Tuesday, 3 May 2016

Howhaw #171: Bunga Merupakan Pertanda Sesuatu Akan Berakhir, Jangan Jadiin Hadiah!

Assalamu’alaikum...

Sejak dulu, bunga dipilih sebagai hadiah untuk mewakili perasaan. Cinta, senang, bangga, kecewa, semuanya bisa diungkapkan dengan bunga. Bunga yang dijadikan ungkapan juga berbeda-beda. Semisal bunga mawar untuk mengungkapkan cinta, bunga matahari sebagai ungkapan memberi motivasi dan menunjukkan ketangguhan, serta bunga bank sebagai balik jasa memberikan piutang.

Tak hanya tentang jenisnya, warna bunga juga memiliki bahasa sendiri. Seperti mawar merah untuk menunjukkan cinta yang dalam, mawar putih sebagai cinta suci, dan mawar hitam judul lagu Tipe-X.

howhaw

Jumlah tangkainya pun memiliki arti yang berbeda. Kalo untuk mengungkapkan cinta, cukup berikan setangkai mawar merah, karena hal tersebut menunjukkan kamu memiliki cinta yang dalam kepadanya dan merupakan satu-satunya. Sedangkan kalo mau mengungkapkan suatu lamaran, berikanlah 108 tangkai bunga mawar merah.

“Kenapa harus seratus delapan?”

“Karena aku sayang kamu,” gitu jawabnya. Terus kasih cincin. Yaaa... ujung-ujungnya cincin juga, sih.

Namun, bahasa bunga tersebut merupakan kesepakatan bersama secara teori. Yang tidak disadari, kehadiran bunga menunjukkan bahwa akan ada hal yang harus berakhir. Nggak percaya? Berikut beberapa hal yang berakhir karena kehadiran bunga.

Wisuda

Setelah menjalani studi beberapa tahun, seorang mahasiswa akan sampai pada akhir tingkat pendidikannya. Secara formalitas, peristiwa tersebut akan dirayakan dengan yang namanya wisudaan. Dan secara standar umum, apa yang diberikan sebagai hadiah kepada orang yang studinya telah berakhir? Bunga. Coba kalo masa pendidikannya belom berakhir, nggak dapet bunga. Jadi mahasiswa abadi. Abadi men. ABADI. Hal yang paling diinginkan oleh antagonis pilem-pilem. Jadi, bunga diberikan sebagai lambang sesuatu telah berakhir.

howhaw
Akhir studi

Pernikahan

Memang tidak seperti wisudaan, orang-orang yang datang ke acara pernikahan tidak membawa bunga, melainkan bawa amplop. Tapi yang jadi sorotan dalam acara pernikahan dan berkaitan dengan bunga adalah ketika ada sesi “lempar bunga”. Yang dapat bunga lemparan tersebut akan segera menyusul dalam pernikahan. Ketemu jodoh lebih cepat lah.

howhaw
Rebutan bunga untuk mengakhiri kesendirian
Kalo bunga merupakan hal yang bikin langgeng, sudah pasti bunganya kagak bakal dilempar. Tapi, di sesi tersebut jelas sekali kalo pasangan yang menikah melempar bunga agar hubungan mereka nggak berakhir. Yang dapet bunga lemparan itu yang berakhir. Masa kesendiriannya. Kan, bakal ketemu jodoh~

Kematian

Ketika seseorang meninggal dunia, banyak orang yang berkabung, bersedih atas salah satu kehidupan seseorang telah berakhir. Salah satu bentuk berkabung juga dengan cara mengirimkan bunga kepada pihak keluarga yang ditinggalkan. Ketika jenazah telah dimakamkan, orang-orang juga akan menabur bunga di atasnya. Berarti kan jelas, bunga memang merupakan tanda sesuatu telah berakhir. Beda dengan kelahiran, nggak ada orang yang membawakan bunga saat ada temannya yang lahiran. Iya, kan?

howhaw
Bunga berkabung
Bagaimana dengan peresmian? Memang ada yang mengirimkan bunga beserta ucapan selamat. Tapi bukan untuk merayakan kelahiran tempat baru, tapi untuk mendoakan agar cepat berakhir. Karena kalo orang yang ngirim itu beneran ngedoain kelancaran, mestinya bukan bunga yang dikirim, tapi cek modal usaha dan dana investasi. Lagian, yang paling akrab dengan peresmian itu bukan bunga, melainkan penginjakan.

Kejahatan

Dalam berita kriminal, tak jarang kita mendengar nama bunga, walo itu bukan nama sebenarnya. Tujuan utamanya bukan untuk menyamarkan identitas, toh walo sudah disebut bunga, muka pelaku atau korbannya sering banget tetap terpampang di pemberitaan. Iya, kan?

howhaw
Pelaku disamarkan, biar bisa terus melanjutkan
Penggunaan nama bunga tersebut secara tak langsung menunjukkan bahwa ada hal yang berakhir dalam peristiwa tersebut. Bisa jadi nyawa korbannya yang berakhir. Keperawanannya yang berakhir. Atau sang pelaku berakhir di penjara. Kalo belum ada yang berakhir, biasanya akan diganti dengan nama inisial atau menggunakan nama asli secara langsung. Semisal, “Tersangka ST masih dalam penyelidikan dan pencarian temannya, MJ, masih terus dilakukan.”

Kalo udah pake nama bunga, beritanya pasti udah dalam bentuk sesuatunya telah berakhir, “Sang korban—sebut saja bunga—mengalami luka-luka yang kurasakan~ bertubi-tubi yang kau berikan~ cintaku bertepuk sebelah tangan~” #WeeelahDalaaaahhh

Dari itulah, makanya...

Lagu kebangsaan yang menceritakan tentang berakhirnya kehidupan para pejuang dan disebut pahlawan diberi judul Gugur Bunga. Di akhir cerita beberapa film juga terdapat scene bunga-bunga yang berjatuhan. Dan jangan heran kalo hubungan kalian dengan orang tersayang juga berakhir, padahal sebelumnya dapat hadiah bunga yang terlihat romantis. Karena memang, bunga itu merupakan pertanda sesuatu akan/telah berakhir.

Jadi, jangan mau entar kalo ada yang menyarankan untuk memberikan bunga sebagai hadiah peringatan hubungan. Karena bisa-bisa malah menyebabkan hubungan kalian berakhir. Mending berikan saja tanggal pasti orangtuamu akan berkunjung ke rumahnya dengan maksud menyatukan keluarga~



Sumber Gambar:
http://pramunitawahyu.blogspot.co.id/2011/04/bahasa-bunga.html
http://www.kompasiana.com/widikurniawan/bunga-bunga-wisuda_54f7a38aa33311fc208b45ed
http://global.liputan6.com/read/2463083/12-hal-yang-paling-disesali-pengantin-wanita
http://www.merdeka.com/peristiwa/kenang-20-tahun-kematian-marsinah-buruh-wanita-tabur-bunga.html
https://blog.djarumbeasiswaplus.org/mluqmanulhakim/2012/08/27/karimunjawa-book-2-underwater-dreamland/
Previous Post
Next Post

Oleh:

Terima kasih telah membaca artikel yang berjudul Howhaw #171: Bunga Merupakan Pertanda Sesuatu Akan Berakhir, Jangan Jadiin Hadiah! Apabila ada pertanyaan atau keperluan kerja sama, hubungi saya melalui kontak di menu bar, atau melalui surel: how.hawadis@gmail.com

56 comments:

  1. kalo bunga tabungan/pinjaman?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu riba, Bang. jangan dicolong, entar dosanya dobel. dosa nyolong. ama dosa makan bunga riba.

      Delete
  2. jadi bunga itu banyak melambangkan banyak lambang ya. Kayak persaaan aja, tergantung suasana hati.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. makanya dipake anak-anak pramuka sebagai lambang regu. :D

      Delete
  3. Jadi inget wa haji oma irama...
    Bunga desa yang kupuja.... raib entah kemana...
    ssstttttt.. ada juga bunga terakhir :)

    Bunga memang memiliki ragam makna yah broh?

    ReplyDelete
    Replies
    1. ^orang lama

      aku malah gatau lagunya. eh iya, ya, bunga terakhir. :-d

      Iyo. kalo dijual juga bisa bikin banyak masukan.

      Delete
  4. Trus si mahasiswa yg wisudanya nyimpe bunganya g bang? Ya kan kenang2an lulus
    Kalo disimpen, disimpen dimana bang?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak. pasti bakal dibuang. Bunganya itu cuma jadi aksesoris waktu poto-poto.

      Delete
  5. Kasih bunga tabungan aja hahahahhah

    ReplyDelete
  6. Untung pacar awak takk suka kasih bunga haha, analoginya keren beneeeur :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selamaaatttt... berarti pacarmu gak memiliki niatan mengakhiri hubungan kalian. Bisa jadi pas lamaran ngasih bunganya~ mengakhiri masa pacaran dan menuju pelamninan. :-d

      Delete
  7. Itu masa pendidikannya belum berakhir soalnya mau lanjut S2 habis itu S3 *positive thinking*

    Eh iya juga ya biasanya kalau dikasih bunga berarti tanda mau berakhir, entah pendidikan, masa jomblo, sampai kematian.

    Semua wanita pasti akan bahagia kalau dikasih bunga, bunga bank.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kan masa studinya saat itu.

      Makanya ati-ati kalo ada yang ngasih bunga~

      Nggak juga. Bunga bank itu bisa jadi riba. dan riba akan menyebabkan kesengsaraan, tidak di dunia, ya di akhirat. Allahu akbar.

      Delete
  8. bunga yang bersifat simbolis ya haw
    aih
    pertama tama emang untuk yang indah-indah, makin ke bawah makin merinding deh kegunaan bunga

    btw aku paling suka bunga itu wanginya tahan lama, kayak kantil yang buat mantenan tuh
    atsirinya tahan awet bangett

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyo Mbak. bahasa bunga kalo istilahnya.

      Hahaha.. itu bisa-bisanya saya aja mbak. Biar nyambung dan ada contohnya.

      Iya. perempuan emang hampir keseluruhan sangat menyukai bunga. Apalagi bunga kantil itu, sampe di ranjangnya pun ditaburi bunga itu. :-d

      Bunga atsiri, ya. hmmm... saya sukanya bunga kembang sepatu. lumayan bisa dipake ke mall. :D

      Delete
  9. Hahaha, lagu Tipe-X yang paling sering gue nyanyiin di kelas, bang. Enak banget lagunya. :))

    Eh, iya ya. Biasanya bunga dijadiin simbol pengakhiran suatu hal. Patut waspada kalo pacar ngasih bunga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha.... Iya, aku juga sukanya pas masih sekolah. abangku dulu di rumah nyetelin lagu tipe-x mulu.

      Memang bakalan dapet bunga, By? dapet pacar aja dulu~

      Delete
  10. Nih, logika lo dapet banget haw. Gue juga sempet mikir sih, kenapa orang romantis itu, ngasi bunga. Apa mungkin karena yg lo bilang haw. Bunganya cuman satu tangkai.

    Entahlah. Tapi gue emang pernah denger kalo bunga gak baik untuk diberikan dalam bentuk hadiah. Sebaiknya kasi saldo bunga atau apalah gitu. Lebih bermanfaatkan.

    Artinya, kedepan gue bakalan nanya dulu maksud org kalo mau ngasi bunga ke gue. 'Hayo... Mau bunuh gue ya?' hahahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyo Pange. Bunga itu kan indah pangeee... dan orang-orang rela memetik keindahan bunga untuk diberikan pada perempuannya. Yang secara perasaan, kecantikan bunga itu kalah ama perempuan tersebut. Melting deh si Cewek...

      Hahaha... Nyusahin yang dikasi juga sih. mesti nyiapin tempat biar gak layu, sekalinya layu mesti nyusahin buat ngebuang.

      Hahaha... ya nggak gitu juga pangeeee.... :-d

      Delete
  11. Bahahaha. Sialaan. Bener juga, Haw. Apalagi yang terakhir. Jadi ingat dulu aku pernah pake nama samaran Mawar-Melati buat nulis di blog, nyeritain skandal mereka yang terjadi di kelas. Dan hasilnya, pertemanan kami jadi berakhir. Huhuhuhu.

    Trus, untuk yang pernikahan. Kemaren pas lagi di akad temen, aku sama Dita diem-diem ngambil bunga melati yang ada di kepalanya temen. Yang dipasang gitu pas akad, apa deh namanya. Melati itu kami kunyah. Kata Dita itu supaya kami bisa cepat nyusul. Apa itu termasuk mengakhiri masa kesendirian juga ya, Haw? :|

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuaaahhh... dan pertemanan kalian beneran berakhir? mungkin lain kali bisa nyoba menggunakan nama pengganti semisal pertamax, premium, solar, gitu, Cha. Kan lumayan bisa mulai dari nol lagi. :-d

      Itu bukan bunga kantil, ya? yang jadi hiasan sanggul wanita dan hiasan keris perianya kan, ya?

      Dan kenapa kalian makan? memangnya kalian titisan Suketi atau Katemi di film horor suzana?

      Lagian ya, Cha, mitosnya itu, bunga hiasannya mesti dicuri. inget loh DICURI. jadi gaboleh ketahuan pengantennya. Trus, kalo yang mau dapet jodoh itu laki, yang dicuri mesti bunga hiasan penganten perempuannya. Sedangkan Kalo cewek, yang dicuri itu bunga hiasan penganten prianya.

      Itu kamu malah ngambilin yang disanggul. Ya bakal ketemu jodoh juga, sih. Tapi jodohmu jadi peremupan.

      Delete
  12. oh bunga, untuk tidak terlalu suka sama bunga :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kamu terlalu bergantung ama obat... @@,

      Delete
  13. Wkwkwk anjiiir :D banyak yang serius, banyak yang dibercandain juga ini tulisan wkwkw :D wkwkwk


    Selalu suka sama tulisan diakhirnya :D Aku dulu waktu pacaran nggak pernah ngasih bunga, kok berakhir juga ya akhirnya :'

    ReplyDelete
    Replies
    1. Blogku nggak memiliki pendirian, Feb. hahahaha... pandai-pandai yang baca lah nyikapinnya gimana. :D

      Beneran nggak ada bunganya? perasaan berbunga-bunga pun, nggak?

      Delete
    2. Itu mah memang lunya ngenes bang Feb. :D
      *kabur*

      Delete
    3. hahahaha.... Bangul datang-datang malah ngeledekin. :D

      Delete
  14. Eh ya ampun, aku pernah nulis nama tokoh yang namanya Bunga dicerita itu pun, dia korban abis di-rape gitu wkwk jadi keingetan.

    Jadi bunga itu banyak maknanya ya, jenisnya nagruh juga ga sih? Btw, ini blognya bagus. Salam kenal yaa :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huaahahaha... emang udah polanya, mbak, nama bunga itu identik oleh tindakan gabaik yang dialaminya sebelumnya. :D

      Iya, ngaruh mbak. cuma saya nggak begitu paham, cuma dikit doang. itu kayak yang dijelasin di awal.

      Salam kenal jugaaa.... :)

      Delete
  15. haha baru sadar saya mas bunga itu pertanda sesuatu yang akan berahir :D jadi kalau pacar minta bunga jangan di kasih ya mas suruh baca aja artikel ini :P .
    Kirain mawar hitam itu beneran ada ehh pas di baca teliti malah hanya judul lagu tipe-x :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. digituin aja. huahahaha...

      Kalo di film-film ada, mas. Yang ungu dan biru juga ada. Biasanya jadi permintaan gebetan yang gamau nerima cinta kita. jadi biru karena mawar putihnya dicat. Kalo yang item, biasanya di film misteri dan pembunuhan gitu.

      Delete
  16. Pas orang tua berkunjung ke rumah boleh bawa bunga gak, Haw? Ya biar masa lajangnya cepat berakhir. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya mending bawain sekardus mi instan sih, Nggo.

      Atau kalo emang beneran mau dapet jodoh, mending minta bawain anak gadis tetangga aja. :-d

      Delete
  17. Bener juga haw, bunga kadang menjadi akhir dari sesuatu, pernah ada berita kayak gini nih, "karena bunga yang tidak bisa dibayar, seorang lelaki di kota A tewas gantung diri" tuh kan, berakhir. ;)

    dengan @>--- komen gue juga berakhir ya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaa... wa iya, pinter lu, Er, nyari berita.. :-d

      Itu maksudnya symbol bunga, ya? :)

      Delete
  18. luar biasa gan nice inpooh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apaan Lu, Ril? Pake anonim segala. Hati-hati, kosan lu angker. Terutama WC sebelah kiri itu. =D

      Delete
  19. Luar biasa gan nice inpooh, wkwk. Duh, buyar tadinya mau komen apa pas baca komen yang itu haha.

    Dikasi bunga itu emang karena ada yang berakhir sih ya, tapi kan di dunia ini gak ada yang beneran bakal berakhir. Toh habis wisuda masih ada ranah kerja ataupun usaha. Toh berakhirnya masa lajang juga berarti awal dari masa berumahtangga. Toh habis dikubur masih ada hisabnya. Jadi kalau dimaknain simbolis, bunga juga bisa sebagai simbol "welcoming", bang, menurutku.

    Walaupun welcome juga gak murni berarti selamat datang. Karena kalau dia datang di lingkungan baru, itu juga artinya dia udah mengakhiri lingkungan lamanya. Jadi, mau itu artinya welcome atau good bye ya tergantung yang memberi dan menerima sih. Duh ini aku komen apaan lagi. Ngawur maksimal udah.

    Dan daripada bunga, sebenernya aku lebih milih kalau ada yang ngasi bibit tanemannya, sambil ngajakin ngerawat sama-sama. Kan lebih bermanfaat. Eh tapi kalau dikasinya bunga, harus tetep diterima, kan, bang? Kan kita diajarkan untuk gak menolak hadiah kan?

    *bang maafin ngawur di sini, kelamaan gak komenin blog orang sepanjang ini lagi*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Duh, Dar... hahaha... itu temenku, Dar. Gamau identitasnya diumbar. :D

      Nggak ngawur itu, Dar. Iya. Memang begitu siklusnya. sebelum aku bikin artikel ini juga aku mikirnya begitu, mau kubuat akhir dan awal, malah gak keren jadinya. Jadi maksud berakhir di sini, yaitu suatu tahapan saat itu yang berakhir.

      Di dunia ini kan ada siklusnya. Tiap berakhir, pasti akan ada yang baru lagi untuk dimulai. Nah, untuk menunjukkan berakhir dan sebelum mulai, itu ditandai dengan bunga. gitu.

      Ya, itu terserah kamu mau sukanya dikasi apa.Asal juga menghargai apa yang telah diusahakan orang lain untukmu. :)

      Ya kalo dikasi bunga, terima saja. Berakhir? mungkin. Karena kadang juga orang ngasi bunga biasanya pas di akhir perjumpaan hari itu.

      Delete
  20. duh padahal suka banget sama bunga,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ganti namanya dong, kak, kalo suka. Masa pake nama obat~

      Delete
  21. suka dikasih bunga tapi ga berakhir tuh hubungannya :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuiiihhh... hebat. gak bekerja siklus bunganya. :-d

      Delete
  22. wkwkwkwk pas banget nih bang haw sesutaru yang ber'bunga' emang gitu,
    btw, ada temen gue namanya bunga. jangan2.......

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jangan-jangan pikiran positifmu kepadanya mulai berakhir. =(

      Delete
  23. ih perasaan aku kan udah pernah komeng, kok ngga ada? sebal.

    Bener jugayaa. hhm
    coba pas dikasi 108 bunga, selain dia bilang aku sayang kamu, sama ngasih cincin, ngasih surat tanah, terus pin atm juga.
    Cihuuy.

    jadi pengen nyanyi,
    Bunga terakhir..
    Kupersembahkan kepada yang terindah..
    Sebagai satu tanda cinta untuknya..
    *terus cium kening afgan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yah... Mungkin karena koneksi, Peh. Aku juga sering gitu.

      Allah... minta dilamarnya gak kira-kira ini anak. :-d

      yeeee....aku gatau lagunya. :(

      Delete
  24. berarti ketika menjeguk orang sakit jangan bawa bunga ya?
    Ntar yang ada malah meninggal orang sakitnya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak gituuuuu... hahahahah... sapa tau sakitnya malah yang berakhir... :-d

      Delete
  25. Bunga Citra Lestari sama Bunga Zainal gak ada, Haw? Atau bunga bank? Wqwq.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu masa anak-anaknya yang berakhir, Yog. Sinetron dan filmnya juga. *ngeblunder*

      Bunga bank udah dibahas, yog. terlilit bunga uutang dari bank, bunuh diri, mati. =(

      Delete
  26. Baca dari awal aku manggut-manggut bang. Bener bangeeet. Bunga biasanya diberikan di saat wisuda,momen berduka cita, pernikahan dll.
    Tapi semua konsentrasiku buyaaaarrr pas aku baca bagian, 'luka-luka yang kurasakan'

    AKU IKUTAN NYANYI YAWLAAAA

    Aku juga kurang suka dikasih bunga bang. Gatau kenapa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha... yawla, kamu mudah banget dibelokkan fokusnya, Ul. terutama dengan lagu yang merakyat~

      Kamu sukanya dikasih JENGKOOOOLLLLL......

      Delete
  27. Walaikum salam, Ternyata rangkaian bunga mempunyai nilai lebih dan mempunyai makna untuk moment di hari penting ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha... di iya-iya in aja ini artikelnya, Bung... :D

      Delete

--Berkomentarlah dengan baik, sopan, nyambung dan pengertian. Kan, lumayan bisa diajak jadian~