V-sika #14: Alasan Kabel Listrik Dipasang Secara Kendur

Assalamu’alaikum...

Listrik merupakan sumber energi dari barang-barang elektronik. Karena setiap rumah di masa sekarang memiliki barang elektronik untuk melakukan kegiatan, maka listrik telah menjadi kebutuhan yang vital. Untuk menyalurkan energi listrik ke tiap rumah, PLN menggunakan kabel-kabel yang saling terjalin di tiap wilayah. Salah satunya kabel yang dipasang di pinggir jalan.

Jika kita perhatikan, kabel yang dipasang di pinggir jalan tersebut terlihat kendur. Sehingga secara visual terlihat kurang rapi. Padahal jika dipasang ketat/tegang antartiang listrik, kabel yang digunakan jadi lebih hemat dan terlihat lebih rapi. Lalu, kenapa petugas PLN memasangnya secara kendur begitu?

vsika
Kabel listrik dipasang kendur
Hal tersebut dikarenakan adanya peristiwa pemuaian. Suatu zat akan memuai (ukurannya membesar) jika dipanaskan dan menyusut (ukurannya mengecil) jika didinginkan. Karena proses rotasi bumi, suhu di siang hari akan menjadi panas dan cenderung menyebabkan suatu zat memuai. Sedangkan pada malam hari, cuaca menjadi dingin dan cenderung membuat suatu zat menyusut.

Begitu pun dengan kabel listrik. Pada siang hari, kabel listrik akan bertambah panjang (memuai) dan malam harinya akan memendek (menyusut).

Nah, jika kabel listrik tersebut dipasang terlalu tegang, saat udara dingin, kabel tersebut akan menyusut dan menjadi putus. Dari itulah, kabel listrik dipasang kendur.

Lalu, kenapa tidak dipasang secara tegang ketika malam saja? Sehingga siangnya menjadi kendur dan malamnya kembali ke bentuk semula. Secara logika hal tersebut terlihat benar, apalagi jika suhu rata-rata tiap malamnya bisa diperkirakan.

Namun, suatu perkiraan juga cenderung mengalami kekeliruan. Sehingga malah meningkatkan risiko putusnya kabel. Jadi, demi alasan keamanan dan kepraktisan tersebut, maka kabel listrik dipasang secara kendur.

*****
Lalu, kenapa kita tidak dianjurkan untuk mengatur pasangan terlalu ketat?

Karena pasangan kita adalah manusia yang sifat alaminya mencintai kebebasan dan bersosialisasi. Sama seperti kabel listrik, manusia juga mengalami perubahan. Bukan tentang ukuran badan, melainkan tentang kesibukan.

Manusia memiliki aktivitas setiap harinya. Hal tersebut menjadikan manusia memiliki waktu sibuk dan waktu lengang. Ketika sibuk, manusia cenderung tak mau diganggu (bersikap dingin), sedangkan di waktu lengang manusia akan menyempatkan untuk bersosialisasi.

Jika pasangan kita sedang berada di waktu sibuknya dan kita mengaturnya dengan ketat, misal harus menjemput kita sekarang juga, dia akan bersikap dingin. Saat dipasang secara ketat, pada malam hari yang dingin, kabel listrik akan putus. Begitu pun dia, saat sikapnya dingin dan kita masih mengaturnya dengan ketat, siap-siap saja untuk putus.

Lalu, bukankah kita bisa memberinya waktu khusus untuk sibuknya dan waktu khusus untuk kita? Secara logika memang terlihat benar, misal dia harus menelepon kita tiap pukul sembilan malam. Tapi, suatu aktivitas juga sering meminta waktu dadakan. Tiba-tiba kerjaannya bertambah atau mungkin tugas deadline-nya belum kelar. Sehingga malah meningkatkan risiko kalian bertengkar.

Untuk amannya hubungan dan menghormati kesibukannya, alangkah baiknya jika kita memberinya kelonggaran untuk menghubungi dan menemui kita. Tentu saja kita juga memiliki kelonggaran untuk menghubunginya, asal tidak memaksa atau mengaturnya secara ketat.

Dia manusia yang bebas. Bahkan, bisa jadi dia juga seorang pramuka, yang disiplin, berani, setia, bertanggung jawab dan dapat dipercaya. Jadi, “kendurkanlah”! Agar dia merasa senang dan nyaman. *terserah sih, apanya yang kendur*

vsika

“Ilmu tentang pemuaian memang tidak bisa dipakai untuk membeli somay. Tapi dengan ilmu tersebut, kita bisa memahami bahwa sesuatu yang dipasang/diatur dengan ketat akan mendatangkan hal yang tidak baik.”


Salam V-sika.
(Baca: Peace-sika)



Sumber referensi dan gambar:
http://merianggraini.blogspot.com/2010/04/pemuaian-pada-kabel-jaringan-listrik.html
http://selalutanyamengapa.blogspot.com/2015/01/mengapa-kabel-listrik-bertegangan.html
http://detektif-fisika-doni.blogspot.com/2012/08/mengapa-kabel-listrik-di-pinggir-jalan.html
http://jogja.solopos.com/baca/2011/03/25/tambahan-pendapatan-90673

Previous
Next Post »

69 comments

Click here for comments
20 April 2015 at 04:34 ×

Kesimpulan : Carilah pasangan seorang pegawai PLN.

Betul, Haw?

Reply
avatar
Aldi Rahman
admin
20 April 2015 at 05:45 ×

ternyata itu tujuannya, makanya kabelnya dikendurkan, saya juga suka kebebasan :)

Reply
avatar
turyono ari
admin
20 April 2015 at 05:56 ×

Jadi Pasangan terbaik adalah yang mengerti tentang kabel listrik.. oke oke *siap-siap ke kantor PLN*

Reply
avatar
Beby Rischka
admin
20 April 2015 at 07:03 ×

Padahal kamu segitu perhatiannya sama kabel listrik ya Haw, tapi kenapa sampek sekarang belom punya pacal? Ciyan :'

Reply
avatar
20 April 2015 at 08:12 ×

Berarti harus nyari anak STM (Cewek) yg jurusannya berhubungan dengan listrik dan kabel..

Reply
avatar
Cilembu thea
admin
20 April 2015 at 08:55 ×

oo gituh ya, selama ini tak pikir kabel listrik itu kendur karena para pekerjanya terlalu berat untuk mengencangkannya, ternyata ngga gitu ya kang :D

Reply
avatar
Cilembu thea
admin
20 April 2015 at 08:59 ×

mohon ijin nubi jadi followersnya nih

Reply
avatar
20 April 2015 at 09:51 ×

Sama kayak rel. Harus longgar dan tidak ketat. Jadi mau longgar apa ketat? *korban iklan*

Lama euy nggak kesini. Pisss

Reply
avatar
20 April 2015 at 10:33 ×

rupanya untuk antisipasi pemuaian..
pantesan pada kendor

Reply
avatar
20 April 2015 at 10:48 ×

berarti kancut juga seharunya dikendorkan. untuk mencegah pemuaian lemak di pinggang. haha. jadi inget alesan mak dulu kalau beli baju. "Beli yang ukuran lebih besar aja, biar kalau gede masih muat." hahahaha.

Reply
avatar
20 April 2015 at 13:30 ×

jadi hubungannya harus dilonggar longgarin gitu ya bang :D :D

Reply
avatar
devina putri
admin
20 April 2015 at 14:09 ×

teorinya mantap mas,hehe,segala sesuatu yang diatur ketat memang gak baik ya :D

Reply
avatar
20 April 2015 at 14:24 ×

walaikumsalam...
sepele masalh kabel listrik yang jarang diperhatiin tapi ternyata bisa nambah ilmu jjuga baca ini postingan dan ya... buat yang suka ngatur pasangan juga kayaknya bakalan pada ketampar baca postingan ini~

Reply
avatar
20 April 2015 at 16:12 ×

Wa'alaikumsalam Mas Haw.
Celana juga gitu kan mas ? Kalo dipake nya ketat jadi enggak nyaman.

Untungnya aku enggak ngatur-ngatur, dan udah berlaku seperti kabel listrik :))

Reply
avatar
20 April 2015 at 16:43 ×

kembali ke kelas fisika nih...
belajar tentang pemuaian,,..

asal badan jangan ikut memuai huahuua

Reply
avatar
20 April 2015 at 17:42 ×

Kalau orang masang kaca jendela juga pakai prinsip yang sama kayak gini, kan, Bang? Harus ada jarak antara kaca jendela sama bingkainya. Pokonya menyediakan sedikit ruang agar si kaca bisa "bernapas".

Eh iya, berarti ini orang PLN bakalan paham banget sama prinsip memberikan kebebasan buat pasangannya, yak?
*buru-buru pergi ke PLN*

Reply
avatar
Iqbal Fauzan
admin
20 April 2015 at 18:57 ×

Bisa-bisa..
Ngomong2 gimana ya caranya nyari ide terus dikaitkan2 ke dalam masalah hubungan? -_-

Reply
avatar
21 April 2015 at 00:37 ×

Apanya yang kendur bang . .?? :v

Jadi intinya jangan terlalu posesif ya sama pasangan . .?? Makanya mantan gue dulu ninggalin gue soalnya gue terlalu ngekang sih. . padahal dulu, gue pikir ngurung dia di kandang besi adalah salah satu tindakan kasih sayang lo . . -_-
Ternyata salah . .

Reply
avatar
How Haw
admin
21 April 2015 at 01:21 ×

Burung aja tak suka dikekang, dia ingin terbang, ranting pun tak ingin patah, apalagi diriku, yang punya perasaan~

Reply
avatar
How Haw
admin
21 April 2015 at 01:29 ×

Ngapain ke kantor PLN? petugasnya rerata laki semuah. @@,

Reply
avatar
How Haw
admin
21 April 2015 at 01:32 ×

Iya, perhatian, tapi sama kabel listriknya doang. Masa iya pacaran ama kabel? memangnya aku chargeran apa. @@,

Reply
avatar
How Haw
admin
21 April 2015 at 01:50 ×

Hahaha...sampe segitunya. Dekati anak gadis tetangga aja, Bang, Terus, lilit badannya pake kabel. :-d

Reply
avatar
How Haw
admin
21 April 2015 at 01:51 ×

Untung nggak disangkain karena ngemil mulu. :D

Reply
avatar
How Haw
admin
21 April 2015 at 01:52 ×

Iya, sama.
Duh, yang baru selese ujian.

Reply
avatar
How Haw
admin
21 April 2015 at 01:53 ×

Kan mencegah lebih baik daripada mengaborsi. :D

Reply
avatar
How Haw
admin
21 April 2015 at 01:56 ×

((Lemak di pinggang)) kirain pemuaian yang lain.
Haha, iya yah. Aku juga dulu disuruh begitu, pas baru make jadi sering diledekin ama temen, saking besarnya. Ini udah kuliah, baju esempe aja masih ada yang muat. Antara bajunya yang ikutan memuai atau akunya yang nggak gede-gede. @@,

Reply
avatar
How Haw
admin
21 April 2015 at 02:04 ×

Kalo bisa, semuanya aja dilonggarin. :D

Reply
avatar
How Haw
admin
21 April 2015 at 02:07 ×

Iya, Mbak. Lagian, ustaz juga bilang gak boleh yang ketat-ketat. :ng

Reply
avatar
How Haw
admin
21 April 2015 at 02:11 ×

Gak ada kerjaan laen, bang. Makanya ngeliatin kabel aja. Haha, syukurnya, orang yang ke sini pada baik-baik semua. Gak ada yang suka ngatur-ngatur pasangan, wong banyak yang nggak punya. :D

Reply
avatar
How Haw
admin
21 April 2015 at 02:13 ×

Iya, gak bisa leluasa memuai. :ng

dengan kata lain, itu dibacanya, "Aku udah punya pasangan. Weekk." |o|

Reply
avatar
How Haw
admin
21 April 2015 at 02:14 ×

Kalo Mbak Nita selalu makan kayak yang diceritain di blognya itu, siap-siap aja entar memuai, Mbak. :ng

Reply
avatar
How Haw
admin
21 April 2015 at 02:23 ×

Iya. Harus ada jarak antara kaca dengan bingkai jendela. Belum mahram.

Coba aja dulu. Nysel mah belakangan. Kabar-kabari ya hasilnya. xD

Reply
avatar
How Haw
admin
21 April 2015 at 02:34 ×

*anak SMK*
Wa, nggak tau juga sih. Yang jelas, banyakin baca dan memperhatikan sekitar. Trus, tulis-tulis aja dulu, entar di saat nulis, bakal banyak ide yang bermunculan. Ambil satu.

Reply
avatar
How Haw
admin
21 April 2015 at 02:39 ×

Baunya. Kan banyak yang ngaku masih muda. Masih bau kendur.

Kamu pacaran ama tikus atau apah, Ka?

Reply
avatar
miftatoy
admin
21 April 2015 at 03:21 ×

Anjiiir, ini perumpamaan yang keren sumpah.

Reply
avatar
How Haw
admin
21 April 2015 at 04:45 ×

Lama nggak keliatan, Mif.... kapan bisa ledek-ledekan lagi kayak di JB? *komentari member di atasmu*

Reply
avatar
21 April 2015 at 10:15 ×

Cakep.. Dapet pencerahan nih gue!

Reply
avatar
21 April 2015 at 12:08 ×

oh jadi gitu toh alasannya..
gue baru tau ni.
gue kirain buat ayunan burung :(

keren.

Reply
avatar
Moh Alfian
admin
21 April 2015 at 13:11 ×

Kesimpulan, kalo mau pacaran awet harus di kendorin semua haha

Reply
avatar
21 April 2015 at 13:29 ×

Diksi yang digunakan adalah "belum mahram", berarti mereka bisa saja menjadi mahram ya, Bang?

Minta kabarin hasil apaan nih Bang? Orang ke PLN cuma bayaran listrik kok :')

Reply
avatar
21 April 2015 at 15:43 ×

Mudah-mudahan enggak bakal ada masalah kedepannya, sebab kalau membahayakan warga jelas ini sangat merugikan tapi menguntungkan bagi pihak PLN. Mudah-mudahan aja ada manfaat dari semua ini.

Artikelnya sangat beralasan sekali dengan adanya sumber referensi, makasih mas.

Reply
avatar
21 April 2015 at 23:25 ×

Artikel yang sangat menarik, yakni adanya kolaborasi filosofis tentang hubungan dalam bentuk kabel dengan relationship.... saya mau tanya kepada admin. apakah hal ini berlaku juga pada kabel yang ada didalam tembok? kalau saya di daerah malang.. kan cuacanya stabil? dan lagi... apakah radiasi tower listrik mempengaruhi perkembangan tumbuhan?

Reply
avatar
i Jeverson
admin
22 April 2015 at 00:21 ×

makanya, jangan cari pasangan yang over protektip gitu...
ah, sebenernya urusan kabel2 ini gue udah tau dari sd. dan makin diperdale waktu smp...
dan sekarang, udah cukup lupa. tapi sekarang inget lagi..

Reply
avatar
How Haw
admin
22 April 2015 at 01:28 ×

Bisa. Kalo bingkai jendelanya mau melamar si kaca.

Repot amat bayar ke kantor PLN segala. Kan bisa di kantor pos dan kantor-kantor kecil terdekat. ATM juga bisa. xD

Reply
avatar
How Haw
admin
22 April 2015 at 01:59 ×

Terima kasih. Abis mandi gini soalnya. ;) *ceritanya, orangnya yang dibilang cakep*
Pantesan, Kak. Wajahnya jadi keliatan cerah begitu.

Reply
avatar
How Haw
admin
22 April 2015 at 02:01 ×

Hahaha... kayaknya emang juga difungsikan untuk itu, Bang.

Reply
avatar
How Haw
admin
22 April 2015 at 02:02 ×

Apanya yang dikendorin? hahaha

Reply
avatar
How Haw
admin
22 April 2015 at 02:08 ×

Eng...e..e... Iya, sama-sama.

Reply
avatar
How Haw
admin
22 April 2015 at 02:20 ×

Tidak. Cukup dipasang biasa, lagian tak perlu ditegangkan. Toh tidak mengganggu secara visual. Pemasangan kabel dalam tembok tujuannya kan agar dinding terlihat rapi, dilindungi dengan pipa untuk perawatan dan kemudahan perbaikan. Jadi nggak perlu diterikkan. Pemuaiannya juga tidak begitu besar. Yang perlu dikhawatirkan itu faktor hewan yang bisa menggigitnya.

Wa... kalo masalah tower listrik (SUTET), sampai sekarang juga masih diteliti. Yang jaid pertanyaan saya, kenapa tumbuhan? Padahal yang lebih rentan itu manusianya. Yang jelas, energi listrik dan magnetik berpengaruh pada makhluk hidup. Makanya menara SUTET dianjurkan dibangun di tempat yang jauh dari permukiman. Kalo mau meneliti sih, coba tanam tumbuhan rambat di tiangnya, dan perhatikan perkembangannya. ^_^

Reply
avatar
How Haw
admin
22 April 2015 at 02:22 ×

Nggak ada orang yang overprotektif di awal perkenalan, Jef. Karena belom ada rasa memiliki. Tapi setidaknya, kita jangan jadi salah satunya. yang ngatur2 segalanya.

Reply
avatar
22 April 2015 at 05:22 ×

Untung kabel yang ada di tiang listrik; bukan kabel yang di rollan :D

Ipar gue pegawai PLN, pnates awer haha

Reply
avatar
Firstan Rude
admin
22 April 2015 at 09:26 ×

Ilmu memuai dan menyusut. Gue jadi inget cara bikin sepatu jadi lebar pas dipake sempit :))

Reply
avatar
22 April 2015 at 11:29 ×

Aku jadi keinget pelajaran SD dulu How. Soalnya bahasan kekgini melekat banget di memoriku. Cuma mungkin yang nggak diajarakan guruku dulu masalah mengatur pasangan. Soalnya nggak masuk dalam KBM. Coba dulu kalau guruku cerdas kayak kamu, pasti aku udah dapet pelajaran soal pasangan yang otoriter.

Reply
avatar
Dwi Nanoki
admin
22 April 2015 at 18:32 ×

Dimasukan bola bola kertas koran gitukah?

Reply
avatar
Beby Rischka
admin
22 April 2015 at 20:51 ×

Oh jadi kalok sama cewek sukak cuek gitu? Pantes jomblo :'

Reply
avatar
22 April 2015 at 21:01 ×

Sama kayak rel kereta juga, kan? Dikasih kelonggaran atau jarak gitu. Bisa aje Hawadis analoginya ke pasangan. Bagus gue orangnya liberal dalam hubungan. Nggak suka maksain harus SMS-an tiap menit. Lagian kalo dianya sibuk. Gue juga sibuk. Sibuk sama yang lain. WAKAKAKAKA!

Reply
avatar
How Haw
admin
23 April 2015 at 05:35 ×

Kalo aku perhatiannya ke cewek, entar yang merhatiin kabel siapa? @@,

Reply
avatar
How Haw
admin
23 April 2015 at 05:37 ×

Itukan rollan juga, tapi roll-nya gede.
Hahaha, mungkin. karena untuk awet, selalu memerlukan listrik. kulkas, misalnya.

Reply
avatar
How Haw
admin
23 April 2015 at 05:40 ×

Ka Dwi, kalo nggak salah, fungsi bola kertas itu untuk menjaga bentuk sepatu. Kalo untuk melebarkan sepatu yang sempit, biasanya pake hair dryer, atau plastik yang diisi air, dimasukin ke sepatu, trus bekukan dalem kulkas. Gak tahu deh kalo ada cara lainnya. Kalo caraku sih, biasanya menggunakan anggur sekilo. Caranya, jual anggur, dapet duit, beli sepatu baru yang pas.

Reply
avatar
How Haw
admin
23 April 2015 at 05:42 ×

Iya kali Pak anak esde diajarin tentang begituaaaaannnn....
Gak apa-apa Pak guru, lagian istrinya gak otoriter kan? :D

Reply
avatar
How Haw
admin
23 April 2015 at 05:45 ×

Iya, sama kayak rel kereta. apa aja bisa, Yog, kalo dipaksa-paksain. :D
Wa wa wa waaaa... bagus tuh. Perlu ditiru. :-d

Reply
avatar
Tomi Azami
admin
23 April 2015 at 18:36 ×

waalaikumsalam.
merhatiin kabel bisa jadi postingan yah.
berarti pemuaian bisa nyambung ke IPS ya. sosial, kebebasan, dan tak terkekang. tokcer banget dah.

Reply
avatar
How Haw
admin
24 April 2015 at 04:39 ×

Wkwkwk... iya, makanya entar kamu merhatiin kabel ajah. xD

Reply
avatar
Beby Rischka
admin
24 April 2015 at 07:44 ×

Jadi kabel lebih penting daripada cewek? ._.

Reply
avatar
oh andrian
admin
29 April 2015 at 11:52 ×

kalo terlalu kencang bahaya loh mas xD

Reply
avatar
How Haw
admin
13 June 2017 at 03:06 ×

Laiyaaa.. bisa putuuusss... :D

Reply
avatar

Berkomentarlah dengan baik, sopan, nyambung dan pengertian. Kan, lumayan bisa diajak jadian~ EmoticonEmoticon