V-sika #26: Kenapa Bintang Bisa Jatuh? ~ Production Haws

V-sika #26: Kenapa Bintang Bisa Jatuh?

Assalamu’alaikum…

Beberapa waktu yang lalu, Elon Musk mengirimkan mobil Tesla Roadster ke luar angkasa dengan pengendara mobilnya berupa manekin yang diberi nama Starman. Mobil ini diharapkan bisa berada di jalur orbit planet Mars sehingga akan terus mengelilingi Mars seperti sebuah satelit. Kalo gagal dan jatuh, mungkin mobilnya akan bisa kita lihat di tempat jual beli mobil. Lumayan, harganya bisa melambung sangat tinggi karena punya rekam jejak sanggup ke luar angkasa.

Peristiwa tersebut terus-menerus menjadi pembicaraan. Banyak yang kagum dengan proyek si Elon Musk, terlebih peluncurannya bisa dilihat tahap demi tahap, serta video ketika di luar angkasanya pun tetap bisa disaksikan. Namun, tak sedikit juga yang mengolok-oloknya, hoax-lah, editan photoshop-lah, pokoknya konspirasi elite global.

Pada suatu artikel berita elektronik yang membahas kejadian tersebut, terdapat komentar dari orang yang menganggapnya hoax, beliau berujar,

“Kalo memang itu asli, di mana bintang-bintangnya? Kok gelap?”

bintang

Pernah dong, ya, terpikir begitu? Bintang kan ada di luar angkasa, dari bumi aja keliatan, kok, di luar angkasanya malah nggak. Jawabannya, karena di luar angkasa tidak terdapat atmosfer seperti di bumi yang bisa memantulkan atau menyebarkan cahaya bintang. Terlebih lagi, luar angkasa itu luas dan jarak tiap bintang yang ada itu sangat berjauhan. Jaraknya bisa sampai milyaran juta tahun cahaya. 

Sehingga untuk sampai ke mata kita yang lagi berada di luar angkasa, memerlukan waktu yang sangat lama. Ditambah tak ada benda yang memantulkannya, maka kita akan kesulitan untuk melihatnya (cahayanya lemah). Karena jarak yang jauh itulah serta dipantulkan oleh atmosfer, makanya bintang jika dilihat dari bumi akan seperti berkelap-kelip.


Selain karena jarak dan tiadanya atmosfer, cahaya bintang-bintang juga kalah terang dengan cahaya matahari. Sama seperti saat kita akan melihat bintang dari kota yang banyak lampu terang. Kita akan kesulitan melihat bintang walo melihatnya dengan kacamata goggle sekalipun. Karena cahaya bintangnya kalah dengan cahaya lampu-lampu perkotaan.

bintang

Saat Starman tadi mengambil gambar luar angkasa, settingan kameranya sudah otomatis menggunakan kecepatan rana tinggi dan eksposur singkat. Sehingga bintang-bintang yang cahayanya ada saat itu tidak ikut tertangkap. Jika menginginkan bintang ikut terpotret saat berada di luar angkasa, maka kamera yang digunakan harus diatur dengan diafragma lensa ke bukaan besar f.3,5, ISO atur tertinggi 3200 atau 6400, dan rana atur ke 30" dan jangan lupa atur kamera kita ke mode manual. Untuk white balance, atur ke mode auto. Maka kita bisa mendapatkan foto luar angkasa dengan hiasan bintang-bintang.

Berbicara tentang bintang, kita tentu tahu suatu fenomena yang terjadi di masyarakat. Orang-orang seketika membuat harapan atau berdoa ketika bintang terjatuh. Katanya, bintang tersebut bisa mengabulkan permohonan. Yang jadi pertanyaannya, benarkah bintang bisa jatuh?

bintang

Sebenarnya yang dianggap sebagai bintang jatuh itu bukanlah bintang, melainkan meteor. Di luar angkasa terdapat banyak bebatuan yang melayang dan disebut meteoroid. Beberapa meteoroid kadang bergerak cukup dekat dengan bumi. Karena gaya gravitasi bumi yang cukup besar, meteoroid tersebut tertarik menuju permukaan bumi. Namun, perjalanan meteoroid menuju permukaan bumi tidak berjalan mulus. Terdapat atmosfer yang menyebabkan terjadinya pergesekan.

Gesekan antara meteroid dan atmosfer bumi tersebut cukup dahsyat sehingga menghasilkan panas. Akibatnya, meteoroid tersebut akan terbakar. Api dari pembakaran itulah yang kita lihat sebagai cahaya “bintang jatuh”. Jadi batuan meteor itu tidak mengeluarkan cahaya sedari awal sebagaimana bintang yang asli.

bintang

Saat menuju bumi, ukuran meteoroid tersebut bermacam-macam. Ada yang besar, dan ada yang kecil. Akibat pergesekan dengan atmosfer, keseringan meteroid itu sudah habis sebelum sampai permukaan bumi. Namun, ada juga beberapa kasus di mana sebagian meteoroidnya sampai permukaan bumi dan menyebabkan terbentuknya kawah.

Nah, jadi sudah jelas kan ya bahwa yang jatuh itu bukan bintang, melainkan batu meteor yang terbakar. Peristiwa “bintang jatuh” tersebut tidak hanya terjadi pada malam hari, tapi juga pada siang hari. Hanya saja, cahaya dari meteor yang terbakar itu kalah dengan cahaya matahari.

****
Dalam hubungan percintaan, akan ada seseorang yang kita anggap sebagai bintang di hati kita. Dia seolah bercahaya dan menerangi hati kita dengan sinarnya, sehingga hati kita tidak merasakan kegelapan. Sebagaimana yang terjadi di kehidupan sehari-hari, layaknya bintang di langit, tentunya ada satu pertanyaan.

Apakah bintang hati kita itu bisa juga jatuh?

Sebenarnya, yang dianggap sebagai bintang di hati kita itu juga merupakan perasaan terhadap manusia biasa. Di dunia ini banyak manusia yang berlalu-lalang yang kita sebut sebagai orang-orang atau teman. Beberapa orang atau teman itu kadang terlalu dekat dengan kita, chat yang tak kehabisan obrolan, nelpon tiap malam dan hang out berduaan.

Karena sudah sangat dekat, dia atau kita memiliki rasa ketertarikan dan menimbulkan keinginan terus bersama. Keinginan tersebut membuat hati kita bergelimpangan cahaya seolah terdapat bintang di dalamnya dan membuat kita seolah bisa melihat hal yang sangat jauh. Makanya sering timbul obrolan jauh tentang mau honeystar ke mana, punya anak berapa, dan nama anaknya siapa. Iya, honeystar, kan mau bersama bintang hati kita, bukan ama bulan hati.


Selayaknya bumi yang memiliki atmosfer dan menyebabkan meteor terbakar, kita juga memiliki ego. Sehingga, keinginan untuk bersama tersebut tidak berjalan mulus. Seringkali terjadi pergesekan antara ego kita dan sikap orang yang hendak bersama dengan kita tersebut. Kita mau dia berpenampilan rapih, klimis, eh dianya suka pake kaos oblong dan jeans bolong-bolong. Kita mau dia nurut ninggalin geng motor, eh dianya mengalihkan dengan gombalan kosong. Kita mau dia segera menikahi kita, eh dianya belum menguasai ilmu ikhlas.

bintang

Pergesekan dengan ego tersebut bisa sangat dahsyat dan menyebabkan perasaan kita terbakar oleh emosi. Awalnya, perasaan itu sangat besar, tapi akibat dari pergesekan dengan ego menyebabkan perasaan tadi habis sebelum bisa mampu bersama. Namun, dalam beberapa kasus, ada yang bisa sampai mencapai tujuannya untuk bersama walo sudah mengalami pergesekan dengan ego karena begitu besarnya perasaan yang dimiliki. Namun, selayaknya meteor yang menyebabkan kawah, hal tersebut juga meninggalkan luka.

Untungnya, dalam kawah yang tercipta terdapat meteor yang bisa diteliti demi kemajuan umat manusia. Luka yang tercipta akibat pergesekan ego sebelum tinggal bersama juga bisa menjadi bahan penelitian, kok. Sehingga menjadi pelajaran untuk kebaikan/kemajuan berumah tangga~

bintang
“Ilmu tentang bintang jatuh memang tidak bisa digunakan untuk membeli siomay, tapi dengan ilmu tersebut, tukang siomay saja bisa tahu, kalo jualan di area tempat melihat bintang, siomaynya bisa semakin laku.”

Salam V-sika
(Baca: Peace-sika)



Sumber referensi dan gambar:
1) https://detektif-fisika-doni.blogspot.co.id/2013/04/mengapa-bintang-bisa-jatuh.html
2) http://www.infoastronomy.org/2017/02/mengapa-tak-ada-bintang-pada-foto-luar.html
3) http://www.ayomikir.com/2017/06/mengapa-ruang-angkasa-gelap-padahal_18.html
4) https://tekno.kompas.com/read/2018/02/08/11505887/elon-musk-sukses-kirim-mobil-tesla-ke-mars
5) http://www.infoastronomy.org/2017/02/mengapa-tak-ada-bintang-pada-foto-luar.html
6) http://www.infoastronomy.org/2017/01/mengenal-bintang-jauh.html
7) http://ksjd.org/post/near-earth-objects-danger-and-opportunity
8) https://magazine.job-like.com/cara-mengatasi-ego-dalam-hubungan-asmara
Previous
Next Post »

31 Comments

  1. Enak juga y naik mobil di luar angkasa
    Kira2 kalo ada meteor yang nabrak dia, gimana tuh bang?
    Apa bisa disebut bintang jatuh, lah tapi kan yg jatuh meteor sama mobil?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lah kan udh disebutkan dan dijelaskan itu kalo bintang jatuh itu emang meteor yg terbakar. yg intnya, apa2 yg jatuh dari luar angkasa dan terlihat bersinar disebutnya bintang jatuh.

      Delete
  2. hwaaa... ada kang somay lagii... :D

    *inget-inget pengaturan kameranya, siapa tau nanti nyampe luar angkasa langsung bisa foto-foto*
    Layaknya bintang jatuh, bintang hati juga langka dan sangat dinanti kehadirannya, kalo lihat bintang jatuh memohon agar bertemu bintang hati, kalo bertemu bintang hati memohon agar jangan pergi, gitu gak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Motret bintang di atas gunung juga pake pengaturan yg sama sih. memperbesar eksposurenya pokoknya.

      wa wa waaa... iya iya begitu, Wi... xD Kalo bertemu bintang hati, moga dia jatuh kepada kita~

      Delete
  3. Sutarman naik mobil kok pake helm yaa

    Heey hey, kenapa analoginya bisa ngena dan tepat sekali ya:')

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu ada penjelasannya.

      Mobil yg dikendarai itu merupakan salah stau mobil tercepat di dunia. Dan kita tahu, mobil cepat lainnya adalah mobil balap. Kalo kita menyaksikan balap mobil, semisal F1, mereka yg nyetir juga pake helm. Berarti, jika mengendarai mobil tercepat, kita harus pakai helm. gitu, Ul.... hehe hehe hehe hehe hehe

      Delete
  4. Gedung-gedung tinggi di Jakarta dengan segala pencahayaannya itu jadi bikin susah banget lihat bintang-bintang. Entah kenapa saya kangen zaman SD, tiap malam pasti memandangi langit yang penuh bintang. :')

    Ngomongin bintang di hati, saya jadi inget lagu Killing Me Inside, Kamu.

    Kamu, kamu ... bintang di hatiku~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di sini yg gak begitu gemerlap dna gedungnya gak tinggi aja susah liat bintang, Yog. :(

      kalo mau liat ya pas mati lampu dan pas emang lagi banyak bintangnya. klo mau yg beneran bisa liat tiap malem, kudu main ke kampung pedalaman yg gak ada listrik sama sekali, tapi tiap liat ke atas beratbur bintang.

      gua kagak tahu itu lagi apaannnnnn.. xD

      Delete
  5. "gaya gravitasi yang besar..." apakah besar sama dengan kuat secara definisi?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lebih tepat disebut besar. kuat sendiri bisa dianggap turunan dari besar yg berlaku pada hal-hal tertentu. kenapa besar? karena dalam fisika dikenal adanya besaran, gaka da istilah kuatan. bahkan, KUAT arus listrik pun memiliki besaran yg nilainya disebut sebesar, bukan sekuat. Kalo mau nyebut KUAT sebaiknya dilakukan untuk JARWO.

      Delete
  6. Luka yang tercipta bisa jadi bahan penelitian. Wow! Keren.

    ReplyDelete
  7. sedemikian mendetail mengenai proses kenapa bintang bisa jatuh, selain karena luka hati juga sebab grafitasi bukan gratifikasi kan?

    padahal sebab bintang jatuh di desa cilembu mah gegara kepleset pas nginjek galengan sawah....mang bintang waktu jatuh ke sawah sampe bobolokot leutak (lumpur) siah

    ReplyDelete
    Replies
    1. ehh saya udah jadi follower nya, pasti belum folbek kan?

      Delete
    2. Gratifikasi... hahah.. mau ngapain emangnya, Mang... xD

      segitu licinnya apa lumpur sawah di desa cilembu? tapi ubinya yg manis enak itu bisa bikin jatuh hati sih.

      Delete
  8. Kawah meteorit kadang juga dijadikan tempat wisata atau tontonan orang untuk refreshing.

    kalau perasaan yang terluka bakal semakin nambah kalau diingat lagi dong

    btw kang elon duitnya buat beli siomay dapat berapa yaaa hmmm

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jadi tontonan dan pelajaran juga kok buat ornag lain~ "jangan mau disakiti seperti dia"

      ya kan mengingat itu adalah bentuk belajar dari pengalaman. kalo skrg sudah menjaid lebih baik, maka ingatan luka itu tak akan terasa perih, berbeda jika skrg lebih terluka.

      nggak dapet kayaknya, kudu ditukar di money canger dulu.

      Delete
  9. Ntah kenapa kalo baca tentang Bintang jatuh jadi inget Wakanda.
    Wakanda jadi negara yang amat maju dan menutupi diri dari dunia luar karena Manfaat Meteor yang jatoh ke daratan mereka berabad abad lalu.. dan Meteornya memberikan manfaat yang luar biasa bagi masyarakat wakanda.. sampai kemajuan teknologi yang pesat. dan aku sekarang berfikir.. jangan-jangan di Afrika beneran ada itu wakanda. wkwk

    *kalo bingung tonton Black Panther

    ReplyDelete
    Replies
    1. WAKANDA FOREVAAaaa....

      Dari dulu meteor yg jatuh selalu bisa membuat kemajuan dan juga mencipta petaka.
      Sama2 jatuh di afrika. sama2 meteoroit yg jatuh.
      di X-Men jadi adamantium
      di wakanda jadi vibranium
      di iklan jadi coco crunch

      Delete
    2. ATAEK INI BALASAN KOMENNYA. JADI PENGEN BILANG, "V-SIKA FOREVAAAA!"

      Delete
    3. kayaknya aku pernah baca ya komen ini.. :3
      wkwkwk..

      Kalau Low budget jadinya cococrunch

      Delete
    4. Yang penting coco menang award~

      Delete
    5. Itu twit aku beberapa waktu laluuuuu... xD

      Delete
  10. Saya berasa kudet banget. Nggak tau kalau ada berita viral tentang mobil diterbangin ke luar angkasa. Mana yang jadi penumpangnya robot lagi. *Efek minim kuota & susah sinyal internet*

    Masalah bintang jatuh, jadi inget film kuch-kuch ho ta hai. Film pertama yang tak liat dan ada scene bintang jatuh, kayaknya ya film ini. Dan dengan polosnya, dulu pas jaman SD saya nerapin itu kepercayaan "kalau ada bintang jatuh terus berdoa, keinginan kita bakal terwujud". Hahaha..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di tipi ada beritanya juga kok Wis... kudu sesekali nonton tipi juga~

      ya allah jauh banget yg diingetnyaaaaa... kalo saya dan temen2 kampung melihat bintang jatuh bukannya berdoa, tapi saling berpendapat, "itu santet kiriman siapa ya?"

      Delete
  11. Honeystar bukannya nama sereal yang bentuknya bintang-bintang itu ya, Haw? Enak itu. Tapi terlalu manis sih. Semanis duit Bu Dendy yang dilempar-lempar ~

    Btw, aplikasi Stellarium lumayan bagus buat visualisasi bintang-bintang. Lucu. Dan penjelasan tentang bintang jatuhnya yang sebenarnya meteor itu menjadi salah satu miskonsepsi di masyarakat yang mendarah daging. Tapi kalau mau diubah jadi "meteor", proses asimilasinya lama dan nggak familiar di telinga orang-orang desa XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ahahahaa.. iya. tapi saya tak pernah mencobanya. gak mampu belinya dulu. xD

      iya. aku pernah nginstallnya dulu, walo dibukanya jarang. kalo tentang anggapan meteor sebagai bintang itu sama kayak menghilangkan hati dan diganti otak. secara, yang memiliki sistem saraf dan mengendalikan perasaan itu kan sebenernya otak, tapi dari dulu udah digunakan hati, jadi klo mau merevisi juga susah. xD

      Delete
  12. Loading blog sama komentarnya kok agak lama ya, Haw. Koneksi saya yang jelek apa gimana nih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. ini terjadi sejak saya ganti template ini sih. udha nyoba perbaiki tapi gagal mulu. bingung di mana salahnya. kalo ganti template lagi, males banget. tempalete ini aja ngeditnya ampir setahun karena dikit2 nyicil tiap bulan.tapi kalo koneksinya cepet, bisa langsung kebuka sih.

      Delete
  13. Sama kayak Wisnu nih. Aku nggak tau soal berita itu huhuhuhu. Taunya berita ibu-ibu yang gigit polisi sama bapak-bapak yang pura-pura jadi tuna wicara pas ditilang polisi :(

    Pas penjelasan soal bintang jatuh yang ternyata itu batu meteor yang terbakar, aku jadi ingat Your Name, Haw. Benar-benar menciptakan petaka tapi akhirnya manis. Eh gitu nggak sih. Lupa-lupa inget ceritanya gimana. Yang jelas, bener banget anjir kalau lagi deket sama orang, seolah-olah bisa ngeliat yang jauh. Bisa ngeliat masa depan dan seolah yakin itu bakal terwujud. Padahal mah ntar ujung-ujungnya nyiptain luka juga.... Hahahahaha. Huhuhuhu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebagai anak instagram dan twitter harusnya kamu tau, Cha. Aku yg berita ibu2 gigit tangan polisi itu malah taunya agak telat. xD

      Aku nggak menikmati nonton Kimi no Nawa, baru awal2 udah kututup. kayaknya kudu luangin waktu khusus buat nonton.

      Iya, karena aku udh ngalami makanya tau. xD namun nggak ada salahnya kan untuk berharap~

      Delete

Berkomentarlah dengan baik, sopan, nyambung dan pengertian. Kan, lumayan bisa diajak jadian~ EmoticonEmoticon