Howhaw #224: [Fiksingkat] Jejak Sepatu ~ Production Haws

Howhaw #224: [Fiksingkat] Jejak Sepatu


fiksingkat


“Tuh liat! Jejak sepatuku gambarnya bintang.”

“Punyaku bentuknya gambar bola, lebih keren.”

“Bagusan punya aku, ada logo tulisan Nike-nya. Jelas mahalnya.”

Di sekolahku, bentuk pamer-pameran saat ini berupa jejak sepatu. Saat jam istirahat, teman-temanku akan berkumpul di samping kelas yang areanya belum diberi perkerasan. Masih tanah. Bergantian mereka menjejakkan sepatunya. Sambil masing-masing beropini bahwa jejak sepatunyalah paling bagus.

“Apaan, punyamu cuma bergerigi dan garis-garis doang. Mending jadi ban sepeda aja, hahaha.”

Semakin unik bentuk jejaknya, semakin tinggi pula nilai kebanggaan yang didapat. Aku tak pernah mau ikut pamer-pameran jejak sepatu begitu walau sudah diajak.

“Ngapain ngajak dia, jejak sepatunya kayak papan. Rata. Hahaha.”

Aku memang sudah lama tidak membeli sepatu. Alasnya memang sudah hampir rata. Namun, bukan berarti nggak ada jejaknya, masih ada bekas garis dan bentuk buletannya. Kemarin malam saja kulihat jelas sekali jejak sepatuku itu di pipi ibu setelah bertengkar dengan ayah.




Previous
Next Post »

10 Comments

  1. Replies
    1. Lebih sedih kalo sepatunya baru. pasti bekasnya lebih dalem.

      Delete
  2. Awalnya mau nebak nyeker, ternyata lebih mengejutkan. :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo nyeker, nggak enak dijadiin fiksi. enaknya dimakan ama soto.

      Delete
  3. Akhirnya ada fiksi lagi. Tapi surem ya, untung anaknya gak terinspirasi meninggalkan jejak di pipi temennya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dalam dunia anak kecil, apa2 yang dilihatnya itu memang bisa jadi contoh, tapi kalo dia tau itu sakit, dia nggak akan melakukannya ke orang.

      Saya bukan pemuja kekerasan, tapi memukul anak dengan penyapu itu bolehlah sesekali. Karena dari 5 anak orang yang penyayang ynag pernah saya jumpai, lima-limanya pernah memukul orang lain dengan gagang penyapu karena menganggap itu tidak akan menyakiti orang. (ini OOT tapi emang lagi kesel ama anak yg demen banget mukul orang)

      Delete
  4. Ini kalau dilanjutkan kayak twistnya bakal si anak mendaratkan sepatu yang sama di pipi ayahnya pas dia besar nanti.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apa hak anda mengatur-atur tindakan si anak?

      Delete
  5. Sepatunya sepatu balet atau sepatu bola?

    ReplyDelete

Berkomentarlah dengan baik, sopan, nyambung dan pengertian. Kan, lumayan bisa diajak jadian~