Howhaw #153: Pasangan yang Bikin Nyaman Cenderung Akan Ditinggalkan ~ Production Haws

Howhaw #153: Pasangan yang Bikin Nyaman Cenderung Akan Ditinggalkan

Assalamu’alaikum...

Setelah sebelumnya kita membahas tentang pasangan yang saling melengkapi susah ditemukan di zaman sekarang, kali ini kita akan membahas pasangan yang bikin nyaman. Beberapa waktu yang lalu, di media sosial banyak ditemukan twit atau status tentang perbandingan pasangan. Misal “yang nanyain udah makan akan kalah dengan yang ngajakin makan”. Atau “yang berada akan kalah dengan yang selalu ada”. Serta “yang ngucapin selamat tidur akan kalah dengan yang nidurin”. Macem-macem.

Di antara perbandingan hal-hal tersebut, ada satu kriteria yang dianggap paling penting bagi semua pasangan. Yang bikin nyaman. Saat mengetikkan frasa “yang bikin nyaman” di tab search Twitter, kriteria bikin nyaman ini ternyata banyak yang menginginkan. Berikut beberapa twit yang saya temukan.


Namun, apa iya pasangan yang bikin nyaman bisa menjamin kelangsungan hubungan? Mungkin iya jika hubungannya terjadi di masa lalu atau masa depan. Tapi, untuk zaman sekarang, pasangan yang bikin nyaman malah cenderung akan ditinggalkan. Karena ada keunikan di pola pikir orang zaman sekarang.

Seperti makanan restoran
Hampir semua orang akan sepakat jika ada yang mengatakan,  “Makanan di restoran itu rasanya lebih nyaman dibanding makanan di rumah.” Makanya harga makanan di restoran sangat mahal. Tapi, meskipun rasanya lebih nyaman, orang tidak akan mendatanginya setiap hari. Mereka datang karena alasan lebih nyaman, namun setelah itu mereka akan pergi meninggalkan.

howhaw

Bukan karena mereka tidak bisa membayarnya. Bukan juga karena mereka bosan dengan rasanya. Tapi karena pola pikir dan kebiasaan yang membuat mereka selalu bertindak begitu. Semua karena cara berpikir yang selalu ingin berkembang, serta ucapan sang idola yang dipegang dan dijadikan pedoman hidup.

Semua orang ingin sukses
Karena keinginan tersebut, orang di zaman sekarang akan lebih peduli dengan masa depan. Mereka akan berusaha dengan keras agar keinginannya bisa tercapai. Untuk merawat dan menggapai keinginan tersebut, mereka memerlukan suatu pedoman.

Saat mencoba menggapai keinginan, pasti ada masanya akan terjatuh. Untuk bisa bangkit kembali, mereka memerlukan suatu pedoman yang bisa menguatkan. Sehingga, mereka mulai mencari sosok yang bisa dijadikan inspirasi dan bisa memotivasi mereka untuk terus berjuang. Akibat hal tersebut, buku-buku motivasi banyak yang menjadi best-seller.

Motivator akan menjadi teladan mereka
Saat ini mereka belum sukses. Namun dengan memiliki orang sukses sebagai teladan, tekad yang mereka miliki akan tetap berada di garis yang benar menuju kesuksesan. Sehingga, meskipun sudah jatuh berkali-kali, mereka akan terus bangkit dan mencoba lagi.

howhaw
Yang saat sulit bersama, bukan yang saat nyaman bersama
Sosok yang dijadikan inspirator di zaman sekarang, yang kata-katanya didengar dan diamalkan, itu banyak banget. Dua di antaranya yaitu Mario Teguh dan Merry Riana. Lihat saja di media sosial, banyak orang yang menyebarkan kalimat inspiratif mereka.

howhaw

Lalu, apa hubungannya dengan ‘yang bikin nyaman’?
Seseorang akan senantiasa menuruti dan malakukan apa yang dikatakan oleh sosok inspirator-nya. Ketika sang inspirator mengatakan untuk berani mengambil risiko dalam bisnis, dia akan melakukannya dengan senang hati. Ketika disuruh bersabar dan menutup kuping dari celaan orang lain, secara otomatis dia akan menuruti.

Nah, orang-orang yang dijadikan sebagai sosok inspirator tersebut ternyata memiliki saran yang sama dalam hal meraih kesuksesan. Mereka semua menyarankan untuk meninggalkan zona nyaman. Jadi, jika kita sekarang merasa nyaman, dan karena kita semua ingin sukses, maka kita harus meninggalkan semua kenyamanan tersebut.

howhaw
Liat tuh ikannya, pacar-pacarnya ditinggalin
Hal itulah yang membuat orang di zaman sekarang cenderung akan meninggalkan apa-apa yang membuat mereka nyaman. Intinya, jika kamu adalah pasangan yang bikin nyaman, demi meraih kesuksesannya, dia akan meninggalkan kamu.

Tak hanya tentang pola pikir ingin sukses, orang yang bikin nyaman akan ditinggalkan juga karena kebiasaan dalam keseharian. Jika kamu pernah dihukum mencuci toilet sekolah, kamu pasti pernah menemukan kejadian yang tidak mengenakkan.

Kamu lagi mengepel lantai toilet, trus teman-temanmu datang dan ngomong, “Bro, nyuci toilet, ya? Hahahaha. Nyamaaaaannnnn,” dengan mimik bahagia, lalu mereka akan pergi meninggalkan kamu sendirian.

Yang nyaman memang cenderung ditinggalkan.


Sumber gambar sebelum diedit:
https://suerdirantau.wordpress.com/2014/05/14/rbm-mengganggu-zona-nyaman/
https://www.top10indo.com/2013/05/10-makanan-paling-enak-didunia.html

Previous
Next Post »

126 comments

Click here for comments
Aldi Rahman
admin
28 April 2015 at 05:15 ×

saya suka status pak Mario, menginspirasi. Ternyata sesuatu yang nyaman akan ditinggalkan, memang keluar dari comfort zone adalah cara untuk maju, untuk sukses. Karena tidak semua orang berani meninggalkan zona nyaman, tentunya karena berbagai alasan tertentu. Kalo saya sih, keluar dari zona nyaman, baik-baik saja, malah lebih enak keluar dari zona nyaman :)

Reply
avatar
turyono ari
admin
28 April 2015 at 05:47 ×

Nyaman oh nyaman, Kalau gak mau kesiangan juga kita harus bangun dari tidur di kasur empuk yang nyaman. Jadi, Nyaman dibutuhkan tapi hanya sekali dua kali, selebihnya ditinggalkan dan cari kenyamanan lain.. :)

Reply
avatar
28 April 2015 at 07:20 ×

Haaa, nyeseg banget bacanya. Kalo gitu aku mau jadi cowok yg nggak nyaman bagi org didekatku *eh haaaa

Reply
avatar
28 April 2015 at 08:38 ×

Lagi-lagi Haw datang dengan artikel cerdasnya. Analoginya selalu keren dan make sense. Kampret, bener juga ya.

Sebagai orang yang bikin nyaman dan sering ditinggalin, saya paham. :D

Reply
avatar
28 April 2015 at 08:45 ×

Gara gara postingan ini, jadi galau.
Jadi gue harus cari pasangan dengan kriteria gimana? Hiks....

Btw, om haris curhat di atas gue :))

Reply
avatar
28 April 2015 at 08:58 ×

bacanya jadi ngangguk-ngangguk sendiri,hehe bener juga ya kata mario teguh juga kan kita harus berani keluar dari zona nyaman,jadi bisa jadi pasangan yang bikin nyaman juga harus di tinggalkan :D

Reply
avatar
28 April 2015 at 11:19 ×

naaa...ini yang dibahas cenderung ke masalah pasangan apa zona nyaman tentang kerjaan
klo tentang kerjaan, aku dulu sering teringat akan nasihat dosen menejemenku yang bilang kalo mau sukses tinggalin zona nyaman...klo dalam beberapa semester bisa...dikasi voucher hanamasa 2 biji...

Reply
avatar
28 April 2015 at 11:30 ×

perasaan beda deh pasangan yang nyaman dengan zona nyaman -_-

Reply
avatar
mfrosiy
admin
28 April 2015 at 14:14 ×

Terus aku kudu piye? *bingung

Reply
avatar
28 April 2015 at 14:15 ×

yang aman aman saja :D

Reply
avatar
Catcilku
admin
28 April 2015 at 14:38 ×

Hehe bisa aja tulisannya

Reply
avatar
28 April 2015 at 16:01 ×

*Ini gak nge-debat, kok. Beneran*

Pasangan yang "nyaman" itu cenderung memaklumi kelemahan pasangannya. Aku setuju. Ngebaca artikel ini bikin aku ingat sama salah satu quote di novel Sabtu Bersama Bapak yang kayak gini, bang:

“Membangun sebuah hubungan itu butuh dua orang yang solid. Yang sama-sama kuat. Bukan yang saling ngisi kelemahan. Karena untuk menjadi kuat adalah tanggung jawab masing-masing orang. Bukan tanggung jawab orang lain”

Reply
avatar
28 April 2015 at 16:12 ×

Maafin om yang sering baper, Yu. :')

Reply
avatar
28 April 2015 at 17:23 ×

Gue harus setuju atau ngebantah nih . .??
Soalnya kalo nggak nyaman itu juga cepet banget buat ditinggalin bang . . gimana dong . .??

*Tanya Serius*

Reply
avatar
28 April 2015 at 19:59 ×

Anjrit! Iya juga ... pukulan telak banget ini Mah :D

awalnya pengen ngebantah... begitu baca nyampe bawah gue geleng2.. gak punya pembelaan apapun buat llogika yang ini. Jos!

Reply
avatar
28 April 2015 at 20:04 ×

yang nyaman memang cenderung ditinggalkan. ngahahaha setuju gue yang itu bang.

Reply
avatar
28 April 2015 at 20:16 ×

Waduh, gue malah nggak pernah pengin jadi orang yang bikin nyaman. Ya, bener kata tulisan lu ini. Setahun yang lalu gue ditinggalin karena terlalu nyaman. Zona terlalu nyaman justru bikin nggak nyaman. Gue malah sekarang berusaha jadi pasangan yang bikin ketagihan. ( dikata narkoba kali )
Maksudnya ya dicari mulu gitu. Kalo nggak ada gue, dia bakal sakau dan tersiksa. Eak.

Reply
avatar
28 April 2015 at 22:34 ×

Ngeliat judulnya tadinya pengen ngebantah, tapi setelah baca postingannya sampe selesai. WOW! Main logika banget ini mah. Kereen baangett ! :D

Reply
avatar
How Haw
admin
29 April 2015 at 02:45 ×

^
orang yang berusaha untuk sukses

Reply
avatar
How Haw
admin
29 April 2015 at 02:47 ×

Wah iya. bener juga. Orang yang berpikir sukses pasti akan segera meninggalkan kasurnya yg nyaman. :-d

Reply
avatar
How Haw
admin
29 April 2015 at 02:48 ×

Hahaha...pasti gak bakal meninggalkan, tapi orang lain yg bakal ninggalin.

Reply
avatar
How Haw
admin
29 April 2015 at 02:50 ×

Mungkin om Haris pernah ditinggalin dengan alasan "Kamu terlalu nyaman buat akuh" ? :ng

Reply
avatar
How Haw
admin
29 April 2015 at 02:51 ×

hahaha... ngejomblo ajah. :-d

*curhatlah selama curhat itu nggak dilarang*

Reply
avatar
How Haw
admin
29 April 2015 at 02:52 ×

Iya, hati-hati kalo jadi orang yang bikin nyaman, Kak.
Tapi kalo nggak nyaman, orang lain yg bakal ninggalin loh.

Reply
avatar
How Haw
admin
29 April 2015 at 02:56 ×

Terserah Mbak Nita aja. :)
Itu, kalo bisa ninggalin zona nyaman, ada hadiah yg didapat. kalo ninggalin pasangan yg bikin nyaman, ada hadiah juga yang bakal didapat. Pasangan lain yang lebih nyaman. Trus tinggalin lagi. dapat lagi. tinggalin lagi. :D

Reply
avatar
How Haw
admin
29 April 2015 at 02:59 ×

Iya. Tapi sodaraan. Comfort Zone. Friend Zone. Supir Zone. X-Comfort Zone.

*maksa*

Reply
avatar
How Haw
admin
29 April 2015 at 03:00 ×

Jadi jomblo ajah. :-bd

Reply
avatar
How Haw
admin
29 April 2015 at 03:02 ×

eh, ini orangnya beda ya ama 'obat herbal keloid'?

Reply
avatar
How Haw
admin
29 April 2015 at 03:05 ×

Udah disekolahin SMK dan diminumin M-150 soalnya. makanya bisa.

Reply
avatar
How Haw
admin
29 April 2015 at 03:06 ×

Kalo nggak salah, pas bagian itu, si Caka ama Ayu lagi ngebahas pasangan yang saling melengkapi, kan?
mestinya komentarnya di postingan sebelumnya. =)D

Reply
avatar
How Haw
admin
29 April 2015 at 03:07 ×

Gampang. Jomblo ajah. :-bd

Reply
avatar
How Haw
admin
29 April 2015 at 03:16 ×

Ini disambung-sambungin aja, Bang. Dengan niatan orang jadi bingung dan milih jadi jomblo hingga sukses. kan klo udah sukses gak perlu ninggalin yang nyaman lagi.

Reply
avatar
How Haw
admin
29 April 2015 at 03:17 ×

Iya. Jangan cari yang bikin nyaman, cari yang hilang aja.

Reply
avatar
How Haw
admin
29 April 2015 at 03:19 ×

Gelak. Yoga adalah pasangan yang bikin ketagihan. O_o

Tapi bener sih, kalo udah ketagihan, mau lagi sakit kek, mau lagi seneng kek, mau lagi melarat kek, mau kakek kakek kek, tetep bakal dicari dan didatangi. :-d

Reply
avatar
How Haw
admin
29 April 2015 at 03:24 ×

Hahaha... gak baik loh main bantah-bantahan, apalagi kalo bantahnya didudukin. Bisa bisulan.

Reply
avatar
Anisah FZ
admin
29 April 2015 at 06:01 ×

kalau begitu...... aku gak nyaman sama pacarku ._.

Reply
avatar
Firstan Rude
admin
29 April 2015 at 07:02 ×

Top banget dah postingan lo, Haw. Gue suka

Reply
avatar
29 April 2015 at 09:42 ×

Baru ingat quote-nya pas ngebaca potingan ini, bang. Masa iya harus balik lagi ke postingan lawas dan komen disitu...
Kalau gitu kan kamu bikin aku jadi gak nyaman -_- #apaini

Reply
avatar
oh andrian
admin
29 April 2015 at 11:48 ×

seperti dapat pencerahan -_-
eh kalo jomblo berarti harus keluar dari zona nyaman dong *loh

Reply
avatar
Dani Maulana
admin
29 April 2015 at 12:00 ×

Dan itu kenapa sebabnya Mario Teguh banyak diminati remaja. Karena kami masih butuh mitivasi cinta. Yaelah motivasi mulu, kapan geraknya. Nice Post Broh

Reply
avatar
Dewi Rieka
admin
29 April 2015 at 12:03 ×

Hehe, Kalau yang satu itu nyaman dan bikin betah *lirik bojo

Reply
avatar
uben herdian
admin
29 April 2015 at 15:26 ×

"Tinggalkan comfort zone, nikmati camfret zone," Juki Hoki

Reply
avatar
How Haw
admin
30 April 2015 at 04:15 ×

*eng.....

Tapi kalo nyaman entar ditinggalin.

Reply
avatar
How Haw
admin
30 April 2015 at 04:17 ×

*dengan kata lain, belom ditinggalin gitu yak?*
Tapi kalo gak nyaman, bawaannya entar gelisah dan bikin bete loh.

Reply
avatar
How Haw
admin
30 April 2015 at 04:18 ×

Ajak jadian, gih!

Reply
avatar
How Haw
admin
30 April 2015 at 04:21 ×

Nggak. karena jadi jomblo itu nggak nyaman. diledekin mulu. :|

Reply
avatar
How Haw
admin
30 April 2015 at 04:22 ×

Hahaha..iya, Bang. Motivasi cinta, terlebih kalo udah patah hati.

Reply
avatar
How Haw
admin
30 April 2015 at 04:25 ×

waktu pergi ke gunung atau air terjun kemarin, ditinggalin nggak, Mbak?

Reply
avatar
How Haw
admin
30 April 2015 at 04:31 ×

Huwala. #TimHoreJuki

Reply
avatar
30 April 2015 at 08:29 ×

waah iya bener dgn apa yg kamu jelaskan. Detail banget,
memang sih kita harus meninggalkan zona nyaman untuk bergerak lebih maju

Reply
avatar
30 April 2015 at 08:56 ×

Berharap orang yang lagi deket sama gue sekarang ini ngga nyaman, biar ngga ninggalin gue :D

Reply
avatar
30 April 2015 at 11:45 ×

Ja... Ja... Jadi... Gimana?

Reply
avatar
30 April 2015 at 11:49 ×

Sama-sama, gan. *bantu bang Haw jawab*
Ini akun yang sama dengan "Obat Infeksi Saluran Kemih" bukan, sih? :/

Reply
avatar
@nabiladung
admin
30 April 2015 at 12:01 ×

Agak susah sih kalau harus keluar dari zona nyaman, tapi itu semua merupakan langkah menuju sukses. Nice post bang :D

Reply
avatar
30 April 2015 at 13:42 ×

Baca ini, pikiranku langsung tertuju pada seseorang. Oke aku benarkan semuanya. Yang nyaman pasti akan ditinggalkan. Hahha

Btw, gaya tulisannya mirip seperti tulisan yg mampu "menghipnotis", yaa. Hihihiii

Reply
avatar
30 April 2015 at 22:18 ×

Saya setuju deh dengan posting ini bang! nice post bang !

http://www.dhoooes.com/

Reply
avatar
How Haw
admin
1 May 2015 at 01:37 ×

Jadilah bintaaaanngg~ *te ne net* *te tet te ne ne net*

Reply
avatar
How Haw
admin
1 May 2015 at 01:56 ×

gelak bahasanya. (((benar dengan apa yang kamu jelaskan))) :-d

dari itu, pacar yang nyaman juga mesti ditinggalkan, entar kalo udah sukses, balik lagi. tinggalin lagi. balik lagi. gitu aja ampe lebaran idul fitri seratus kali.

Reply
avatar
How Haw
admin
1 May 2015 at 01:59 ×

hahaha...cuma hati-hati aja, kalo nggak nyaman malah nggak mau ngedeketin lagi. *lah

Reply
avatar
How Haw
admin
1 May 2015 at 02:02 ×

sekalian bantu aku bikin artikel aja, Dar. bantu cuci piring juga. masak juga. :-bd

Reply
avatar
How Haw
admin
1 May 2015 at 02:03 ×

Gak enaknya ituh, kalo udah ninggalin yang nyaman tapi gak sukses-sukses juga. *kena karma orang yg ditinggalin*

Reply
avatar
How Haw
admin
1 May 2015 at 02:13 ×

Kenapa, Nur? pernah ditinggalin karena terlalu nyaman? @@,

Tentu dong. kemaren kan gaya tulisannya sempet didaftarin ke acara magic show ama kusuruh latihan bergaya di komunitasnya bang terren.

*padahal ini ngikutin gaya tulisan di koran. biar ada kesan ilmiahnya*

Reply
avatar
How Haw
admin
1 May 2015 at 02:14 ×

Wa wa wa... kamu wakil rakyat ya? @@,

Reply
avatar
i Jeverson
admin
1 May 2015 at 03:11 ×

hmmm..... hmmm.... hmm....
sepertinya agak menuai perdebatan :)
tapi kalau tentang kesuksesan dimana kita harus keluar dari zona nyaman itu gue setuju banget...
tapi kalau tentang makanan di restoran, entah kenapa gue justru lebih nyaman dirumah. bisa lebih bebas gituh..

Reply
avatar
Dwi Nanoki
admin
1 May 2015 at 08:32 ×

Ini pasti konspirasi terselubung.
Menghasut orang biar jomblo aja gitu? Hih..
Apa salahnya kalau tetap dengan yang membuat nyaman? Apa salahnya ? Apa? *kemudian drama*

Reply
avatar
Renggo Starr
admin
1 May 2015 at 08:46 ×

Tapi yang bikin nyaman di jalan raya kayaknya ga bakal ditinggalih deh, Haw. Bikin nyaman dari sengatan matahari dan hujan, hehehe.

Reply
avatar
1 May 2015 at 10:45 ×

berarti emang bener2 harus keluar dari zona nyaman or maybe move on biar tidak ditinggalkan. betul begitukah? hehehe

Reply
avatar
1 May 2015 at 12:07 ×

aku kok malah mikir kalo orang nyari pasangan yang bikin nyaman sama aja dia kayak nyari kebahagiaan di tempat lain. padahal seharusnya orang bikin hidupnya bahagia dulu sampe orang lain tergoda masuk ke dalam hidupnya, dan ikut bahagia.

Reply
avatar
1 May 2015 at 14:06 ×

Yakaliii malah jadi dangdutan -_- *panggil Bang Renggo*

Reply
avatar
1 May 2015 at 14:10 ×

Bisaaa bisaaa. Wani piro? :D

Reply
avatar
1 May 2015 at 15:40 ×

iya kali ya -_____-

Reply
avatar
Beby Rischka
admin
1 May 2015 at 20:22 ×

Aku carik yang memberikan ku KEPUASAN.. :3

Reply
avatar
How Haw
admin
2 May 2015 at 04:07 ×

Ngapain manggil Renggo? Emangnya Adam Levine nyanyi dangdut?

Reply
avatar
How Haw
admin
2 May 2015 at 04:09 ×

Iya, kan? Kalo mau mencari, kan mending cari yang hilang, Kalo udah ada ngapain dicari.

Reply
avatar
How Haw
admin
2 May 2015 at 04:25 ×

It's not about the wani, wani, wani
We don't need your wani, wani, wani

Reply
avatar
How Haw
admin
2 May 2015 at 04:30 ×

Siapa yang ngedebat emang yak? @@,

Lebih bebas? Maksudnya...bisa nambah sebanyak mungkin?

Contoh kecilnya gini, mie buatan tempat makan, biasanya lebih nyaman dibanding mie buatan sendiri. biasanya gitu. tau deh kalo nggak biasa.

Reply
avatar
How Haw
admin
2 May 2015 at 04:45 ×

Bukan, Kak. Cuma ngingetin, kalo nggak diikutin kan nggak apa-apa juga.

Kan polanya: ingin sukses - ninggalin yang nyaman. Jadi kalo tetep dengan yang nyaman, kemungkinannya ada 2: Gak mau sukses atau udah jadi orang sukses.

Reply
avatar
How Haw
admin
2 May 2015 at 05:13 ×

bikin nyaman dari sengatan matahari dan hujan itu maksudnya gimana coba? kalo melindungi dari sih aku paham.

Reply
avatar
How Haw
admin
2 May 2015 at 05:24 ×

Hahaha..iya, karena sekadar nyaman aja enggak cukup.

Reply
avatar
How Haw
admin
2 May 2015 at 05:39 ×

*dheg* karen banget kalimatnya ini.
Kenyaman dan kebahagiaan kan ada di hati maisng-masing, ngapain digantungin ke orang lain. :-d

Reply
avatar
How Haw
admin
2 May 2015 at 05:44 ×

Nah! RT @BebyRischka: Aku carik yang memberikan ku KEPUASAN.. :3

Reply
avatar
Renggo Starr
admin
2 May 2015 at 08:03 ×

*ngerapihin jambang*

Reply
avatar
Renggo Starr
admin
2 May 2015 at 08:05 ×

Naik mobil kan ga kepanasan, ga kehujanan juga.

Reply
avatar
Anisah FZ
admin
2 May 2015 at 20:53 ×

Lantas harus bagaimana :(

Reply
avatar
3 May 2015 at 20:05 ×

Tidaaaak, jangan percaya dia, dia ditaburi biji wijen!

Reply
avatar
Slemut
admin
3 May 2015 at 20:22 ×

kalo aku nyari yang bisa menerima..

Reply
avatar
3 May 2015 at 22:51 ×

Bisa aja nyambungin nyaman sama yang kayak gitu huahahaha xD Huah, terus cari yang gimana dong??

Reply
avatar
4 May 2015 at 14:00 ×

eeh tunggu, Gelak artinya apaan? :D

Reply
avatar
Mangs Aduls
admin
4 May 2015 at 14:23 ×

kenapa meski di tinggalin kalau nyaman. kalau dalam kesuksesan pekerjaan sih boleh aja menigalkan posisi nyaman. kalo dengan orang masa mau milih yang lebih suka ribut....

Reply
avatar
5 May 2015 at 07:00 ×

banyak yang nyaman2 kita temuin akhirnya ditinggalin..

Reply
avatar
5 May 2015 at 10:42 ×

Berarti biar ga ditinggalin bkin pasangan biar gak nyaman sama kita dong?? Jangan berani dicoba nih tipsnya haha :D

Reply
avatar
5 May 2015 at 11:52 ×

okeee. sekarang gua paham kenapa gua selalu ditinggalkan. berarti lain kali harus jadi cowok yang gak bikin nyaman sama sekali

Reply
avatar
6 May 2015 at 04:55 ×

Memang kadang sesuatu yang nyaman itu ditinggalkan, walaupun awalnya enak nanti lama-lama bosen juga. Begitu juga dengan hidup, kalau cuma nyaman-nyaman aja lama-lama bosen, akhirnya malah mau bunuh diri. Makanya keluarlah dari zona nyaman. Biar kagak gitu-gitu aja hidup lu :P

Reply
avatar
6 May 2015 at 12:30 ×

Sekarang cita-citaku berubah habis baca ini. Bukan pengen jadi orang yang bikin nyaman tapi jadi orang yang bikin gelisah. Gelisah kalau gak ada aku, geliasah kalau aku jauh, gelisah kalau aku gak bayar hutang. Alah apasih.
Oh iya, baru pertama main ke sini nih, udah ngerasa nyaman aja :)

Reply
avatar
7 May 2015 at 19:06 ×

Salam kenal... Nyaman. Satu kata yang membuatnya menjadi betah, tapi tetap akan ditinggalin juga yaa... kasian.. kasian.. kasian..

Reply
avatar
Beby Rischka
admin
8 May 2015 at 09:16 ×

Kepuasan dalam tertawa dan menikmati hidup. Uh.. :3

Reply
avatar
How Haw
admin
9 May 2015 at 01:29 ×

Ngejomblo aja, Kak. :-bd hehe

Reply
avatar
How Haw
admin
9 May 2015 at 01:32 ×

Gelak itu makanan manis. Ada gelak ada semut~

Reply
avatar
How Haw
admin
9 May 2015 at 01:44 ×

Itu bukan bikin nyaman, tapi melindungiiiiii.....

Reply
avatar
How Haw
admin
9 May 2015 at 01:53 ×

Iya, Kabeb. Aku mikirnya ke situ kok~

Reply
avatar
How Haw
admin
9 May 2015 at 01:55 ×

Apa ini~
Kalo ditaburi biji wijen itu aku taunya onde-onde doang. Emang siapa yang mirip onde-onde?

Reply
avatar
How Haw
admin
9 May 2015 at 02:01 ×

...menerima pesanan dan jasa pengiriman. Barang akan sampai 2-3 hari.

Reply
avatar
How Haw
admin
9 May 2015 at 02:03 ×

Ngejomblo aja. atau nyari yg udah sukses, yg gak punya alasan buat ninggalin lagi.

Reply
avatar
How Haw
admin
9 May 2015 at 02:06 ×

Ninggalin yang nyaman kan bukan berarti milih yang suka ribut. Kayak ninggalin makanan manis, bukan berarti selalu makan campur jamu kan? Cari yang dibutuhkan aja. hahaha..

Reply
avatar
How Haw
admin
9 May 2015 at 02:13 ×

Iya. Banyak banget. Yang ngelakuin juga banyak banget. udah jadi kesepakatan umum kayaknya.

Reply
avatar
How Haw
admin
9 May 2015 at 02:16 ×

Iya, jangan bikin nyaman tapi bikin dia jadi membutuhkan dan tergantung pada kita. :D

Reply
avatar
How Haw
admin
9 May 2015 at 02:18 ×

Arman, si lelaki yang bikin nyaman. Selalu, itu maknanya sering. Iya, jangan bikin nyaman, bikinin rumah aja~

Reply
avatar
How Haw
admin
9 May 2015 at 02:19 ×

Hahaha... iya. Tapi kalo namanya bosen sih, biasanya gak peduli nyaman apa kagak.

Reply
avatar
How Haw
admin
9 May 2015 at 02:30 ×

Hahaha... bikin gelisah. Mantep itu. :-d mau coba dipraktikkan denganku nggak? :v *abaikan*

Salam kenal deh kalo gitu. eng... itu maksudnya, baru mampir udah pengin pergi aja. gitu kan ya?

Reply
avatar
How Haw
admin
9 May 2015 at 03:00 ×

Salam kenal juga.
Iya, nyaman aja gak cukup. Harus ada komitmen dan rasa tanggung jawab dalam memiliki. eh gitu nggak sih?

Reply
avatar
How Haw
admin
9 May 2015 at 03:06 ×

nice komentar.

Reply
avatar
Rolly
admin
12 May 2015 at 22:58 ×

ya saya setuju...lebih baik menjadi addictive daripada comfortable

Reply
avatar
Beby Rischka
admin
13 May 2015 at 17:21 ×

Dan kepuasan dalam.. Ah, lupakan lah.

Reply
avatar
How Haw
admin
14 May 2015 at 01:42 ×

haha...intinya sih, kita harus menciptakan keadaan tersebut, bukan malah mencari-carinya. :-d

Reply
avatar
How Haw
admin
14 May 2015 at 01:43 ×

Udah, Kabeb. Jangan dilanjutin. Entar aku mikirnya dalam...dalam naungan ka'bah.

Reply
avatar
14 May 2015 at 19:29 ×

setuju,, kalau ada yang bilang suka karena kamu bikin nyaman, tar pas dia gak bikin nyaman, berarti gak ada alasan lagi untuk suka ama dia gitu? lagian kalau nyaman terus ngebosenin, gak ada tantangan,, :|

Reply
avatar
17 May 2015 at 10:33 ×

setelah membaca ini gue kok jadi mikir ya :/

Reply
avatar
17 May 2015 at 19:48 ×

sudah dapat muslimah yang bikin saya nyaman. Tapi saya tak berani mengungkapkannya. Jadi cukup saya pendam dan jika sudah waktunya, dan bisa bertemu dia kembali. insya Allah akan saya lamar. *Berimajinasi

Reply
avatar
How Haw
admin
19 May 2015 at 01:47 ×

Iya, Kak. Masa berhubungan cuma mikirin kenyamanan buat dirinya. Gak mau berusaha bersama dalam apa pun. :(

Reply
avatar
How Haw
admin
19 May 2015 at 01:50 ×

eng... .... ...

mungkin mesti ditambahin alat-alat kali ya di artikel ini. biar abis mikir sekalian praktik.

Reply
avatar
How Haw
admin
19 May 2015 at 01:52 ×

Wa wa wa... buruan... jangan sampe dilamar duluan ama orang lain. \m/

kalo jodoh sih pasti bakal bersama.

Reply
avatar
Beby Rischka
admin
20 May 2015 at 09:14 ×

Dalam pencarian cinta. Uh :'

Reply
avatar
How Haw
admin
21 May 2015 at 01:08 ×

Ngapain cinta dicari? padahal Rangganya yang hilang.

Reply
avatar

Berkomentarlah dengan baik, sopan, nyambung dan pengertian. Kan, lumayan bisa diajak jadian~ EmoticonEmoticon