Howhaw #219: Apakah Maksud Kata "Suri" Pada Timun Suri? ~ Production Haws

Howhaw #219: Apakah Maksud Kata "Suri" Pada Timun Suri?


Assalamu’alaikum…

Sejak anime Naruto tamat setelah perang dunia ninja keempat dan dilanjutkan dengan kisah anaknya untuk menjadi ninja, Boruto: Naruto Next Generations, para ninja Konoha sudah tidak lagi melemparkan shuriken. Malah lebih sering melemparkan shuri-teladan.

Normalnya, lelaki sejati itu mau mengalah kepada seorang perempuan” – Uchiha Sarada.

Jika kau tidak menyerah pada dirimu sendiri, pilihan yang gagal kau lihat sampai saat ini akan terlihat semakin jelas." - Aburame Shino.

"Saya memang tidak bisa mengubah masa lalu, tapi saya ingin mengubah masa depan." - Kagura Karatachi.

"Tetaplah seperti kereta ini. selama kau tetap pada jalur, kau akan sampai ke tujuanmu dengan mudah." – Shikadai Nara.

Daripada menyesali keadaan, menerima kenyataan bisa membuat orang jadi lebih kuat." - Might Guy.

"Fokuslah dengan jalan yang ada di depan, jangan fokus pada langkah orang yang berjalan di sampingmu." - Sabaku no Gaara.

suri
1) Motivanin

Tinggal nunggu kalimat teladan mana yang bisa menyamai atau melebihi kalimat “Orang yang meninggalkan temannya, lebih rendah dari sampah” pada Naruto dulu. Itu mereka yang mengeluarkan kalimat bijak baru lulus akademi padahal. Kalo dari usia, ya, baru masuk SMP lah, tapi cara berpikirnya sudah sangat baik. Ini Indonesia nggak mau berkiblat ke sana, nih? Tetep mau memperjuangkan kayak Finlandia?

Namun, meski agak jengah karena saat perang malah sering adu kata-kata dibanding adu senjata, kondisi Konoha saat ini masih jauh lebih baik dibanding pas perang ninja tahun 2015 lalu. Saat terjadi perang, di tahun tersebut, terjadi kelangkaan dan kenaikan harga BBM. Sampai-sampai saat perang nggak ada itu yang lempar shuriken. Cuma bisa lempar shuri doang. Ken-nya dipake buat antri bensin.


suri
2) Nimbun karena bensin langka

Kalo di tahun 2015 tentang BBM, di tahun 2018 tentang kenaikan harga dollar. Walo diberitakan harga sembako di pasar nggak terpengaruh, entah kenapa di pasar dekat kosan saya terjadi perubahan harga signifikan. Sosis naik 2 ribu per bungkusnya, telur naik 1 ribu perkilonya, daging ayam ama ikan mas juga ikutan naik 2 ribu. Tempe 5 ribuan jadi lebih pendek, tempe 3 ribuan jadi lebih tipis. Buah ama sayur gimana? Kalo yang impor mah udah pasti naik~

Sayur-sayuran juga pasti ikut naik. Walo nggak ada status impor atau cuaca dan hasil panen lagi baik, biasanya sengaja diikut-ikutan naik aja. Besok kudu mantau harga kangkung, tomat, cabe, bawang merah putih, timun pendek dan timun suri ini.

Ini mau bahas apaan dah sebenarnya?
Mau bahas timun surinya aja sih. Itu atas-atas biar kayak pengantar yang menjembatani aja. Kan ada “shuri-shuri” kayak di timun “suri” gitu. Iya. Gitu. Gitu.

Cukup mengherankan, kenapa timun bisa diberi nama belakang “suri”. Padahal kalo sayur atau bahan makanan lainnya itu dinamai berdasarkan warna, rasa, bentuk atau asal daerahnya. Misal bawang merah, bawang bombay, cabe keriting, kacang panjang, apel fuji, atau sawi pahit. Namun, kenapa ada timun yang diberi nama tambahan suri? Apa yang membuat si timun tersebut mendapat julukan seperti itu?

suri
3) Timun suri

Dalam KBBI V, suri bermakna sisir pada perkakas tenun atau bisa juga berarti sore hari. Namun, jika kata suri dijadikan kata belakang, maka makna yang terkandung akan menjadi penentang kata di depannya.

Misalnya mati suri
Orang yang mengalaminya sebenarnya sudah dinyatakan mati, tapi tahu-tahu dia hidup lagi. Dia mati, tapi nggak. Yaudah disebut mati suri saja.

Ada juga ibu suri
Itu maknanya istri raja. Dulu. Sekarang mah ibu-ibu yang sangat dihormati atau dikagumi. Siapa pun itu. Misalnya JK Rowling atau Dee Lestari yang sering dipanggil begitu di media sosial. Kita normalnya biasa manggil “ibu” kepada orang yang melahirkan kita atau yang mengajari kita. Orang tua atau guru.

Lalu ada orang lain yang kita hormati, yang darinya kita belajar banyak hal, kita mengaguminya seperti orang tua sendiri. Seperti ibu sendiri. Ibu (kandung) tapi bukan.

Ibu suri itu ratu, istrinya raja. Bukan ibu kita, tapi harus dihormati seperti ibu kita.

Ada pula air suri
Mungkin jarang terdengar di keseharian, tapi itu beneran ada. Air suri itu adalah nira yang belum jadi tuak. Tuak adalah minuman beralkohol yang dibuat dari nira aren yang diragikan. Nira sendiri adalah air manis sadapan dari mayang enau atau nyiur. Mayang itu merupakan tongkol bunga palem (kelapa, pinang, enau atau aren yang terbungkus seludang). Ini tongkol perlu dijelasin lagi nggak nih artinya? Bisa-bisa dapat sepeda saya.

Air suri itu memang seperti air, tapi bukan. Dibilang air nira, tapi rasanya udah berubah. Dibilang tuak, tapi masih belum cukup beralkohol. Yaudah disebut air suri saja.

Lalu kembali ke timun suri
Sebagaimana nama-nama suri pada beberapa kata di atas yang seolah “ragu” dengan kata utamanya, nama timun suri juga demikian. Bentuk dan strukturnya seperti buah timun biasanya, tapi teksturnya seperti blewah. Timun, tapi bukan. Yaudah dikasih nama timun suri.

Begitulah kenapa bisa tercipta nama belakang “suri” pada timun suri. Semoga bisa bermanfaat. Tahu dah bermanfaat di bagian mananya. Sama gak tahunya di mana manfaatnya ngajak orang balikan yang dulu kita campakkan sepenuh hati. Dulu mah iya perasaannya menggebu dan perhatian, tapi sejak ditinggalkan, perasaannya sudah berbeda.

Orang mati memang ada yang hidup lagi dan menjalani hari normal seperti biasanya. Mati suri. Namun, mengajak orang balikan padahal kita sendiri yang dulu begitu mencampakkannya, itu perkara beda lagi. Perasaannya sudah sempurna mati, sorry.






Sumber gambar:
1) https://quotweb.blogspot.com/2017/06/kata-bijak-boruto.html
2) http://detiksergainews.blogspot.com/2016/08/spbu-jual-bbm-ke-konsumen-gunakan.html
3) http://harian.analisadaily.com/aceh/news/harga-timun-suri-melambung/242237/2016/06/08

Previous
Next Post »

10 Comments

  1. Agak ngeselin sih emang Naruto ataupun Boruto. Bukannya adu senjata malah adu bacot. Hahaha... Bacot No Jutsu the best lah. :D

    Untuk Timun Suri? Hmm... Ummm... Ammm... Gue gak tau mau komen apaan. wkwkw

    ReplyDelete
    Replies
    1. Padahal yang dipelajari di sekolahnya itu ilmu ninja jurusan beladiri, mereka dapat kata bijak itu dari mana, ya? kompak lagi satu sekolah punya kata bijaknya maisng2.

      Delete
  2. baru tau dan dengar kalo ada istilah ibu suri dan air suri.
    suri ini enggak ada hubungan sama shuri-ken?

    ReplyDelete
    Replies
    1. ibu suri, hanya cinta kepada ayahku saja.

      kayaknya nggak deh, ji. nggak ada hablumnya,

      Delete
  3. Anjir. Yang kayak gini bisa jadi bahasan menarik. Hahahahaha.

    Mati, sorry. Okaaaaaay!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya nggak punya bahasan lain soalnya, Gip, lagi nggak punya keresahan, kegelisahan menunggu di sini, di sudut sekolah tempat yang kau janjikan, ingin jumpa denganmu walau mencuri waktuuuuuu....

      Delete
  4. Kamu masih ngikutin Boruto, Haw? Anjir, dari 10 episode pertama saya langsung enggak sreg. Khotbah terus lagian. Wqwqwq. :))

    Air suri baru tahu. Jadi pengin coba kalau emang belum ada alkoholnya. Haha. Kalo ibu suri, terus permaisuri udah sering denger dari film-film zaman dulu.

    Hm, salah satu mantan saya ada tuh yang kamu maksud di paragraf terakhir. Langsung ketawa lagi kalo inget momen itu. XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Adekku ngikutin, Yog, kadnag ikutan liat wlao nggak tau jalan ceritanya. xD

      jangan coba-coba, Yog, mending anggur saja~

      ooo..o..k.e... mantan yang mana itu, Yog?

      Delete

Berkomentarlah dengan baik, sopan, nyambung dan pengertian. Kan, lumayan bisa diajak jadian~ EmoticonEmoticon