Howhaw #161: Rasa Memiliki Membuat Orang Semakin Tak Peduli ~ Production Haws

Howhaw #161: Rasa Memiliki Membuat Orang Semakin Tak Peduli

Assalamu’alaikum...

Hai... sudah beberapa bulan blog ini kagak ada postingan baru. Seolah-olah, blog ini kagak ada pemiliknya. Padahal sejak awal didaftarkan, blog ini sudah saya klaim menjadi hak milik.

Ngomong-ngomong tentang kepemilikan, sebenarnya, arti memiliki itu membuat seseorang semakin peduli? Atau malah membuat seseorang semakin tak mau tau, sih?

Ungkapan “anggap saja milik sendiri”
Ungkapan tersebut bertujuan untuk mempersilakan seseorang untuk bertindak seperti miliknya sendiri terhadap kepunyaan orang lain. Sehingga orang tersebut tidak malu-malu dalam menggunakan sesuatu tersebut dan memudahkannya dalam beraktivitas. Misal, dipinjami motor.

howhaw
"Anggap saja seperti mobil sendiri"
Selain bertujuan agar tidak malu-malu dalam menggunakan motor tersebut, sang pemilik aslinya juga mengiginkan agar motornya tersebut dirawat dan diperlakukan sebaik mungkin. Tetapi, sering dijumpai, motor yang dipinjamkan dengan ungkapan ‘anggap milik sendiri’ tersebut berakhir mengenaskan. Digeber-geber sesuka hati, dibiarkan kepanasan di bawah terik sinar mentari dan bensinnya kagak diisi. “Ogah gua pinjemi lagi.”

Namun, ada juga orang yang ketika dipinjami motor dan diimbuhi ungkapan ‘anggap milik sendiri’ malah menjadikan motor tersebut semakin bagus. Bensinnya diisi, diparkirin di tempat teduh, dicuciin, bahkan pas dikembaliin ditambahin motor baru sebagai pasangan. ”Cukup yang punyanya aja yang sendiri,” katanya.

Padahal saat dipinjamkan, ungkapan yang diucapkan sama. Tapi kenapa bisa berujung beda, ya?

Banyak yang mengalami kebingungan yang sama
Tentunya kalian pernah melihat, mendengar atau merasakan sendiri, saat belum memiliki seseorang, perhatian dan kepedulian terhadap orang yang diinginkan tersebut sangat tinggi. Ditanyain udah makan belom? Udah mandi belom? Udah datang bulan belom? Semua diperhatiin.

Waktu sakit dibawain obat, ngerjain tugas dibantuin buat, bosan sendirian di kosan dibawain obat kuat. Macem-macem kepeduliannya. Tapi, saat sudah jadian, dianggap hak milik, aku milikmu kamu milikku, lama-kelamaan semua perhatian dan kepeduliannya mendadak sirna. Ada, kan, yang begitu? Banyak, sih. Makanya jumlah manusia yang bergelar mantan banyaknya minta ampun.

howhaw
"Bingung, Gue.."
Sebelum memiliki, diperhatiin sampe membuat orang lain iri.
Setelah memiliki, merhatiin orang lain dengan tatapan iri.
Sebelum memiliki, janjinya menjaga hati sampai mati.
Setelah memiliki, menjaga janji sampai hatinya mati.
Sebelum memiliki, dari malam sampai pagi selalu berusaha ada di sisi.
Setelah memiliki, pergi pagi pulang pagi, karena udah pagi, ya pergi lagi, pulang pagi lagi, karena pagi yaaa pergi lagi.

Rasa memiliki cenderung membuat orang tak peduli
Memang tidak semua orang seperti itu, ada orang yang dengan rasa memiliki malah semakin peduli. Tapi, kebanyakan orang malah melakukan sebaliknya. Semakin dia merasa memiliki, semakin dia tidak peduli. Karena pada dasarnya, manusia selalu peduli dan berusaha untuk ‘mendapat’, bukan ‘merawat’. Makanya kebanyakan orang fokus mencari pendapatan, bukan perawatan.

Bisa juga kita lihat di komplek-komplek perumahan, saat ada anak yang dipukuli ibunya, lalu kita tegur, ibunya pasti berkilah, “Terserah aku lah, anak-anak aku juga. Bukan anak kau!” Rasa memiliki malah membuat orang merasa pantas untuk memukuli.

howhaw
"Anak, anak aku juga. Terserah aku lah.."
Mungkin karena sikap dasar manusia yang seperti itu, makanya dalam suatu hadis dikatakan kalau ibadah puasa itu untuk Allah. Bukan untuk dirinya. Agar manusia mau melaksanakan dan peduli dengan ibadah puasa. Eh, tapi tetep aja pas puasa kemarin banyak yang nggak puasa, kan, ya? Mungkin mereka merasa dirinyalah yang memiliki Allah, makanya nggak peduli. Rasa memiliki, kan, cenderung membuat orang nggak peduli.

Lihat aja itu, kebudayaan Indonesia, sumber alam Indonesia semuanya milik kita. Tapi apa? Kita nggak peduli. Kalo udah diakui milik oleh orang lain, baru deh... iya, kan? Rasa memiliki memang membuat orang nggak peduli.

Trus, gimana dong baiknya?
Kalo rasa memiliki membuat orang tak peduli, sedangkan rasa tidak memiliki membuat orang malah berdiam diri begini?

Kalo kata pemuka agama, “Semua yang ada adalah milik Tuhan, dan Tuhan adalah dzat yang paling kita cintai, lantas, apakah kita mau memberi kesedihan pada yang kita cinta?

howhaw

Dengan kata lain, untuk lebih peduli, bukan rasa memilikinya yang penting, melainkan rasa hormat, menghargai dan cinta pada pemilik aslinya. Misalnya tentang kitab suci. Kita bisa membeli dan memilikinya. Tapi, karena kitab suci itu adalah kitab Tuhan (kitabullah), dan kita mencintai Tuhan, maka kita tidak akan menginjak-injaknya. Malahan kita akan senantiasa membaca dan merawatnya. Coba kalo hanya memiliki tanpa patuh dan cinta pada pemilik aslinya? Pasti kitab tersebut hanya dimiliki untuk tidak dipedulikan. Hanya jadi pajangan yang selalu didiamkan.

Bukan rasa memilikinya yang penting, tapi rasa hormat dan cinta kepada pemilik aslinya

howhaw
Cintai dan hormati pemilik aslinya
Dengan begitu, kita akan lebih peduli dan berhati-hati dalam bersikap. Kita memiliki pacar, pacar itu milik orangtuanya, jika kita tidak hormat pada orangtuanya terlebih pada Tuhannya, anaknya pasti udah kita apa-apain. Bodo amat. “Pacar-pacar aku, terserah aku lah.”

Untuk itu, agar kita tidak lagi cuek terhadap yang kita miliki, redam rasa memiliki sendiri, dan timbulkan rasa hormat pada pemilik aslinya. Dan untuk para perempuan yang tak mau ditelantarkan pasangannya kelak, kalo ada yang mendekati, jangan mau ditembak dengan kalimat, “Maukah kau jadi milikku?” karena biasanya akan berujung kesakitan. Tapi pilihlah dia yang nembak dengan kalimat, “Maukah kau jadi milik papaku?” karena dia pasti menghormati papanya, maka kamu nggak bakal disakiti. Aman. Kalo masih menyakiti? Kutuk aja jadi batu. Kan kalo jadi milik papa artinya jadi ibunya, kan, ya? Eee...ini aku bikin artikel apaan, sih? Tau ah.



Sumber Gambar:
https://antoncharlianetika.blogspot.co.id/2014/04/etika-pinjam-meminjam.html
https://loop.co.id/articles/inilah-alasan-alasan-kenapa-cewek-itu-bikin-bingung
https://blog.debusana.com/hal-yang-tidak-dibenarkan-dalam-islam-ketika-menghukum-anak/
https://umusayyidah.blogspot.co.id/2015/03/semuanya-milik-allah.html
https://shabrinamawar.blogspot.co.id/

Previous
Next Post »

99 comments

Click here for comments
Deva Fredeva
admin
1 January 2016 at 11:58 ×

Atuhlah ini postingannya bikin baper :'))
Dan itu apa-apaan banget dikasih motor baru biar gak sama sendirinya kayak si pemilik hahahaa.
Sebelum dan setelah memilikinya keren Kang :')

Reply
avatar
1 January 2016 at 12:54 ×

walaikumsalaam..

sekali muncul langsung mantep ini postingan haw.
cintai pemiliknya maka pemiliknya akan memerikan cinta kepada lawan jenis yang mencintainya pula, beuh. mantep lah \m/

Reply
avatar
1 January 2016 at 13:01 ×

Wah, kangeeen. :)

Sering-sering bikin postingan begini, Haw. Mengingatkan kepada kita bahwa kita nggak punya apa-apa.

Reply
avatar
1 January 2016 at 16:03 ×

iyah betul tuh
selain itu juga kita kadang2 g bersyukur dngan apa yg udah kita miliki
padahal yg kita milikii ini hanya sekedar titipan

Reply
avatar
1 January 2016 at 17:11 ×

Keren omhaw :D
Hha aku gak nyangka tulisannya bakal keren begini dan dengan contoh2 yang mudah dipahami. Sering2 ngepost ya.. ;-)

Reply
avatar
salaminzaghi
admin
1 January 2016 at 17:40 ×

yang pertama anggap aja milik sendiri bikin ane ngakak, soalnya sering ane alamin huahuauhaua :'D

paragraf2 terakhir ngena banget :'D

Reply
avatar
Aldi Rahman
admin
1 January 2016 at 17:59 ×

betul juga ya, kalau rasa memiliki terkadang bisa jadi dua, sangat peduli atau sangat acuh. Udah lama nggak posting y? Kok ini berdebu, ternyata layar laptopnya, hihi.. Kata-katanya keren: "Bukan hanya rasa memilikinya yang penting, tapi juga rasa hormat dan cinta kepada pemilik aslinya" mantap :)

Reply
avatar
1 January 2016 at 19:00 ×

Kebanyakan orang emang lebih peduli dan berusaha untuk "mendapat", bukan "merawat" ya, sama aja kayak berusaha memperoleh sebuah prestasi, tapi mempertahankannya sulit :p

Setuju, rasa memiliki cenderung ngebuat kita kurang peduli, meskipun dalam beberapa kasus ada yang tingkat kepedulian atas sesuatu yang dimilikinya tinggi, karena dia memperolehnya dengan susah payah.

"Bukan rasa memilikinya yang penting, tapi rasa hormat dan cinta kepada pemilik aslinya" --> wah, quote keren nih :D

Reply
avatar
1 January 2016 at 20:07 ×

Wa'alaikumsalam wr wb.
Duh, kangeeen. Sama tulisannya :p

Vakum ngeblog setahun, ya, bang?

Hmmm. Ini. Can't agree more deh pokoknya.
Aku jadi ingat sama video-nya dr. Zakir Naik,tapi lupa yang judulnya apa. Intinya sih ya itu, cinta sama Pemiliknya, bukan sama orangnya. Kalau kita udah cinta sama Yang Punya, pasti bakalan cinta juga sama yang dipunya.
Konteksnya universal sih ya.

*Lah sekarang baca tulisan bang Haw bukannya bikin aku inget tulisan orang yang pernah kubaca sebelumnya, malah ingetnya ke video yang pernah ditonton*

Reply
avatar
1 January 2016 at 20:24 ×

Seperti biasaaaa tulisannya nyentil banget.. Etapi itu kenapa deh jadi milik Papanya? Terus Mamanya mau dikemanain, Haw???

Reply
avatar
1 January 2016 at 21:23 ×

Bener juga, sih. Kebanyakan setelah memiliki kurang dipeduliin. Contohnya: sepeda. Dulu gue pengin banget punya sepeda buat gowes ke mana-mana. Biar tiap Minggu bisa CFD-an. Eh, taunya tiga bulan pertama beli doang. Sesudahnya males. :')
Padahal kalo inget masa-masa nabung dan ingin memilikinya itu perjuangan banget.


Selamat datang kembali my broh! Wuhuuu. Dari mana aja lu? Banyak yang kangen tulisan observasi dan fisika kampret lu nih. Yang awalnya bikin manggut-manggut, sesudahnya malah teriak, "Ah taeeeek" karena kesel ujung-ujungnya. XD

Eh, ini gue komen apa, sih? Kok panjang?

Reply
avatar
Dwi Nanoki
admin
1 January 2016 at 21:41 ×

mau komen, tapi sudah terwakili bang Yoga, ahaha..
Bener banget, kangen tulisan observasi dan fisika kampret xD

Reply
avatar
Dwi Nanoki
admin
1 January 2016 at 22:01 ×

untuk kasus pinjamin barang, gak dibilang "angap aja milik sendiri" aja, baliknya bisa rusak, apalagi kalo bilang "anggap aja milik sendiri".

iya, ya, kalo punya sendiri pasti mikirnya "biarin ah, punya sendiri ini" dan berakhir tidak dipedulikan lagi *lirik sepatu yang gak pernah dicuci*

Reply
avatar
2 January 2016 at 01:23 ×

Akhirnya posting lagi :-D
Semangat bro :-D

Reply
avatar
i Jeverson
admin
2 January 2016 at 01:36 ×

maka dari itu banyak yang bilang pdkt lebih indah daripada pacaran. karena masih dipertahanin bener-bener kedekatannya...

hahahaha, tumben kau nongol lagi... kirain udah tertelan black hole

Reply
avatar
2 January 2016 at 14:51 ×

Huaaaaaaaaa Haw!!! Selamat datang kembali meramaikan dasbor~ :D

Bener banget, Haw. Jadi ngerasa tertohok nih. Apalagi baca yang, "Karena pada dasarnya, manusia selalu peduli dan berusaha untuk ‘mendapat’, bukan ‘merawat’." Sebelum ngedapatin sesuatu atau seseorang, sempat ada janji terbesit (eh bener nggak sih terbesit) di pikiran kalau aku bakal ngejagain dan ngerawat itu kalau udah dapat. Begitu udah dapat, janjinya malah nggak ditepatin. Misalnya motor. Dulu janji bakal dicuci rutin, nggak dibiarin lecet. Eh pas udah, malah dicucinya sebulan sekali aja belum tentu. Serampangan juga dipakenya. Kayak nggak tau diri. Huhu. :(

Reply
avatar
Tomi Azami
admin
2 January 2016 at 16:12 ×

bang Haw kemana aja bang? semedi di gua? apa ikutan Indonesia Mengajar gitu?
aihh komen dulu belum tak baca tulisannya. haha

Reply
avatar
2 January 2016 at 19:21 ×

Kak hawwwww apa kabar? Baik? Kemana aja? Apa aku yang baru main ke sini lagi ya? Seneng deh balik lagi posting. Hehehe.

Eh bener ya semakin kita ngerasa sesuatu milik kita, jadi memperlakukannya seenaknya. Bingung mau komen apa. Selalu manggut-manggut sih kalo baca tulisan di blog ini. Mantap.

Reply
avatar
rifqi akram
admin
2 January 2016 at 19:52 ×

Yohooo!

Gue setuju. Dulu sebelum memiliki sesuatu, banyak hal yang ingin dilakukan dengan si "sesuatu" itu. eh, setelah dimiliki kita malah cenderung tidak peduli. Mengabaikan.

Contohnya lingkungan kita sendiri. Kita ingin lingkungan bersih tapis setelah kita memiliki lingkungan bersih, kita malah nyampah sembarangan.

Reply
avatar
turyono ari
admin
3 January 2016 at 12:22 ×

Wa'alaikumsalam...

Kemane aje Haw?? Lama tak nampak... hahaha

ini tulisan ngena banget buat refleksi diri dan kadang memang aku juga masih kaya gitu... Semoga bisa lebih bail lagi.. :D

Reply
avatar
How Haw
admin
3 January 2016 at 12:42 ×

Masa bikin baper, sih, Dev? @@,
bagian mananya?

Reply
avatar
How Haw
admin
3 January 2016 at 12:43 ×

Iya, begitu asal usul idenya.

eh itu si Deva masa bilang bikin baper, emangnya aku udah ketularan elu ya, Er? @@,

Reply
avatar
How Haw
admin
3 January 2016 at 12:46 ×

kangen kekonyolan bang Haris jugaaaa..... =D

diusahain, bang. eh tapi entar blog ini malah jadi blog ceramah, yak....

Reply
avatar
How Haw
admin
3 January 2016 at 12:46 ×

wuoohhh... bener banget. :-d
mesti banyak-banyak bersyukur ini..

Reply
avatar
How Haw
admin
3 January 2016 at 12:47 ×

hahaha... ini udah pernah kita bicarakan dulu. eh, lalu puisinya jadi diposting di sini, nggak?

Reply
avatar
How Haw
admin
3 January 2016 at 12:50 ×

pasti kalo minjem motor gak diisiin bensinnya....:-bd

Reply
avatar
How Haw
admin
3 January 2016 at 12:51 ×

hahaha... iya, setengah tahun vakum. gatau ini bakal rajin ngepos lagi apa, nggak. permasalahn teknis juga, sih.

Reply
avatar
How Haw
admin
3 January 2016 at 12:53 ×

iya, begitu maksudnya, bang. :-d

makanya, bukan rasa memilikinya yang penting, tapi bagaimana menghargai perjuangan sebelum memilikinya..

Reply
avatar
How Haw
admin
3 January 2016 at 12:58 ×

iyaaaaa...... setahun lebih. =(

dulu tulisan, lalu video, besok-besok jangan-jangan ngingetin ke pengalamanmu langsung. kayaknya ini aku banyak tertinggal dari kamu deh, Dar, tiap yg aku tulis pasti kamu lebih dulu tau. aku harus ngejar ini. *siap-siap namatin berbagai buku dulu?* *tambahin namatin berbagai video* *video anime tapi*

Reply
avatar
How Haw
admin
3 January 2016 at 12:59 ×

hahahaha.... mamanya suruh minta pulsa aja, mbak... :p

Reply
avatar
3 January 2016 at 13:01 ×

Wah! Setelah baca ini aku jadi sadar kalau ternyata memang ada banyak hal yang aku abaikan setelah udah berhasil dapetin hal tersebut, padahal awalnya berusaha mati-matian untuk bisa dapetinnya. Kali ini harus bisa belajar lebih menghargai dan peduli dengan apa yang sudah dimiliki, yeay :'3

Reply
avatar
How Haw
admin
3 January 2016 at 13:01 ×

hibahin ke gua aja itu sepeda, Yog, atau jual dgn harga murah gitu. COD. :-d

hahaha... terima kasih atas sambutannya, Yog, rindu banget buat ngeblog ini.

Reply
avatar
How Haw
admin
3 January 2016 at 13:03 ×

iya, kak Dwi. yang dipinjem dengan kalimat 'entar balikin' aja malah gak balik-balik lagi, yaaa.... :p

siniin sepatunya kak Dwi, aku anggap milik sendiri sendiri aja...

Reply
avatar
Renggo Starr
admin
3 January 2016 at 13:03 ×

Bagian yang deg-degan *nempelin kuping

Reply
avatar
How Haw
admin
3 January 2016 at 13:03 ×

makasih Bang..... semoga masih bisa ngepost... :-d

Reply
avatar
How Haw
admin
3 January 2016 at 13:04 ×

pengalaman banget itu kayaknya, Jev...

hahaha...emang udah ketelen, tapi dimuntahin lagi. :D

Reply
avatar
Renggo Starr
admin
3 January 2016 at 13:05 ×

Minta saham udah gak musim ya?

Reply
avatar
How Haw
admin
3 January 2016 at 13:07 ×

Masih sambutannya, Chaaaa.... :)

wah iyaaaaaa... aku juga memiliki permasalah yg sama kalo tentang motor. ditelantarin gitu. padahal awal-awal rajin banget bersihinnya, dicuciin, dilap, disampoin.pake sampo pantin. masih sekali pakai samponya. ada lecet dikit. harga nego, bebas kirim maupun COD. minat ping me, yaaa....

Reply
avatar
How Haw
admin
3 January 2016 at 13:08 ×

ketelen black hole kalo kata JEV, mah..hahaha..

yaudah, silakan baca ajaa.a....

Reply
avatar
How Haw
admin
3 January 2016 at 13:09 ×

kabar baik, Kok, riz...... aku aja yang udah gapernah ngeblog lagi... ketelen black hole.

hahaha... kalo gak tau komen apaan, tanyain udah makan belom juga gak apa-apa...

Reply
avatar
How Haw
admin
3 January 2016 at 13:12 ×

iya, bener lu, Qi.
jadi kalo mau peduli, jangan punya apa-apa. pacar juga jangan punya. kali aja kita jadi lebih peduli ke pacar orang lain... :-d

Reply
avatar
Renggo Starr
admin
3 January 2016 at 13:13 ×

6 bulan ke mana aja, Haw? Laptop rusak? Skripsi? Ato sibuk ngasilin duit buat beli jet yang representatif?

Ini berlaku buat iklan properti yang setiap hari senin harga naik itu gak, Haw? Biasanya kan sering pake kata "miliki" juga.

MILIKI hunian mewah di Titik-Titik Group dengan cicilan hanya 10 milliar per bulan.

Reply
avatar
How Haw
admin
3 January 2016 at 13:14 ×

hahahaha.... kalo penelitian JEV, aku ketelen black hole... baru selesai dimuntahin setelah enem bulan.

amin, Ri.... semoga di tahun baru bisa mendatangkan kebaikan yg baru juga. tanpa membuang kebaikan lama...

Reply
avatar
How Haw
admin
3 January 2016 at 13:16 ×

wohoho...iya, kalo dilihat ke belekang, kayaknya ada hal yg sedari awal kita berusaha mati-matian mendapatkannya, setelah berhasil, malah dibiarin aja. mungkin kita harus lebih hormat juga pada diri sendiri. menghargai diri sendiri juga penting ternyata.

eh iya, salam kenal kak Nopi....

Reply
avatar
How Haw
admin
3 January 2016 at 13:19 ×

yang utama sih itu... lapyop rusak. udah dibawa ke teknisi 4 kali, tetep aja cuma bertahan dua hari. abis itu rusak lagi. parah pokoknya. ini aja aku minjem laptoporang buat ngeblog. =(

hahaha... tergantung orang yang mau nyewanya/belinya, Nggo.

(((HANYA))) sepuluh miliar per bulan.... -____-

Reply
avatar
3 January 2016 at 14:19 ×

Cuma 3 dari 10 orang yang mau ngisiin bensin sampe nyuciin motor pinjemannya. Sisanya sih pada gatau diri haha

Kalimat yang distabilo(?) boleh juga tuh buat nyadarin diri kalo kita cuma dititipin sama Tuhan:))))

Reply
avatar
3 January 2016 at 15:44 ×

Ditungguin kemana aja mas? padahal keren2 loh tulisannya :D

Memang sih sebagaian orang kalau udah merasa milik dia, ya terserah dia mau diapain. Kalau aku, akan menjaga semua yang aku miliki. tsahh

Reply
avatar
3 January 2016 at 20:03 ×

itu gara-gara lu bilang gue baper dari lahir, mangkanya lu dikatain gitu sama sideva, haw :D

Reply
avatar
rifqi akram
admin
3 January 2016 at 20:39 ×

Anjir bener juga wahahaha!

Reply
avatar
3 January 2016 at 21:38 ×

Errrrrr uda baikan how leptopnyaa???

Bikin flash fiction lg dunk. Kita kita kan pengen baca hehe

Klo dikasi kalimat anggap aja milik sendiri seringnya yg dikasi pinjem ha tau diriiii, makenya lama ga dibalik balikin #pengalaman tentang motor

Reply
avatar
Weri Febri
admin
3 January 2016 at 23:09 ×

Wah.. tulisan awal tahun nih..

Reply
avatar
4 January 2016 at 10:17 ×

Waaaa Haw. Setelah hilang entah kemana. Huhuu
Selamat datang kembali yaaaa :)

Kenapa aku baca ini sambil ngangguk-ngangguk ya. Gila, bener banget ih.
Kalo kita menghormati pemiliknya, kita pasti menjaga dan merawat ciptaannya/apa yg dimiliki pemiliknya.

rasa memiliki malah jadi bikin orang nggak peduli. Banyak sih kejadian, pas pedekate berjuang mati-matian. Setelah dapat diabaikan begitu aja. Sedih amat. Apa yang aku rasain banget ini mah. Oke, maaf. Kenapa jadi curhat :D Bhahaaahaa

Reply
avatar
4 January 2016 at 11:18 ×

Waalaikumsalam wr. wb

Wah kemana ajj Haw baru nongol lagi?
lanjutan cerbung yang dulu mana nih Huahahah :D

Emang bikin gedeg sama orang yang pinjem motor tapi gak diisi bensin
udah penjim gak tanggung jawab lagi -_-

Reply
avatar
4 January 2016 at 13:12 ×

Waalaikum salam.
iya tuh bang, kalo main ke rumah temen suka dibilangin "Anggap aja rumah sendiri"
Bawaannya pengen minjem surat tanah terus gua jual rumahnya. :ng

Reply
avatar
4 January 2016 at 14:58 ×

Aku malah keinget tweet tentang orang yang anak pesantren mau beli bensin di SPBU, pas mau ditagih bayar bensinnya malah dia ceramah jika semua seisi bumi ini hanya milik Allah semata.. dipikir emang bener juga sih.

Btw aku ngerasa lama banget nggak kesini, kemana aja bang? Sehat kan? Kangen sama fisika nih :3

Reply
avatar
How Haw
admin
5 January 2016 at 11:59 ×

yang mana? yang mana? *ikutan nempelin kuping*

Reply
avatar
How Haw
admin
5 January 2016 at 12:00 ×

wah... kurma ya ini..... :(

Reply
avatar
How Haw
admin
5 January 2016 at 12:01 ×

minta saham mah bagian papa, Nggo.... :ng

Reply
avatar
PEMUJA KASUR
admin
5 January 2016 at 17:53 ×

geser dikit dong, joinan nih....

Reply
avatar
PEMUJA KASUR
admin
5 January 2016 at 17:55 ×

Karena merawat itu lebih susah daripada mendapat. ibarat lebih sulit mempertahankan daripada merebut.jadi merebut bini orang itu mudah. halah....

baca ini jadi keingat sama video usatd gokil yang nggak pake helm terus ditilang polisi. wkwkwkwkw....ALLAHUAKBAR

Reply
avatar
5 January 2016 at 20:39 ×

kebanyakan emang gitu bang ,, minjemin motor ke temen bensinnya full .. balik2 tinggal setengah, busi ilang ,,
malah kata bang Dwika Putra kalo minjemin duit ke temen itu kita harus ikhlas .. iklas kehilangan duitnya sekaligus temennya ..

mmm .. berkaitan dengan memiliki juga cocok dengan quotes di film You're the apple of my eye .. masa2 yang indah adalah masa2 PDKT, ketika udah pacaran (memiliki) banyak perasaan yang ilang .. mungkin teori memiliki ala bang Haw, cocok dengan ini..

Reply
avatar
5 January 2016 at 22:59 ×

ini sih problem hampir semua orang ya Haw :' orang cenderung menggebu pas mau ngedapetin, giliran udah dapet, yah, dicuekin. ya gitu deh manusia -_-

Sukaa gaya tulisanmu :))

Reply
avatar
6 January 2016 at 11:08 ×

Haha aduhai postingann bikin reflek manggut manggut
*oiya bener
*oiya bener

Apalagi di bagian, sebelum memiliki *pdkt*
sama sesudah jadian

emang beda hahaa

Reply
avatar
How Haw
admin
6 January 2016 at 13:21 ×

Iya, emang segitu. dan Tiga orang itu juga jarang minjem...
=D

iya. :)

Reply
avatar
How Haw
admin
6 January 2016 at 13:24 ×

Vakum, mas. Permasalahan teknis. hahaha...

berarti anda orang yang menghargai dan menghormati diri sendiri dan orang lain. mantap.
:-d

Reply
avatar
How Haw
admin
6 January 2016 at 13:25 ×

Belom mbak nit, ini juga minjem, kok. :D

hahaha... gak janji ya, mbak... tapi kalo bisa, aku usahain deh. masih banyak utang cerbung juga ini.

iyaaa... gitu emang...apalagi kalo yg minjem aku, mbak. hehe..

Reply
avatar
How Haw
admin
6 January 2016 at 13:26 ×

wah, komen weri di awal tahun,nih...

Reply
avatar
How Haw
admin
6 January 2016 at 13:27 ×

iya kalo ejaannya B-A-P-E-R. Kalo ejaannya B-A-M-P-E-R, bacanya bamper.

Reply
avatar
How Haw
admin
6 January 2016 at 13:30 ×

Makasih sambutannya, Bangul..... :D

mungkin kamu bacanya sambil dengerin musik hiphop. coba bacanya sambil zikir, salto 6 kali, mungkin kamu bakal disangka gila.

ya allooooohhhhh.... eh iya, kamu? udah putus, Lan? *gak tau kabar*

Reply
avatar
How Haw
admin
6 January 2016 at 13:45 ×

Ini Kisanak masih inget aja utang gue dulu.
Iya, inshaallah.tapi gak janji. aku sendiri malah lupa ama jalan ceritanya... :ng

ada yang lebih gedeg lagi, minjem motor, bensinnya diisi, tapi motornya gak dibalikin.

Reply
avatar
How Haw
admin
6 January 2016 at 13:46 ×

Ya oloh Ipeeeeehhhhh.... kebiasaanmu itu. menguntungkan banget. itu sekali jual surat tanah, hasilnya pasti banyak. apalagi kalo tanahnya lebar 1 hektar, tangan pertama, gak ada cacatnya. jauh dari keramaian. gak bising. harga negao. minat? ping me, ya...

Reply
avatar
How Haw
admin
6 January 2016 at 13:50 ×

Hahaha... semua milik Allah sih milik Allah, tapi nggak gitu juga kali....

iya. lama vakum soalnya. ini juga dipaksa-paksain buat ngeblog lagi.

Reply
avatar
How Haw
admin
6 January 2016 at 13:51 ×

Iya, begitu Yu. kok kamu jadi bijak begitu sekarang? O_o

udah udah... jangan nginget yang itu. hahah.....

Reply
avatar
How Haw
admin
6 January 2016 at 13:52 ×

yang kamu RT di twitter itu,kan, ya.... emang bener sih. :(

iya, kayaknya cocok. ada nyenggol bahas-bahas sebelum mendapatkan pacar juga, kok, itu... :ng

Reply
avatar
How Haw
admin
6 January 2016 at 13:54 ×

Iya. begitulah manusia, deritanya tiada akhir... :(

suka tapi jangan dipacarin, ya....mau dibawa ke mana bangsa ini kalo anak mudanya malah pacaran sama tulisan....

Reply
avatar
How Haw
admin
6 January 2016 at 13:56 ×

mungkin karena pengalamannya sama. dikejar-kejar pas pdkt, pas udah jadian ditelantarin. :(

Reply
avatar
How Haw
admin
6 January 2016 at 13:57 ×

ih, jangan dorong-dorong ah...

Reply
avatar
6 January 2016 at 14:09 ×

Bhahhaaa Bangul. Masih ingat aja yaolooh :'D

Wah, terimakasih sarannya How. Aku percaya kok, kamu udah berpengalaman di bidang itu.

Hahahaa udah. Udah banget. Kebangetan malah.
Yaitu, alesannya sama kayak apa yg kamu tulis tadi How.
Terabaikan. Hahaaa

Reply
avatar
How Haw
admin
6 January 2016 at 14:28 ×

Pengalaman jadi gila maksudnya.... :p

yaollohh... bisa diabaikan begitu, emang apa lagi sih yang kurang dari kamu selain kurang waras, lan?

*langsung sungkem*

Reply
avatar
6 January 2016 at 14:51 ×

Kalo soal nagih menagih pasti Inget Haw :ng
Oke ditunggu kelanjutan cerbung'a. masa ga ada draf'a gitu @@,

Itu Maling Haw bukan minjem :p

Reply
avatar
6 January 2016 at 15:07 ×

Ya Allah, berasa di grup pesbuk jual beli pantura terus ada orang buka lapak tanah. :')

Reply
avatar
6 January 2016 at 15:14 ×

Hahahaa iya kurang waras. Aku mah apa atuh, rontokan gorengan. :D

*gampol How*

Reply
avatar
6 January 2016 at 19:04 ×

Wakakakak udah makan belom?

Reply
avatar
How Haw
admin
7 January 2016 at 13:16 ×

Kemaren udah. hahaha...
Gamau nanyain yang hari ini?

Reply
avatar
How Haw
admin
7 January 2016 at 13:18 ×

di geng-ku rontokan gorengan itu berharga banget. banyak yang ngerebutin, krenyes krenyesnya itu, loh....
:-bd

*gapapa digampol, asal sungkemnya diterima*

Reply
avatar
How Haw
admin
7 January 2016 at 13:20 ×

Itu kan awalnya berantai, ngelatih kreatifitas temen-temen #memfiksikan jadi aku cuma bikin ide awal ceritanya aja. eh, malah gak berlanjut. ya bingung. hahahaha...

ma...li..ng? trus, ini biar motornya balik gimana?

Reply
avatar
How Haw
admin
7 January 2016 at 13:21 ×

hahaha... maaf... bakat keluarga pedagang, sih. :D

Reply
avatar
7 January 2016 at 19:46 ×

iyaa.. tau sendiri kan ya ingetanku kayak apa =)D

enggak deh kayaknya, orang mengunjungi blog omhaw kan mau liat tulisan omhaw, bukan orang lain :p puisinya masuk ke blog ku aja..

Reply
avatar
8 January 2016 at 23:59 ×

Itu yang perbandingan sebelum dan sesudah dalem banget. Susah tuh bikinnya (kalo gue yang bikin). Hati-hati, bang, dicomot Ndagelan. Mehehehe

Bagi anak sekolah, rasa memiliki juga kadang bikin jadi gak peduli. Misalnya: udah punya tugas sekolah. Eh, malah gak dipeduliin. Gak dikerjain atau ditinggal pulang kampung. Jahat, kan?

Lha, nyambung nggak tuh? Bodo amat deh

Reply
avatar
10 January 2016 at 00:52 ×

Bukan tahu lebih dulu, sih, bang. Pas kebetulan aja aku pernah baca, gitu.

Nah tuh, coba deh bahas tentang anime, misalnya. Pasti aku gak bakalan tau :v

Reply
avatar
How Haw
admin
26 January 2016 at 14:45 ×

Iyo Gitaaa..... :lv

Reply
avatar
How Haw
admin
26 January 2016 at 14:49 ×

Kan gak lucu, jadi gabakal diambil lah...

pinter banget Lu, By... :-d

hahahaha....

Reply
avatar
20 February 2016 at 11:02 ×

apakah ini cuma perasaan saya saja atau emang dasar efeknya bikin baper ya? tulisan ini kok malah bikin baper -_-

Reply
avatar
How Haw
admin
20 February 2016 at 14:40 ×

Masa, sih? enggak lah. ini bukan ceritanya Erdi yang selalu bikin baper.

Reply
avatar
Bandar Bola
admin
25 June 2016 at 12:40 ×

Artikel yang sangat menarik :D

http://clayton88.blogspot.com | http://kagumiterus.blogspot.com/ |
http://informasiberitatop.blogspot.com | http://www.layardewasa.top | http://bit.ly/1sAwovI | http://bit.ly/1sUU8dl | http://bit.ly/1ZIdBJv | http://bit.ly/1YjeNnK | http://bit.ly/1WKgJqp | http://bit.ly/1ZIehP9 | http://bit.ly/1sAwovI | http://bit.ly/1UobCKp | http://bit.ly/1S0ZSYr | http://bit.ly/1ZIehP9 | http://bit.ly/1UL7Ia5 | http://bit.ly/1WKgJqp | http://bit.ly/1YjeNnK

Reply
avatar
Ami Hamni
admin
14 September 2017 at 14:59 ×

Itu sama aja, tidak menghargai hasil perjuangan sendiri. Berjuang mati-matian untuk memiliki namun setelah dimiliki malah disia-siakan. Apa itu bukan hal yang bodoh? :p

Okelah ami setuju sama opininya Mas Howhaw TITIK DUA
Karena pada dasarnya, manusia selalu peduli dan berusaha untuk "mendapat", bukan "merawat". Hingga akhirnya.. rasa memiliki cenderung membuat orang menjadi tidak peduli.

Andai aja rasa seseorang ke depannya bisa di trawang ya? Gak bakal ada istilah cinta pada orang yang salah.

Intinya.. serahkan saja pada yang Maha Pemilik Rasa Pembulak Balik Hati ^_^

Reply
avatar
Hawadis
admin
14 September 2017 at 19:55 ×

gatau bisa digolongkan bodoh apa gimana, yg jelas fenomena kayak gitu banyak terjadi. makin banyak yg didapat malah makin gapeduli dan juga ngerasa gak memiliki apa2.

Kalo semuanya bisa diterawang, mungkin bukan ketenangan yg didapat tapi kemalasan. udah tau bakal seperti itu nantinya jadi males buat berusaha. mending milih jalur yang lebih nyaman. :(

iya, semuanya harus sambil diserahkan pada Yang Maha Kuasa.

Reply
avatar
Ami Hamni
admin
15 September 2017 at 15:01 ×

hemm ami rasaaa cewek nih yang jadi korban beginian. ami contohnyaaa

mungkin aja kan, itu bisa berlaku sama yang benar-benar ingin mendapat sekaligus merawat?

Reply
avatar

Berkomentarlah dengan baik, sopan, nyambung dan pengertian. Kan, lumayan bisa diajak jadian~ EmoticonEmoticon