Belajar Coding Sejak Usia 5 Tahun, Memangnya Bisa?

Assalamu’alaikum…

Bagi kita yang menganggap kegiatan meng-coding itu merupakan kegiatannya orang-orang jenius yang sangat ahli komputer, membayangkan anak kecil usia 5 tahun melakukan coding bakal terasa nggak masuk akal. Karena dalam tontonan atau cerita-cerita buku dan komik yang kita konsumsi, sering menjelaskan bahwa coding itu memang keahlian atau bakatnya orang-orang yang kelewat jenius. Jika ada karakter anak kecil di film yang bisa coding, maka diceritakan anak itu terlahir istimewa atau anak tersebut sudah dimutasi dengan komputer.
coding bee
1) Belajar Coding Sejak Dini di Coding Bee Academy
Padahal, coding itu tidak sesulit seperti yang difilmkan. Ya, walo nggak bisa dibilang mudah juga, sih. Namun, semua orang bisa dipastikan akan mampu melakukan coding atau menguasai bahasa komputer jika mau berlatih. Tanpa terkecuali. Buktinya, anak-anak di Coding Bee Academy sudah menunjukkan bahwa mereka bisa nge-coding bahkan saat usianya belum sampai 10 tahun. Sudah ada ribuan aplikasi dan program yang mereka buat untuk mengatasi beberapa masalah sehar-hari atau hanya untuk memberi hiburan berupa game di kala senggang.

Baca juga: Dijuluki Otak Komputer

Saat ini, hampir semua hal diproses dengan bahasa komputer. Listrik, mesin cuci, rice cooker, lampu rambu, kendaraan umum, alat komunikasi, transaksi perbankan dan masih banyak lagi lainnya. Namun, yang bisa mengerti bahasa komputer tersebut masih sangat sedikit. Padahal ke depannya bakal semakin banyak penggunaan bahasa komputer ini. Fungsinya menyebar di berbagai bidang, tapi kebutuhan orang yang memahami fungsi tersebut masih minim, bukankah ini suatu kondisi dengan peluang yang besar? Kalo punya keahlian coding sejak dini, bisa menjadi investasi yang sangat menguntungkan.

Apa menyenangkannya belajar coding?
Coding, programmer, script, syntax, menyebutkannya perlahan saja sudah dibuat puyeng, apalagi kalo harus melakukan hal tersebut. Angka ini, tanda itu, memasukkan perintah ini, error, belum lagi typo. Nggak kebayang di mana letak menyenangkannya. Kita yang dewasa saja puyeng, gimana anak-anak?

Namun, masih ingat tidak dengan telepon selular Nokia jadul yang memiliki ringtone atau melodi komposer? Salah satu kode melodinya seperti ini:
8e2 8e2 8d2 8c2 8d2 4c2 8a1 8d2 8#d2 8d2 4c2 8- 4e2 4e2 8e2 8d2 4c2 4d2 8- 8g1 4a1 4c2 2e2 4e2 8- 4d2 8c2 4a1 4c2 4d2 4#d2 8d2 4c2 8- 4c2 4c2 4e2 4e2 4d2 4c2 8-
Kode tersebut merupakan melodi ringtone lagu Jamrud – Pelangi Di Matamu. Saat berhasil membuat melodi seperti ini di telepon seluler Nokia jadul, apa yang kita rasakan? Bangga dan senang, bukan? Apalagi jika sebelumnya sudah beberapa kali salah memasukkan kodenya sehingga melodinya terdengar tidak pas.
coding
2) Nge"coding" di Nokia jadul
Membuat melodi tersebut secara berurutan hingga akhirnya tercipta ringtone yang benar juga merupakan kegiatan coding. Kita mencoba memahami bahasa ringtone Nokia, kemudian memberi perintah (kode) agar memainkan melodi suatu lagu, kode perintahnya kita buat satu per satu berurutan hingga seluruhnya selesai. Melodi yang bisa kita nikmati itulah yang disebut program hasil dari codingnya. Semakin kita mengerti bahasa komputer, makin banyak hal menarik dan bermanfaat yang bisa kita ciptakan.

Saya pernah pake coding untuk mengungkapkan perasaan
Memang hanya berupa script, sih, belum sampe ke bahasa pemrograman yang disusun menyeluruh, karena saya belum bisa coding yang lebih kompleks. Itu pun masih pake copas walo sudah diberitahu fungsi tiap kodenya, sebab terjadi error karena typo pas diketik sendiri. Namun, walo demikian, saya cukup bangga saat berhasil membuatnya. Entah kalo yang nerima script-nya.

Dim Jika
Jika = InputBox ("Ningsih, aku sayang banget sama kamu. Mungkin, sejak pertama kali aku kenal sama kamu. Terlebih setelah kita sering bersama ke mana-mana. Aku tahu kalo kita sangat cocok. Makanya aku jadi ingin punya hubungan lebih. Mau nggak kamu jadi pacarku? ketik Y untuk ya atau T untuk tidak, lalu klik OK ya ^_^ ")
If UCase(Jika) = "Y" Then
MsgBox "Makasiiih… Berarti sudah boleh dong aku panggil sayang? Hehe"
ElseIf UCase(Jika) = "T" Then
MsgBox "Yaudah, nggak apa, tapi nanti aku bakal bikin yang nggak bisa ngetik T"
Else
MsgBox "Belum juga dimasukin hurufnya. Pilihan hanya 'Y' untuk ya atau 'T' untuk tidak, kok, ketik jawabannya yah ^_^ "
End If

Itu script-nya. Kalo mau dicoba, bisa copy paste script yang sama di kolom komentar. Tinggal dipindah ke notepad, waktu di-save nama filenya diberi ekstensi ‘.vbs’ dan pilih format all files. Sudah. Kirim dan suruh buka pake komputer. Ngerasa bangga pokoknya setelah bisa bikin hal kayak gitu. Nggak bangganya cuma saat dapat jawaban dia saja. Beda banget ama yang diharapkan.

Belajar coding sejak dini bersama Coding Bee Academy
Bukan berarti belajar coding saat sudah dewasa itu salah, hanya saja, jika sejak dini sudah memahami dengan baik, peluang yang terbuka saat mulai tumbuh dewasa bakal lebih banyak. Apalagi di zaman kemajuan teknologi yang sangat pesat ini. Dua hari lalu, saya dan teman-teman bloger beserta media mendatangi sekolah coding khusus anak usia 5 – 17 tahun yang berada di kawasan Permata Hijau, Coding Bee Academy. Cabangnya sudah banyak di wilayah Jakarta, sih, bahkan sudah ada di beberapa kota besar lainnya.
coding
3) Jumpa Media dan Bloger di Coding Bee Academy Permata Hijau
Tempat belajar Coding Bee Academy sangat nyaman, ruangannya ditata berdasarkan usia anak-anak. Bagi yang masih TK atau baru SD, ruangannya penuh hiasan lucu. Pengajarnya juga sangat ramah dan benar-benar dipilih yang profesional dalam mengajar. Jadi yang mengajar bukan orang yang asal jago coding, melainkan yang bisa mengajar dengan baik dan mengerti bahasa pemrograman. Sehingga, anak-anak yang belajar juga lebih mudah memahami karena diajar oleh pengajar yang handal.

“Untuk mendukung kurikulum pendidikan 4.0, stimulasi coding sejak dini bisa membuat anak jadi lebih terampil. Karena dalam proses belajar coding, anak-anak juga akan memperoleh kemampuan dalam hal kreativitas, percaya diri, serta memiliki cara pandang yang logis terhadap suatu permasalahan.”


Begitu penjelasan yang diberikan oleh Eko Haripin selaku Co-Founder Coding Bee Academy. Setelah itu, beliau mengajak kami untuk mencoba permainan belajar coding untuk anak TK di sana. Sebuah robot tikus yang memiliki tombol arah di punggungnya. Tugasnya, kita harus mengarahkan robot tikus ini ke makananannya, keju. Eh, kan, robot tikus, berarti makanannya itu robot keju.
coding
4) Permainan belajar konsep coding untuk TK
Kita harus memperhitungkan berapa langkah yang harus diambil oleh si tikus (maju, mundur, belok, tidak bisa bergerak ke samping). Banyak cara untuk sampai, tapi yang paling tepat adalah yang langkahnya paling sedikit sehingga robot tikusnya cepat sampai ke robot keju. Itu hubungannya dengan coding apaan? Nggak ada komputernya.

Ya, itu cara mudah dan fun memahami konsepnya secara offline, setelahnya (tingkatan berikutnya) ada juga, kok, belajar di komputernya dengan software atau website yang lucu-lucu juga. Bahkan saat saya mengintip proyekan coding salah satu peserta di sana, ada yang mulai bikin permainan digital sederhana.

Ayo hadir di event K12 Computer Science Education Fair 2020
Ya, sebagai pertimbangan atau sekadar lihat-lihat seperti apa, sih, pembelajaran coding untuk anak usia dini tersebut. Tempatnya di lantai dasar Main Atrium Emporium Pluit Mall, Jakarta Utara, berlangsung dari tanggal 6 sampai 8 Maret 2020. Di sana kita bisa melihat atau merasakan cara fun dalam mempelajari coding, menyaksikan kompetisi coding anak-anak dalam membuat aplikasi, serta mencoba hasil karya anak usia dini dalam meng-coding.

Selain itu, kita juga bisa ikut berpartisipasi dalam Smart Talk Show bertema “Coding for Future Kids” yang berlangsung pada tanggal 6 Maret 2020 di Skenoo Hall, Emporium Pluit Mall, lantai 9. Pembicaranya beragam, dari pemerintah, akademisi, perwakilan code.org dari luar negeri, dan dipandu oleh presenter kondang.
coding
5) Event pengenalan kurikulum coding
Coding itu sulit, kalo sebelum mengetahuinya saja kita sudah menganggapnya sulit. Padahal kalo sudah kenal, coding itu seperti runutan kegiatan sehari-hari. Seperti tahapan Michael pergi ke sekolah. Atau seperti tahapan resep memasak opor ayam.”

Ungkap Eko Haripin di akhir acara temu media dan bloger kemarin. Saya sempat heran, kenapa beliau selalu memakai nama “Michael” dan resep “opor ayam” saat ditanya tentang coding. Saya bilang selalu, karena saya sudah beberapa kali melihat wawancara beliau di Heartline Network dan media lainnya. Apa beliau sudah meng-coding dirinya sendiri, ya? Jadi kalo ada pertanyaan atau kudu menjelaskan tentang konsep coding yang mudah dimengerti, maka dua hal tersebut yang akan langsung muncul.

Kalo nggak percaya bahwa nama Michael dan resep opor ini selalu keluar, temui saja beliau nanti di event K12 Computer Science Education Fair 2020. 
See you there~


Update: Sehubungan dengan imbauan pemerintah agar menjauhi tempat ramai terkait wabah virus corona, maka event K12 Computer Science Education Fair 2020 tersebut akan di-reschedule pada hari Kamis-Minggu, tanggal 14-17 Mei 2020. Tetap ditunggu info selanjutnya dan mari hadir di acara yang meningkatkan wawasan ini.


Sumber gambar:
1), 3), 4) Dokumentasi pribadi
2) https://www.kaskus.co.id/thread/533ba2295acb178b210000c7/99-pengguna-nokia-tahun-2000-an-pasti-pernah-melakukan-ini-bener-gak-gan/
5) https://www.instagram.com/tkkgadingserpong
Previous Post
Next Post

Oleh:

Terima kasih telah membaca artikel yang berjudul Belajar Coding Sejak Usia 5 Tahun, Memangnya Bisa? Apabila ada pertanyaan atau keperluan kerja sama, hubungi saya melalui kontak di menu bar, atau melalui surel: how.hawadis@gmail.com

9 comments:

  1. Dim Jika
    Jika = InputBox ("Ningsih, aku sayang banget sama kamu. Mungkin, sejak pertama kali aku kenal sama kamu. Terlebih setelah kita sering bersama ke mana-mana. Aku tahu kalo kita sangat cocok. Makanya aku jadi ingin punya hubungan lebih. Mau nggak kamu jadi pacarku? ketik Y untuk ya atau T untuk tidak, lalu klik OK ya ^_^ ")
    If UCase(Jika) = "Y" Then
    MsgBox "Makasiiih… Berarti sudah boleh dong aku panggil sayang? Hehe"
    ElseIf UCase(Jika) = "T" Then
    MsgBox "Yaudah, nggak apa, tapi nanti aku bakal bikin yang nggak bisa ngetik T"
    Else
    MsgBox "Belum juga dimasukin hurufnya. Pilihan hanya 'Y' untuk ya atau 'T' untuk tidak, kok, ketik jawabannya yah ^_^ "
    End If

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf, Pange, tapi Wulan enggak ngerti kode-kode HTML.

      Delete
    2. Taek... xD

      Kalo pake yg HTML pernah juga, sih, Yog, tapi nggak disisipin di tema blog juga~

      Delete
    3. Jadi ingat percakapan ala jaman tulisannya si pange hahhha, wulan kemana yaaa ahahhaha

      Delete
    4. Wulan lebih sering nulis di tempat lain kayaknya, nggak tau di mana, mbak, tapi kemaren abis perpanjang domain. nggak, perpanjang huruf n di belakangnya, sih, tepatnya.

      Delete
  2. Saya kayaknya kenal sama yang duduk di sebelahmu, Haw. Kami pernah beberapa kali ketemu pas ada event blog. Penginnya sih yang saya maksud ini mbak-mbak kemeja putih bermotif, tapi apa daya kenyataan berkata: Mas Didik Purwanto.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa... beliau mah blogger kondang, Yog. Kalo pernah ikutan event gathering blog yang cukup besar, biasanya selalu ada beliau.

      Kalo yang mbak di samping saya, saya sendiri juga nggak tahu, Yog. xD Saya kaku kalo mau ngajak kenal orang. Dia selebgramlah pokoknya.

      Delete
  3. Kok keren sih ada sekolah ginian juga untuk segmentasi anak anak,
    Yaiyalah mbul makin hari makin canggih teknologi,

    Btw aku juga sama haw, sebagai awam takpikir ya njlimet amat, urusan coding pemrograman dll nya ini, soalnya dulu kebayang teman yang jurusan sistem informasi apa teknik informatika pegangannya buku kalkulus algoritme, kan puyeng pala awak, tapi kalau udah ada ilmunya sih anak anak juga bakal bisa ya hahaha

    #jadi yang diungkapin perasaannya itu namanya ningsih nih hahha #kidding

    E si haw sekarang mukim di jakarta kah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. IYa, makin hari ini anak-anak udah pada pinter-pinter, kayaknya baru kemaren kaget karena anak esde belajar fisika, ini udah coding coding aja..

      pokokny ada yg kompeten ngajarin sesuai umurnya saja, kan, ya, mbak..
      Iya, ningsih, nama orang jawa yang ayu syekali, kan? ahahaha

      lagi netap di jakarta ini, mbak, gatau juga sih sampai kapan, mau ke swedia, tapi belum mampu, udah kayak naik haji saja.

      Delete

--Berkomentarlah dengan baik, sopan, nyambung dan pengertian. Kan, lumayan bisa diajak jadian~