How Hawadis Thinks...!

Awali semua hal dengan membaca Basmalah :)

Howhaw #139: Alasan Mengapa Disarankan Mengantongi Batu Saat Sakit Perut

Respons: 55 comments
Assalamu’alaikum...

Siapa yang tidak senang jalan-jalan menikmati keindahan? Melangkah perlahan menikmati pemandangan dan sesekali mengucap kekaguman. Tapi bagaimana jika pada saat tersebut, sakit perut pengin BAB? Lirik kiri kanan tak ada tempat yang bisa digunakan.

“Udah. Ngantongi batu aja biar sakit perutnya ilang!”

Begitu biasanya saran dari teman. Beberapa yang mencoba, ada yang berhasil. Namun tak sedikit juga yang gagal dan mengorbankan celananya sebagai penampung sementara. Uniknya, saran tersebut berlaku dan dipercaya hampir di semua tempat di wilayah Indonesia. Ada yang menganggapnya hanya mitos, namun ada juga yang menganggapnya sebagai suatu bentuk lain kekuatan, baik kekuatan manusia maupun kekuatan batu itu sendiri.

Pertanyaannya, kenapa harus batu? Dan jika hal tersebut memang berhasil, bagaimana cara kerjanya? Kok bisa batu mampu menahan dan menghilangkan sakit perut?

howhaw

Saya yakin, selama ini kalian pasti menyimpan pertanyaan tersebut dalam pikiran dan membuat anggapan “ah, hanya mitos” untuk mengalihkannya. Namun, seberapa pun kalian mengalihkan, pertanyaan tersebut selalu datang. Jika hingga akhir hayat tidak juga menemukan jawaban, berhati-hatilah, arwah kalian tidak akan tenang. Itu yang di film horor, bangkitnya bukan karena pengin balas dendam. Tapi karena pengin tahu hal yang sama.

“Kenapa batu ini mesti dikantongin?”

Fakta bahwa hampir semua tempat percaya akan hal tersebut, menunjukkan kalo mengantongi (di daerah lain mengenggam) batu sudah dipercaya sejak lama. Terutama saat jumlah manusia masih sedikit. Kemudian ‘pengetahuan’ tersebut diturunkan pada generasi selanjutnya dan selanjutnya.

Kenapa harus batu? Jawabannya karena awal ‘pengetahuan’ tersebut bermula sejak zaman Palaeolitikum (zaman batu tua). Di masa tersebut, banyak alat-alat peradaban yang menggunakan batu. Termasuk alat untuk menahan sakit perut. Nah, batu-batu aneh atau misterius yang muncul di tempat tak semestinya (misal batu gunung tapi ada di pantai atau sungai), itu semua karena ulah manusia di zaman tersebut.

“Tapi kan batunya gede?”

Kan manusianya juga gede kayak Meganthropus Palaeojavanicus atau manusia purba raksasa. Zaman dulu, tempat buang air besar itu di sungai atau di pantai. Sekarang pun masih iya sih. Nah, saat manusia purba raksasa berburu makanan di tempat yang jauh dari pantai, dia mendadak sakit perut. Orang sakit mah, bawaannya pengin megang dan ngeremes apa aja. Berhubung badannya gede, dia nyari yang gede juga. Karena ada batu, ya udah pake itu aja. Abis susah payah nahan dan udah sampe di pantai, batunya dibuang aja. Dan semuanya berawal dari situ.

Tapi, itu semua merupakan ‘pengetahuan’ zaman dulu, pasti ada suatu masa di mana ‘pengetahuan’ tersebut menjadi mitos karena tidak bisa dibuktikan. Lalu, mengapa ‘pengetahuan’ alias mitos mengantongi batu tersebut, tetap berkembang dan diturukan sampai generasi sekarang? Tentu saja karena mitos tersebut, ternyata, bisa bermanfaat dalam keseharian. Meskipun sulit dibuktikan secara ilmiah.

Setelah saya mencari referensi di berbagai media, rata-rata menjawab “cuma mitos”. Semoga yang menjawab seperti itu, nasibnya sama seperti yang di film horor tadi. Malem-malem keluyuran sambil bertanya, “Kenapa batu ini mesti dikantongin?”

howhaw

Butuh waktu bertahun-tahun dan mendalami berbagai ilmu untuk mencari tahu kegunaan atau pengaruhnya. Saya belajar di sekolah hanya untuk menemukan jawaban dari hubungan batu dan sakit perut tersebut. Hingga akhirnya saya bisa menyimpulkan, beberapa hal berikut merupakan alasan yang tepat sebagai jawaban ‘kenapa saat sakit perut disarankan mengantongi atau mengenggam batu?’

Sebagai pengalih pikiran
Sistem kerjanya sama seperti saat kita lapar tapi malah ngetwit. Laparnya tidak hilang, tapi karena perhatian dan pemikiran kita teralihkan ke komentar dan mention temen-temen di media sosial, secara tidak sadar kita sudah menghilangkan lapar. Padahal makan saja tidak.

Begitu pun saat sakit perut dan kita mengantongi batu, perhatian kita jadi tertuju pada batu tersebut.

“Kenapa batu ini mesti dikantongin?”

“Kenapa batu ini mesti dikantongin?”

“Kenapa batu ini mesti dikantongin?”

Karena fokus kita teralihkan ke batu tadi, secara tidak sadar kita telah melupakan rasa sakit perut tersebut.

Melatih kekuatan otak
Otak merupakan sumber kekuatan yang sangat dahsyat. Di film “Lucy”, pernah dikatakan bahwa kekuatan otak yang mencapai 100% bisa memberikan manusia kekuatan untuk memanipulasi dunia secara cepat. Hanya dengan kekuatan otak, semua yang ada di sekitar bisa dikendalikan.

howhaw

Saat pertama kali mengantongi batu ketika sakit perut, mungkin kita hanya bisa menahannya beberapa menit saja. Namun, jika hal tersebut terus dilakukan, kekuatan otak dalam mengatur kerja sistem pencernaan semakin kuat.

Bahkan jika terus-menerus dilakukan dan kemampuan otak juga mengalami peningkatan (minimal 50%), suatu saat pasti kamu bisa buang air besar di rumah, padahal tubuh kamu ada di kelas. Jadi, pas jam pelajaran, kamu bisa dengan leluasa buang air besar. Baru mau keluar, ‘bendanya’ sudah teralihkan ke toilet rumah. Begitu luar biasanya kekuatan otak.

Melatih otot pencernaan
Pada sistem pencernaan tubuh manusia, di bagian anus, terdapat dua otot yang mengatur proses keluarnya kotoran. Pertama, otot sphincter internus (otot bagian dalam yang tidak dipengaruhi kehendak), bagian otot inilah yang sering melakukan rangsangan untuk mengeluarkan kotoran saat sakit perut. Kedua, otot sphincter eksternus (otot bagian luar yang dipengaruhi kehendak), otot inilah yang berfungsi untuk menahan keluarnya kotoran sesuai keinginan.

howhaw
Bagian-bagian Anus
Kalo kalian perhatikan, orang yang berotot besar di lengannya, bisa mengangkat beban yang sangat berat. Orang yang berotot besar di kaki dan perutnya, bisa menahan beban tekan yang sangat berat. Nah, kalo ingin menahan beban mau BAB, otot sphincter eksternus tadi juga harus dibesarkan. *aaakkkk....anusnya berotot.

Nah, maksud dari mengantongi batu saat sakit perut, ya untuk itu. Biar seolah otot anusnya lagi barbelan pake batu. Tapi karena orang yang membesarkan otot lengan mesti barbelan pake tangan, saya anjurkan, batunya juga jangan dikantongi saja. Tapi dijepit. Kan sekalian buat menyumpal.

howhaw

Sebagai alat untuk istinja’
Pernah dengar kalimat ‘sedia payung sebelum hujan’ kan? Batu yang dikantongi saat sakit perut, juga difungsikan seperti payung tadi. Kalo kita ingat-ingat kembali pelajaran tentang istinja’ atau membersihkan najis setelah buang air (cebok), di sana dikatakan bahwa alat untuk cebok bisa menggunakan air dan batu.

Selama ini orang hanya berpikir bahwa, mengantongi batu tujuannya untuk menghilangkan sakit perut. Padahal tidak sepenuhnya demikian. Kita disuruh mengantongi batu karena tempat khusus BAB-nya saat itu gak ada kan?

Nah, fungsi batu tadi bukan untuk menahan sakit, tapi sebagai alat untuk cebok. Saat kita sakit perut pengin BAB, kita harus segera mengantongi batu. Lalu cari saja tempat yang bisa dimanfaatkan. Semak-semak misalnya. Sesudah selesai, kita bisa menggunakan batu yang dikantongi tadi untuk cebok. Coba kalo nggak nyediain batu sebelumnya, mau cebok pake apa? Mau nyari batu sesudah BAB? Masa iya mau jalan jongkok sambil ngangkang.

howhaw
Sedia Batu Sebelum BAB
Namun, namanya juga perkembangan zaman yang penuh kemajuan, cebok menggunakan batu sudah mulai ditinggalkan. Yang otomatis kebiasaan mengantongi batu tadi juga sudah tidak relevan. Alhasil, hanya jadi pengetahuan yang kegunannya mulai dilupakan. Tapi lumayanlah buat jadi bahan postingan.

Oke, cukup sekian pembahasannya ya. Semoga segala kegelisahan dan rasa penasaran tentang mengantongi batu saat sakit perut selama ini tak lagi membayangi. Selamat beristirahat dengan tenang. Jangan lupa juga, kasih tahu ke teman lainnya. Nggak mau kan punya temen yang beberapa puluh tahun lagi keluar kubur malem-malem dan nanyain orang lewat,

“Bang, kenapa batu ini mesti dikantongin?”




Share this:
Previous
Next Post »

Ditulis Oleh : How Haw ~ Production Haws

Anda sedang membaca sebuah artikel yang berjudul Howhaw #139: Alasan Mengapa Disarankan Mengantongi Batu Saat Sakit Perut Please share jika menurut anda bermanfaat. Jika ada pertanyaan, hubungi saya melalui kontak di menu bar atau di alamat surel: how.hawadis@gmail.com

:: Salam Howhaw ! ::


55 comments

alasan ilmiah dari megang batu ternyata dari aspek psikologis ya, bukan karena khasiat batu itu sendiri...
iya bener sih, dulu pas jaman Rasulullah air masih sedikit jadi pake batu buat alat bantu

(((CEBOK PAKE BATU)))

Itu rasanya gimana ya? Emang bokongnya nggak sakit apa ya kalo harus digosokkan sama batu? *mikir keras*

Wah jawaban ilmiah tentang kenapa harus batu.... Gue nganggep mitos, tapi baru baru ini mitos itu salah (baca blog gue) hahaha

Sekarang gue udah bisa tidur dengan nyenyak....

jadi inget waktu kecil.. bapaku yang pertama kali ngajarin itu. haha

the power of brain!!
kalo kemaren sih pas jalan-jalan ke hutan, temen-temen nyaranin kantongin alat congkel (pisau lipat atau apapun yang bisa buat gali tanah) sama tissue basah ._.

Iya. Awalnya mau diliat berdasarkan enrgi kemagnetan yang dikandung suatu batu. Tapi pas baca referensi tentang gaya magnetik serta jenis-jenis batu yang mengandung magnet, otakku berasap. Yaudah, bahas dari segi manusianya aja.

Sama kayak make tissu sih sebenernya. Lagian, batu yang dipilih juga kan yang permukaannya rata, ditambah lagi ngegosoknya pelan. gak kayak lagi ngamplas.

Selamat beristirahat dengan tenang. :-d

Ngajari buat ngantongi batu atau cebok pake batu, Mbak? @@,

*mau aku tanyain detailnya sampe cebok, tapi...*

Selain batu, sebenernya juga bisa menggunakan batang kayu yang sudah kering dan permukaannya halus. Atau benda apa saja asal bisa menghilangkan bekasnya. Karena zaman sekarang udah tersedia tissue basah, ya itu pilihan yang lebih nyaman.

kalau diamplasin itu kayak mad dog bg, biar greget, biasa aja kali bersuci pakai batu, heheh...

iya, kantongi batu, sering aku lakukan waktu sd dan smp dulu, efek sugesti akhirnya bisa mengendalikan sakit perut

Kirain cuma mitos, ternyata ada penjelasan ilmiahnya; pengalih pikiran. Benar-benar pemikir nih, Haw. :))

Kalau dari awal dikasih sugesti pastinya bisa mengalihkan pikiran kita. Ya emang betul, setelah ngantongin batu kita akan mikirin batunya bukan mulesnya lagi. Pertanyaannya kok ya ada yang nemuin metode kayak gini. Yang lebih lucunya malah jadi turun temurun.

Sekarang malah lebih keren lagi, pakai batunya batu akik. Pasti mau sakit perut, mules, kudisan, kurap, panu bakalan lupa seketika. Atau yang lebih ekstrim lupa anak istri. Huaahahaha..
Kalau kurang keren ngantongin batu ginjal sekalian atau batu baterai. *Saran

aku prnh di suruh tmn bawa batu ketika lagi mules -_- tpi ya ttap aja gak ngaruh :v ,mungkin klo dikasih batu akik ada efeknya hahha *gaje
mungkin untuk sbgian orang ada yg ampuh.

Haw, coba ambil premis dari twit gue buat dijadiin bahan ngeblog. Hehe

bah, gile. ini orang ana IPA garis keras cuy!
gue baru tau ngantongin batu untuk nahan bab ada penjelasan secara logika dan ilmiahnya.
gue kira cuma takhayul doang.

ah, sedia payung sebelum hujan. mau saingansama kucing kalik.
kalau kucing di pasir, nanti orang di batu :))

aku juga sering denger kalo sakit perut suka nempelin batu kecil di udel ..tapi itu bener loh sakitnya suka hilang kata nya ..

hahaha dulu katanya anak ipa itu kritis,,,salut dah sama mas haw udah pinter banget menganalogikan berbagai hal,sampai alasan ngantongin batu untuk nahan sakit perutpun dapat penjelasannya,hehe

Mitos atau fakta sih itu kalo lagi pengen boker harus kantongin batu? :D

kalo kata orang jawa ini "kejawen" udah dari jaman Nabi Adam sampe jaman Adam Malik mitos tentang ngantongin batu saat kebelet . . dan ngaruh banget lo, waktu SD gue sering make trik ginian saat kebelet . . dan hasilnya luar biasa . . sakit perut gue hilang seketika . .
Makanya . . cobain produk ini sekarang juga . . !!

Ternyata dibalik sesuatu yang remeh, kalo kebelet boker mesti ngantongin batu.. ternyata ada alasan yang masuk akal dibaliknya...
sekian tahun gue hidup, baru kepikiran ada pembahasan kayak gini. serius. keren.

Paling ga enak lagi jalan2 pengen bab...

Ternyata manjur juga ya pake batu gitu

Ini penjelasan yang paling masuk akal dalam pertanyaan tersebut. Haha, gue masih tuh dikasih tahu kalau lagi sakit perut di jalan disuruh kantungin batu sama orang tua. Bahkan kita saking percayanya dibuat lucu-lucuan itu batunya, eh sakit perutnya ya benar hilang. Padahal batunya belum dikantungin haha :D

ggak jadi mitos dehhh hehehehe
waktu kecil banyak temen bilang ginian jga, tp gak pernah ane coba ahahahaha
gak masuk akal :p

data roaming
game android

Pengalihan pikiran! Betul juga ya.... @@,
Jadi lupa bahwa sakit perut ingin BAB.

Tapi kalau tinjanya cair pasti gak mempan tuh cara ngantungin batu. :p

Ngantongin batu ._. pernah berhasil dan pernah gagal sih :D

gue inget banget waktu sd, gue sempet nanya ketemen gue "lo kenapa ngantongin batu kenapa ga gopean monyet yg lo kantongin?" dan temen gue jawab "supaya gue bisa nahan boker jadi kalo gue ngantongin batu rasa keinginan gue boker hilang seketika" dan gue juga berfikir mungkin tuh batu buat nyumbat bolongan poop dia kali, bisa jadi kan, ternyata sekarang gue baru tau kalo ngantongin batu itu cuma psikologi kita doang ya sebagai pengalihan pikiran,
nice artikel.



http://litarachman.blogspot.com/

Gak di tongkrongan gak di kerjaan di rumah ampe di blog ngomongin batu.

Otak bsa di pengaruhi, luar biasa emng. Tp gue mempengaruhi cwe, biar jd pcr gue gagal terus y.haha

Mitos itu kan sebenernya juga berasal dari pengetahuan yang dianggap benar di masanya karena beberapa pembuktian. Tinggal diulik-ulik lagi aja. :ng

Iya juga ya. Dengan batu akik yang ngetren sekarang, lupa sakit perut mah biasa. Karena levelnya sudah sampai ke lupa anak istri. Gelak ini si bapak. hahaha

coba bawa batu....sekalian juga ama semen dan pasir. Bikin deh tuh toilet. Semoga dengan begitu, sakit perutnya hilang. :-d

Lu udah punya blog sendiri kan, Dar? Langsung aja ditulis di sana. Gimana sih. :-bd

(((ANAK IPA GARIS KERAS)))

emang ada kucing yang kalo sakit perut ngantongi pasir? :p

Di udel? wah info baru ini, entar tak coba ya. hehe

hahaha anak ipa memang disuruh begitu, mau benar atau salah, omongin aja. yang penting keliatan meyakinkan. Eh, itu anak ipa apa sales ya?

Silakan dicoba dulu, Kak.

Ayo...sekarang juga. Jangan menunggu sampai sakit perut!!!

Terima kasih. Semoga nanti bisa beristirahat dengan tenang ya. *loh

Iya, Mbak. Tapi walau manjur, saya lebih menyarankan cari WC terdekat aja.

hahaha...moga cuma masuk akal doang ya. Jangan ampe masuk perut, takutnya entar jadi sakit perut. *apasih*

wkwkwkw...
kan bukan buat dimasukin akal, tapi dimasukin ke kantong. @@,

wa wa wa...kalo kayak gitu, batunya jangan dikantongin. Sumpel aja langsung.

Iya, sama kayak ngantongin perasaan orang, Feb.

sebenernya emang buat nyumbat sih, kak. :D

iyalah gagal. Cewek itu kan juga punya otak, bisa memengaruhi juga. Mending cari cewek yang 'nggak punya otak' aja gih. :ng

sejak SD? itu kalo dilatih tiap hari, kekuatan otaknya udah meningkat drastis. Bisa menghentikan mobil yang sedang melaju hanya dengan ngeliatin doang, terutama mobil dari arah jalan yang sedang terkena lampu merah.

Hahah.. Ternyata lebih ke sisi psikologisnya ya, Haw. Kan boker itu pekerjaan otot secara sadar, jadi bisa dialihkan.. :P

nah. gua lebih percaya ke faktor sugesti sih. mengalihkan pikiran seperti yang dilakukan master bela diri. jadi kalau lagi sakit hati, segera lah alihkan ke hal lain. boker misalnya. haha

Setelah baca tulisan ini, saya bisa ambil kesimpulan bahwa ketika kita sakit perut sangat disarankan untuk mengantungi batu itu sebenarnya lebih bersifat psikologis, ya semacam pengalihan isu. Layaknya para mentri yang kebakaran jenggot tatkala anggaran dinasnya mulai dipersoalkan KPK langsung buru-buru pada nyari pengalihan isu, misalnya NAIKIN DUO SERIGALA JADI ARTIS

Oke gue akan mulai mengantonginya :)

Ada otot gak sadarnya juga. makanya sering ada orang yang berak di celana. Biar ototnya sadar, mending dimarahin.

terserah elo, Man. eh tapii..kalo ngesugesti diri biar jago bela diri, beneran bisa bikin hebat? gak perlu latihan lagi? *ciyat ciyat*

duh ah... politis sekali penjelasannya, bang. hahahaii

I am Hwa Jurong, a Private Money Lender do you need a loan to start up business or to pay your bills and a corporate financial for real estate and any kinds of business financing. I also offer Loans to individuals,Firms and corporate bodies at 2% interest rate. I give out loan to serious minded people that are interested of loan if interested contact this email: hwajurong382@yahoo.com or hwajurong12@gmail.com

Berkomentarlah dengan baik, sopan, nyambung dan pengertian. Kan lumayan bisa diajak jadian.


Powered by Google | Blogger | ASR

Copyright © Production Haws

Designed By: Muhammad Habib Effendi