nggak ngeribetin diri sendiri buat ngetik password, sentuh sekali langsung masuk.

amd ryzen
6) Fingerprint dan windows hello membuat keamanannya terjamin

Keyboard nyaman
Dengan desain chiclet yang nyaman dan kuat saat ditekan membuat ASUS Vivobook Ultra A412DA dengan tenaga AMD Ryzen 5 ini tidak membebani kita saat mengetik. Sehingga kalo dipakai untuk mengetik lama dan terus menerus, jari kita nggak mudah lelah dan tombolnya nggak bakal rusak. Kuat banget.

Cepat iya, kuat pun iya, tapi bagaimana dengan tampilannya? Karena keindahan itu juga termasuk penilaian yang penting. Seperti menilai mobil truk, kuat dan cepat, tapi susah menarik perhatian orang untuk menaikinya sebagai kendaraan ke mana-mana. Iya, kan?

amd ryzen

Desain stylist ber-body tipis
Target pengguna ASUS Vivobook Ultra A412DA bertenaga AMD Ryzen 5 ini adalah orang-orang pebisnis, content creator dan kawula muda. Tentunya, agar menarik perhatian mereka, desain yang dihadirkan haruslah stylist. Dan memang, tampilan laptop ini sekelas laptop premium.

Layarnya 14 inch, tapi tampilannya mungil. Makanya sampai menyabet sebagai laptop 14 inch paling kecil. Hal ini dikarenakan desain bezelnya yang juga tipis (NanoEdge Display). Dimensinya 32.2cm x 21.2cm x 2cm dengan berat 1.5kg, ramping banget, padahal spek yang ditanamkan di dalamnya tadi benar-benar tinggi.

amd ryzen
7) Engsel ergolift yang ciamik

Tak hanya itu, laptop ini juga didesain dengan engsel yang ergolift. Tak hanya terlihat menawan, tapi juga akan menambah kenyamanan saat mengetik. Juga membuat aliran udara di bawahnya semakin lancar. Jadi nggak mudah panas juga, kan~

Warna yang rupawan
Berdasarkan produksinya, ASUS Vivobook Ultra A412DA bertenaga AMD Ryzen 5 ini memiliki empat varian warna. Pilihan warnanya ini bisa menunjukkan identitas penggunanya, loh. Misalnya saja warna Transparent Grey, menunjukkan profesionalitas dan canggih. Peacock Blue, menunjukkan keunikan karena warnanya berubah tergantung dari sudut kita memandang. Slate Grey, menunjukkan kesederhanaan. Lalu yang terakhir Coral Crush yang meningkatkan daya tarik sebagai pusat perhatian.

amd ryzen
8) Pilih warna yang menunjukkan identitas kita

Backlit yang menawan
Walo bukan pecinta senja yang menyukai ruangan bercahaya minim saat mengetik, teman saya juga sering mendesain di ruangan yang lampunya mati. Sehingga fitur Backlit Keyboard pada ASUS Vivobook Ultra A412DA bertenaga AMD Ryzen 5 ini akan sangat membantunya.

Warna lampunya sendiri berwarna putih yang tidak membuat mata sakit karena tidak menyebabkan silau.

amd ryzen
9) Backlit Keyboard yang sangat membantu di ruangan minim cahaya


KESIMPULANNYA
Ternyata kalo diulas berdasarkan prinsip Vitruvius pun, laptop ASUS Vivobook Ultra A412DA yang ditenagai AMD Ryzen 5 3500U dan grafis AMD Radeon RX Vega 8 iGPU ini berhasil memenuhi syarat sebagai laptop yang kuat, cepat dan cantik (berkualitas). Makanya teman saya makin yakin untuk membeli laptop ini kali, ya. Karena spesifikasi yang disediakan sangat mumpuni untuk memerdekakan teman saya itu dalam menjalani pekerjaan hariannya. 

amd ryzen
10) Spesifikasi lengkapnya

Kalo berdasarkan pengalaman secara kepemilikan, kebersamaan dengan prosesor AMD saya belom se-expert teman saya itu. Dia sudah setia menggunakan prosesor AMD sejak zaman prosesor AMD Athlon, berlanjut ke AMD Turion, terus ke AMD Zambezi. Sedangkan saya hanya sebatas pengguna setia grafis AMD saja. Grafisnya (ATI Radeon waktu itu) sangat memuaskan dalam pengolahan dan rendering gambar 3D di Vray SketchUp dengan settingan medium. Bahkan teman kelas saya lebih memilih main PES 2014 di laptop saya, lebih halus dibanding laptop teman-teman kelas saya yang menggunakan grafis berbeda.

Untuk memperdalam dan lebih meyakinkan diri sendiri dalam beralih total ke AMD, nggak hanya grafisnya saja, saya sudah mendaftarkan diri ikutan Blogger Gathering With AMD di Spumante All Day Dining, Menteng, Jakarta. Biar bisa nanya langsung ke orang AMD-nya ama nanya testimoni pengguna lainnya di acara tersebut. Di lini ultrathin sudah terbukti secara global sudah dimenangkan oleh prosesor AMD, di lini yang lainnya bagaimana? 



Sumber gambar:
https://www.idntimes.com/hype/throwback/amalia-larasanty/nostalgia-lomba-17-agustus-c1c2
https://www.youtube.com/watch?v=tfcgmscfAnU
Previous Post
Next Post

Oleh:

Terima kasih telah membaca artikel yang berjudul ASUS Vivobook Ultra A412DA dengan Tenaga AMD Ryzen 5, Laptop Berkualitas Berdasarkan Prinsip Vitruvius Apabila ada pertanyaan atau keperluan kerja sama, hubungi saya melalui kontak di menu bar, atau melalui surel: how.hawadis@gmail.com

3 comments:

  1. Mau tanya saya main pes kok. Gak terlalu lancar yak. Orangnya larinya lemot padahal udh pake ganee speed?? Apa harus pake aplikasi pes yang ori pa download lewat zip??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mainnya pakai laptop ini? dan prosesornya yg AMD? karena varian A412 ada yang memakian prosesor dan grafis berbeda.

      yang etntang PES, saya waktu itu memainkannya di akhir tahun 2013 dan menggunakan Radeon generasi lama. Untuk PES 2014 udah lancar sih. Untuk AMD, yg seri Athlon saja sudah bisa dipake buat main PES 2018 dengan lancar. harusnya yang Ryzen juga lebih lancar.


      AMD Ryzen 5 iGPU termasuk lumayan hitungannya kalo buat ngegame. Apalagi klo game-game 2017 ke bawah. Kalo yg terbaru, saya belom banyak nyobain buat Radeon yang terintegrasi. Kalo yg diskrit sudah bagus fpsnya.

      Oiya, apa sudah menyetting atau menginstall ryzen adrenalin? ini bisa meningkatkan performa prosesor AMD.

      kalo tentang pakai yg ORI atau tidak, tentu saja yg Ori jauh lebih baik karena tidak disusupi apa2 dan kestabilannya jauh lebih bagus. Waktu saya pakai SAP 2000 juga demikian. Yang Ori gak pernah ngcrash sama sekali.

      tapi jika masih belum bisa pakai ori, usahakan memang dapat filenya dari web yang lumayan terpercaya. Dan yang gakalah penting, aplikasi yang berjalan/dibuka kudu diminimalkan saat main game. Anti virus juga dimatikan. karena makin banyak aplikasi yg berjalan di background, akan semakin berat pula kalo dipake main game.

      saya gak pernah pakai game booster.

      Delete
    2. Oiya, barusan temen saya bales, dia lancar saja memainkan PES 2019 menggunakan laptop di atas, berarti memang kemungkinannya di file Pes yang kamu download atau aplikasi yang berjalan di laptop yang kamu gunakan. atau bisa juga antivirus yang terus ngescan file saat gamenya berjalan. jika dari ketiga hal tersebut sudah tidak bermasalah mungkin bisa dicek lagi beberapa hal berikut:

      1. update drivernya

      2. atur grafis PES di render setting

      3. sekali lagi, pastikan aplikasi yg berjalan seminimal mungkin, lakukan match seperti biasa >> Pause gamenya >> Klik Ctrl + Alt + Del >> Pilih Task Manager >> Lalu Close Task Managernya >> Terakhir buka PES 2019nya kembali.

      4.pakai crowd remover, karena penonton stadium pes itu yg paling bikin berat, ttg crowd remover bisa cari2 di youtube, saya gabisa menjelaskan di sini.

      5. Atur set affinitynya, jadi pas main pes, bisa diatur CPU berapa yg aktif, yg CPU 0 di uncek. itu ada di task manager saat lagi main bagian tab detail. atau browsing di google lagi ttg ini.

      6. terakhir, pilih stadium yg paling ringan. ini coba2 sih. karena kadang ada stadium yg saat main jaid lebih lancar.

      7. Pilih main di PC yg bagus atau pakai laptop khusus gaming aja sih kalo tujuannya emang main game dan buka banyak aplikasi. xD

      Delete

--Berkomentarlah dengan baik, sopan, nyambung dan pengertian. Kan, lumayan bisa diajak jadian~