Howhaw #130: Ternyata Ada Musim Semi di Indonesia ~ Production Haws

Howhaw #130: Ternyata Ada Musim Semi di Indonesia

Assalamu’alaikum...

Musim merupakan pembagi waktu dalam tiap tahun. Secara iklim, ada beberapa musim di dunia, seperti musim hujan, kemarau, semi, panas, dingin dan gugur. Untuk Indonesia sendiri hanya terjadi dua musim, hujan dan kemarau. Namun secara istilah dan kepercayaan bersama, Indonesia memiliki musim lebih banyak dari itu.

Musim semi adalah peralihan dari musim dingin ke musim panas. Iya, musim semi terjadi setelah musim dingin dan sebelum musim panas. Pada saat tersebut, tumbuh-tumbuhan mekar kembali. Sehingga musim semi juga disebut dengan ‘musim bunga’. Siang hari musim semi lebih panjang dibanding malam hari, serta udaranya terasa hangat.

hawadis howhaw

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, semi berarti tunas. Bersemi sama dengan bertunas. Selain itu, semi juga berarti setengah atau sebagian. Dikatakan musim semi, mungkin juga karena suasana di musim tersebut setengah panas dan setengah dingin.

Berdasarkan penelitian yang telah saya lakukan, ternyata Indonesia juga mengalami musim semi. Iya, tidak perlu heran, karena memang banyak musim di Indonesia. Dalam kesepakatan umum masyarakat Indonesia, musim merupakan suatu hal yang banyak dilakukan orang pada waktu tertentu. Seperti, musim haji yang terjadi saat waktu naik haji. Musim liburan, karena banyak yang liburan di waktu akhir semester. Atau musim durian, karena banyak yang menjual durian.

Lalu, untuk musim semi di Indonesia, kapan terjadinya?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kita harus tinjau ulang ciri-ciri musim semi terlebih dahulu. Kalo di negara empat musim, musim semi dimulai sekitar tanggal 23 Maret sampai 21 Juni, untuk belahan bumi Utara. Sedangkan di belahan bumi Selatan, musim semi terjadi sekitar tanggal 23 September hingga 21 Desember.

Saat membuat tulisan ini, saya mencoba mencari di search engine Google dengan keyword  ‘ciri-ciri musim semi’. Eh nggak dapet. Pantas saja Indonesia dikatakan tidak memiliki musim semi oleh banyak orang, ciri-cirinya saja tidak ada yang menuliskan. Paling mentok bilangnya hangat dan tanaman kembali tumbuh.

Tak mau menyerah, saya membuka banyak dokumen yang berhubungan dengan kata ‘musim semi’, namun tetap saja tidak membuahkan hasil yang memuaskan. Akhirnya saya membuat kesimpulan ciri-ciri musim semi secara umum, sebagai berikut:

- Semi artinya bertunans; banyak tanaman yang mulai tumbuh kembali
- Semi juga berarti sebagian; sebagian panas, sebagian dingin
- Terjadi setelah musim dingin dan sebelum musim panas
- Binatang yang tidur dari hibernasi kembali bangun

Kalau dilihat dari ciri tersebut, maka bisa dipastikan Indonesia juga memiliki musim semi. Bahkan intensitasnya bisa lebih banyak dibanding negara empat musim. Iya, karena di Indonesia, musim semi bisa terjadi empat kali dalam sebulan. Sekali seminggu. Tepatnya terjadi di malam Minggu.

Kalo nggak percaya, silakan saja diperhatikan. Pada saat malam Minggu, banyak orang yang berdandan mempercakep diri dengan perasaan yang bersemi-semi. Iya, tunas cinta tumbuh kembali setelah lama mati. Makanya malam Minggu sering dijadikan malam memadu cinta, karena sepanjang malam tersebut banyak yang hatinya bersemi dan berbunga.

Sebelumnya, ingat kembali! Musim adalah suatu hal yang banyak dilakukan orang pada waktu tertentu. Semi artinya setengah, di malam Minggu banyak orang yang pakaiannya baru jadi setengah. Sesuai. Bukankah di malam tersebut juga banyak yang melakukan adegan semi?

Musim semi terjadi setelah musim dingin dan sebelum musim panas. Saat dingin di malam lain, orang-orang akan melakukan hal biasa, selimutan. Tapi beda dengan malam Minggu. Ketika berjalan berduaan berdampingan menikmati malam, tiba-tiba hujan turun. Dingin, kemudian memilih adegan yang semi sebelum melakukan kegiatan yang ‘panas’. Tuh kan, cirinya sesuai.

Dan ciri yang terakhir, binatang yang hibernasi kembali bangun. Binatang mencakup banyak jenis, ada yang berenang seperti ikan, melata seperti ular atau terbang seperti burung. Nah, di malam Minggu yang dingin, dengan pakaian setengah, hati yang bersemi dan penuh adegan semi, juga terdapat binatang yang bangun dari hibernasinya. Tapi saya nggak bakal ngebahasnya lebih jauh, segini aja udah. Takut blog ini entar dibakar massa.

Jadi, ya....gitu. Nggak usah heran kalo di malam Minggu banyak yang melakukan adegan semi, yah... namanya juga lagi musim semi.

*kemudian ngumpet*


Sumber gambar:

https://dianeaninditya.wordpress.com/2011/12/06/4-musim-korea-yang-mempesona/
Previous
Next Post »

79 Comments

  1. Hahahahaha..
    Aku kita beneran tapi trenyata emang beneran si...
    Kecuali buat yang jomblo, paling cuma main hujan sendirian dan merenungi nasib sambil ngelihat burung yang sembunyi disarangnya karena ciut kena air.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pak guru mah gitu. @@, mentang udah memiliki istri.

      Delete
  2. Ternyata ada juga ya...
    Walau banyak orang menganggap, Indonesia cuma dua musim + ribuan musim abal-abal hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Bang. Indonesia memang sangat kaya. Itu musim semi juga kayaknya dari hasil beli dari negara lain. sangking kayanya.

      Delete
  3. Wkwkkw. Aku kirain tadi emang seriusan mau bahas soal musim semi. Awalnya udah serius-serius sampe googling segala. Eh, ujung-ujungnya malah nyasar. Bener-bener beda. Wkwkwkw.

    ReplyDelete
  4. awal ngebacanya gue serius, eh pas kebawah _-_ makin serius

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ahahaha... Mungkin emang elu orangnya seriusan kaliii...

      Delete
  5. Tepukan tangan buat Hawadis! Hahaha. Makin jago aja bikin tulisan yang mengait-ngaitkan ke sesuatu yang terkait-kait *apasi*. Pokoknya keren dan bagus!

    ReplyDelete
    Replies
    1. |o| Ini yang disebut dengan disambung-sambungin aja bang Daus. @@,

      Delete
  6. Komentarin gambarnya deh, keren gitu. Kayak padepokannya Naruto.

    Gue juga nungguin musim semi nih. Semi final liga champoins.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyakali, kalo Naruto orang Korea. Asal nontonnya entar gak pake adegan semi, itu aja.

      Delete
  7. oh gitu musim semi versi indonesia. hahaha parah..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gue harap, semoga tulisan ini aja yang parah, nggak sampai kelakuan remaja Indonesia. *benerin dasi*

      Delete
  8. Hahaha ternyata ada juga musim semi di Indonesia...
    Tapi, kayaknya itu buat yang punya pacar. Buat yang jomblo, malam minggu adalah musim dingin, waktunya hibernasi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha.. di negara empat musim, nggak semua orang juga bahagia dengan musim semi kok, ada yang alergi serbuk bunga. sehingga memilih nggak keluar rumah. sama kan?

      Delete
  9. Indonesia kan cuma du musim gan...., jadi musim semi yang di maksud rupanya seprti diatas....hehehe kren juga si gan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Infonya sih, Bang. Itu musim semi hasil nyaplok dari negara-negara barat. :p

      Delete
  10. Hahaha, Pret, parah emang, tapi keren kok keren ide nulisnya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Padahal ini baru tulisan doang, udah dibilang parah. Gimana kalo ngeliat yang live? :-d

      Delete
  11. aih..
    -__-
    ini tulisan jago banget, jago nyebak.
    Dari tadi, yang komen banyakan laki juga,
    Ah, aku seperti tersesat di hutan belantara >,<

    ReplyDelete
    Replies
    1. Perlu aku tuntun nggak, Kak? biar nggak kesasar. @@,

      Delete
  12. Replies
    1. *owned* dibilang Troll, dikira gue musuhnya Hobbit kali ya?

      Delete
  13. ya sama kayak yang punya blog ini. semi jomblo dan semi single. hahaha. keren haw tulisannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak kok, Man. Gue mah semi cewek, semi cowok.

      Delete
  14. Musim semi kok malam minggu? bukannya Malem jumat ya sesuai sunnah Rasul?
    Eh, ini ngomongin apa sih?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo malem Jumat, itu musim penjual sate 200 tusuk.

      Delete
  15. jiahaha, teori nya bisa dibilang masuk akal :D jomblo di malam minggu gak pernah ngerasain musim semi dong ._.)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, orang alergi serbuk bunga juga nggak bisa ngerasain musim semi di negara empat musim. sama. Lebih jelasnya lagi #TanyaSemi aja. *eh itu simi*

      Delete
  16. Hahaha bisa aja :D
    Ternyata musim semi di Indonesia ada, uwh kereeen :3

    ReplyDelete
  17. Ntah kenapa gue cuma bisa nangkep kalimat (((ADEGAN SEMI))) hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha... Mungkin sekitaran kamu, saat malam Minggu sering ngadain yang 'live'.

      Delete
  18. Hahahaha bisa jadi gitu, keren bang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, gue emang keren. Tulisan ini sih nggak. @@,

      Delete
  19. Ah bisa aja ngehubug hubungin malam minggu ama musim semi

    ReplyDelete
  20. perasaan bersemi, kamfret. Gw udah serius2...

    ReplyDelete
  21. bang Hawadis adegan semi itu apaaa??? ._.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu... adegan kalo pertandingannya tinggal 2 kali lagi.

      Delete
  22. adegan semi? apa itu bro?
    ah, makasih ya. artikelnya lengkap.
    ilmu gue tentang semi menyemi jadi nambah...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu, adegan yang sering dikhotbahkan. "Siapa yang menyemi dia yang menuai."

      Delete
  23. Anjirrrr, gue udah baca serius-serius ternyata endingnya begitu wkwkwk. Gue kira musim semi dalam artian denotasi, eh taunya dalam artian konotasi...

    ReplyDelete
  24. udah serius baca dari awal... ditengah ngomongin adegan semi. *Langsung tambah serius*

    ReplyDelete
  25. Semakin kebawah semakin serius *hening

    ReplyDelete
  26. hahaha ketipu juga,,saya kira musim semi beneran ekh ternyata musim semi dalam arti konotasi to :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lah kan emang jelas kalo Indonesia itu memiliki dua musim, kalo ada yang ngomong memiliki musim lain, pasti itu tentang hal lain juga. Bukan maksud ngejebak sih, tapi melihat yang tidak ada agar terlihat ada. *bingung ngomongnya*

      Delete
  27. Sial hahaha ujung-ujungnya bahas malem minggu. Tapi analisisnya keren, Haw. Keren dan ngeselin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya bener kak keren dan ngeselin

      Delete
    2. Ho'oh. KEREN dan ngeselin. *tadi capslock rusak*

      Delete
  28. Sial. Nggak kepikiran bisa sampe ke malem minggu. -_-
    Pppff.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wajar kok. Biasanya yang nggak kepikiran malem minggu itu jomlo. :p

      Delete
  29. Serius diatas, kebawah ngakak. Kirain bakal bahas Seminya Indonesia si Semi Sumirangkir, taunya semi itu wkwk.. Saya rasa ini ngga berlaku sama mblo, fufu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu Sammy Simorangkiiiirrrr.... Iya, sama seperti di belahan langit sana, bagi orang yg alergi bunga, musim semi hanya jadi musim flu.

      Delete
  30. Huahahah.. Kampret. Namanya jugak anak muda. Cintanya selalu bersemi! :P

    ReplyDelete
  31. Ternyata situ juga suka yang semi-semi ternyata. Hi...7x

    @nuzululpunya

    ReplyDelete
  32. Kubaca beneran, nggak tahunya kakakkakakka...
    Tapi beneer kok, semi gimana gitu :-D

    ReplyDelete
  33. Replies
    1. Masih, Bang. Sebelum adegan panas biasanya. *pengantar*

      Delete
  34. HUANJIIIRRRR HAHAHAHAA KALO GUBERNUR KW LIAT INI TULISAN, PASTI BELIAU BAKAL TERIAK BAKAAAAAARRRR!!! BAKAAAR!!! HAHAHA

    ReplyDelete
    Replies
    1. ANJIRRRR.... BENTAR-BENTAR... PERLU DIDAFTARIN ASURANSI INI....

      Delete
  35. hehe, banyak bnget yg gak tau y,,,,

    ReplyDelete

Berkomentarlah dengan baik, sopan, nyambung dan pengertian. Kan, lumayan bisa diajak jadian~ EmoticonEmoticon