Howhaw #225: Berpikir Yang Aneh-Aneh ~ Production Haws

Howhaw #225: Berpikir Yang Aneh-Aneh


Assalamu’alaikum…

Program AI memang harus disempurnakan dulu sebelum robot diproduksi masal. AI itu semacam otak bagi robot, fungsinya untuk berpikir. Kalo robotnya gak punya program AI, pikiran robotnya bisa kosong. Kalo pikiran robotnya kosong, khawatir akan mengalami kesurupan. Kan, bahaya kalo robotnya minta kopi pahit. Bisa konslet. Rusak. Rugi besar.

Namun, untuk apa saya memikirkan hal aneh begitu? Kagak jelas. Mungkin ini akibat sakit leher tadi pagi. Bangun-bangun leher udah terasa ngilu. Kata embah saya, itu sakitnya karena salah bantal. Embah bilang, bantalnya harus dijemur dulu sambil sesekali dipukul. Saya bilang, saya tidurnya nggak pakai bantal. Berarti salah kasurnya, harus dijemur itu kasur dan sesekali dipukul-pukulin.

Masalahnya lagi, saya tidurnya juga nggak pake kasur. Ngampar begitu saja di ubin. Masa ini harus ngelepas dan ngejemur ubinnya sambil sesekali dipukul-pukulin? Tuh, kan, malah jadi memikirkan yang aneh-aneh lagi. Nggak penting banget. Nambah beban pikiran saja. Ini sering banget saya alami. Bahkan pada hal yang seharusnya disikapi dengan tenang.

aneh
1) Berpikir aneh-aneh terus

Misalnya, sedang mengalami musibah. Pikiran saya langsung memutar simulasi-simulasi kejadian tidak baik di masa depan. Sampai-sampai kamu turut mengingatkan untuk tidak berpikir yang aneh-aneh, kan. Terutama yang mengarah pada suudzon, entah itu buruk sangka pada masa depan atau buruk sangka kepada seseorang.

Apa itu pikiran yang aneh-aneh?
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, aneh adalah sesuatu yang berbeda dari hal yang biasa kita lihat atau dengar, ajaib, terasa ganjil. Aneh-aneh diartikan sebagai macam-macam, yang maksudnya sesuatu yang ganjil dan cenderung tidak diinginkan orang lain. Berpikir yang aneh-aneh atau macam-macam seringkali dilarang karena dikhawatirkan bisa menurunkan mental orang tersebut, walo bagi beberapa orang justru berlaku hal sebaliknya.

Berpikir aneh-aneh, walo banyak yang tidak menganjurkan, sebenarnya bisa menjadi pengantar ilmu baru atau kebenaran yang baru. Misalnya saja saat ada kejadian kemalingan. Banyak orang yang menyikapi hal tersebut sebagai teguran dari Tuhan atas kelalaian kita. Kurang sedekah kalo pake bahasa sindiran.

aneh
2) Kurang sedekah~

Coba kita berpikir aneh-aneh tentang hal tersebut. Kita kemalingan. Berarti ada orang yang mencurinya. Mencuri atau mengambil hak orang lain itu perbuatan terlarang, dosa, haram. Terus orang yang sungguh baik menganggap itu sebagai teguran dari Tuhan karena kurang sedekah. Padahal sedekah itu hukumnya sunnah, dilakukan sangat bagus, tapi kalo nggak dilakukan ya nggak apa-apa. Coba gabungin, gimana ceritanya Tuhan menegur tindakan kita (yang kurang sedekah dan hukumnya nggak apa-apa) itu dengan cara mengizinkan orang lain melakukan tindakan terlarang? Gimana ceritanya?

Namun, kalo kalian mengutarakan itu, kalian akan dianggap ingkar. Menentang takdir Tuhan. Bahkan bisa saja dianggap menista. Karena dasar dalam menjalankan ajaran itu adalah berpikir positif. Pasti akan diganti yang lebih baik.

Orang yang berpikir aneh-aneh tidak akan bisa menerima begitu saja
Larangan untuk berpikir aneh-aneh itu bukan hanya tentang penurunan mental diri saja, melainkan juga agar orang tersebut bisa menerima apapun doktrin yang dberikan. Mencegah berpikir kritis. Memang, dari segi ajaran dan etika itu sangat begus, ikhlas dan “ridho” menerima apapun yang dialaminya. Dibayar kecil dari yang seharusnya dengan alasan yang belum jelas, iya aja. Menunggu saat janjian berjam-jam padahal yang ditunggu enggan-engganan ketemu, pas datang bilang macet, oh iya nggak apa-apa. Kalo berpikir aneh-aneh, pasti udah menuntut yang seharsnya, kan? Mending larang aja dengan ucapan, “Jangan berpikir yang aneh-aneh, deh.”

Karena memang, orang yang berpikir aneh-aneh, selalu saja mempertanyakan perihal kenapa begini, kenapa begitu dan disambung dengan pertanyaan “bagaimana jika nanti…”. Misalnya tentang pribahasa “sepandai-pandainya tupai melompat, pasti akan terjatuh juga”. Itu kan artinya orang yang pandai pun, pasti akan mengalami kesalahan, kan. Udah.

aneh
3) Apa semua tupai ditakdirkan jatuh?

Namun, kalo kita pikirkan dengan cara aneh, ada aja yang jadi persoalan. Kenapa yang jadi contoh itu tupai? Karena tupai memang jago melompat. Terus, kenapa dikasi label “pasti jatuh”? Apakah sudah ada penelitiannya bahwa semua tupai pasti mengalami jatuh saat melompat dalam siklus hidupnya? Bagaimana jika ada tupai yang sejak lahir sampai meninggal tidak pernah jatuh saat melompat? Bukankah nanti pribahasa tersebut akan membawa citra buruk bagi penerus tupai? “Sudah, Nak, nggak usah latihan lompat, toh, walo kita lompatnya selalu benar, tetap akan dianggap pasti jatuh, kok. Sembarangan aja.”

Kalo berpikir aneh saja dilarang, tentu tindakan aneh-aneh juga nggak boleh, dong
Jelas. Makanya tiap mau pergi atau keluar rumah suka ada pesan itu yang berbunyi, “Jangan melakukan yang aneh-aneh, ya!” Apa itu tindakan yang aneh-aneh? Tentunya suatu tindakan yang di luar kewajaran. Seperti kumpulan kenakalan remaja, miras, mabuk-mabukan, challenge-challenge yang berbahaya, atau tindakan yang nggak jelas lainnya.

Bahkan kamu yang melarang saya untuk tidak berpikir aneh-aneh juga malah melakukan tindakan yang aneh-aneh. Bisa-bisanya kamu mengajak menyaksikan pertunjukan air mancur yang dimulainya pukul 17.45. Namun, pada pukul 17.30, kamu mengajak pulang. Mulai juga belom. Pernah juga kamu mengajak pergi ke kebun binatang ragunan. Setelah perjalanan jauh dan macet berjam-jam, akhirnya sampai. Setelahnya? Langsung ngajak pulang. Kurang aneh apa coba?

Makanya…
Saya sepertinya nggak bisa mengikuti saran kamu untuk tidak berpikir yang aneh-aneh. Karena dalam pikiranku juga isinya kamu, kamu lagi, kamu lagi. Padahal kamu sendiri itu aneh. Sehingga, jika (kamu) = aneh, maka:

Kamu = aneh
Aku memikirkan kamu = aku berpikir yang aneh
Aku memikirkan kamu, kamu, kamu terus = Aku berpikir aneh, aneh, aneh terus

Mana bisa berhenti kalo tentang itu.







Sumber gambar:
1) https://www.merdeka.com/sehat/selain-stres-ini-4-gangguan-kesehatan-akibat-suka-berpikir-negatif.html
2) https://soloraya.solopos.com/read/20130822/493/440292/pencurian-klaten-3) tiga-kali-kemalingan-kali-ini-pns-pemkab-klaten-kehilangan-30-gram-emas
3} http://www.katamami.com/archives/203
Previous
Next Post »

13 Comments

  1. Bangke. Kirain ini anjuran keras supaya jangan negative thinking dan aku sangat antusias bacanya karena aku akhir-akhir ini makin sering negative thinking, Haw.

    Ternyata... ah endingnya sweeet. Romantis gitu ya aku bacanya. Kok aku jadi ngerasa nggak papa ya kalau aku mikir aneh-aneh dan negative thinking mikirin si pacar mulu wkakakakaka~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku malah lebih menganjurkan untuk negative thinking malah kan... apa itu kedamaian kalo hanya kita yang disakiti.

      Anda mulai tercuci otak wahai Khairunnisa. ahahahah...

      Delete
  2. Sampe kesel ngomongin tupai yang dituduh bakal jatuh juga (!-_-)
    Gak apa-apa melakukan hal aneh asalkan gak merugikan, kalo anehnya sebatas itu kan malah jadi berkesan, iya gak sih?

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah, apalagi tupainya kan... klannya diremehkan mulu.

      tergantung orang yang menanggapi/menemani, kalo dianya juga aneh, yaudah, klop.

      Delete
  3. Kalau manusia tidak berpikiran yang aneh-aneh, justru malah jadi aneh.

    ReplyDelete
  4. Anying curhat.

    Gue juga termasuk orang yang suka mikir aneh-aneh (yang bukan kamu, tentu saja), Haw. Saking anehnya, sampai pernah diliatin lompat-lompat aneh sama tupai. Aneh banget kan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sesekali doang, Bang...

      kamu mikir aneh. tupai liatin. Gimana bisa tupainya tau pikiran kamu? ini cenderung serem sih tupainya.

      Delete
  5. Mikir aneh-aneh versiku:

    Kena musibah kecipratan genangan air karena mobil brio nyalip dengan ngebut.

    Sisi malaikat: gapapa mungkin yang nyetirnya buru-buru karena anjingnya mau melahirkan

    Sisi iblis: bangsat kau dasar anjing semoga kau nabrak pedagang sayur kol

    Gitu, Haw.

    Ngemeng-ngemeng, kok lama banget gak nongoool ke mana aja woy.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya sangat mendukung sekali si iblisnya.

      Lagi males dengan kehebohan media internet. udah nggak instal medsos lagi. entaran aktif lagi kalo perlu.

      Delete
  6. mikir positif aja deh daripada yang aneh-aneh sob :)

    ReplyDelete

Berkomentarlah dengan baik, sopan, nyambung dan pengertian. Kan, lumayan bisa diajak jadian~ EmoticonEmoticon