Howhaw #127: Antara Hafal dan Paham ~ Production Haws

Howhaw #127: Antara Hafal dan Paham

Assalamu’alaikum…

“Eh Haw, walau nggak hafal, yang penting kita paham. Begitu.”

“Elu paham nggak makna mencintai?”

“Ya paham lah.”

“Trus, kenapa sering selingkuh?”

“Itu dia. Gue paham mencintai, tapi nggak hafal wajah pacar sendiri.”

Saya tidak tahu siapa yang memulakan untuk membanding-bandingkan antara hafal dan paham. Yang jelas, akibat perbandingan tersebut, banyak orang yang mulai ogah menghafal sesuatu atau ogah memahami sesuatu. Selalu saja beralasan ‘yang penting kan paham’ atau ‘tapi aku hafal kok’.

Menurut KBBI, hafal berarti bisa mengucapkannya tanpa melihat teks atau masuk ingatan dengan jelas. Sedangkan paham berarti mengetahui dengan benar. Kedua hal tersebut sesungguhnya sangat berkaitan, saling memerlukan dan saling memudahkan.

hawadis howhaw

Di film 3Idiots, pernah dikatakan bahwa belajar (menghafal) tanpa memahami maknanya hanyalah kesia-siaan belaka. Memang benar, tapi saya tidak sepenuhnya setuju. Sejak kecil, saya sudah diajarkan untuk rajin menghafal, seperti menghafal huruf, angka, nama, atau sekadar hafal pukul berapa film kartun tayang di tipi.

Namun, bukan berarti paham tidak diajarkan. Karena sejak kecil juga kita diajarkan untuk memahami cara menggunakan peralatan di rumah. Seperti fungsi dan cara menggunakan kompor, menyalakan tipi sampai memahami kenapa remot harus diketok-ketokkan ketika mulai tidak berfungsi.

“Haw, gue hafal sih tingkah bokap. Kalau remot tipi ngadat, dia pasti mengetok-ngetokkannya. Tapi gue gak paham kenapa mesti diketok.”

“Oh, itu. Elu kalau nangis atau nggak nurut waktu disuruh ama bokap, elu diapain biar sadar?”

“Dipukul pake rotan.”

“Nah, itu. Remot juga gitu. Cuma bedanya, remot cukup dengan diketok.”

Lantas, jika terpaksa harus memilih salah satu, mana yang lebih baik untuk dipilih?

Tergantung persoalan yang dihadapi. Semisal persoalannya hanya sebatas soal Matematika sederhana 4 x 6. Memilih yang mana pun sama saja, yang hafal maupun yang paham akan menjawab 24. Cuma, saat ditanya kenapa bisa hasilnya 24? Orang yang hafal hanya diam, sedangkan orang yang paham akan menjelaskan bahwa 4 x 6 berarti 6+6+6+6 sehingga hasilnya adalah 24.

Namun, bagaimana kalo persoalannya tentang rahasia pribadi? Tentu kita memiliki akun di media sosial, forum maupun situs internet lainnya. Kita pasti paham bahwa untuk mengakses hal tersebut memerlukan kode khusus. Kita juga pasti paham bahwa perangkat yang kita gunakan juga bisa menyimpan kode khusus tersebut secara otomatis. Bagaimana kalau perangkat yang kita gunakan tersebut mendadak rusak atau hilang sedangkan kita harus mengakses suatu situs?

Jika kita tidak hafal dengan kode khusus tadi, maka kita hanya bisa berharap agar perangkat yang rusak tersebut bisa digunakan kembali. Begitu pun dengan nomor kontak pada perangkat seluler. Bagaimana kalau mendadak rusak sedangkan kita hanya bisa menggunakan telepon umum?

Sejatinya, hafal dan paham tidak pantas untuk dibanding-bandingkan karena memang saling melengkapi. Bukankah dalam beribadah kita diajarkan untuk menggunakan keduanya? Misal dalam salat, selain kita harus paham maksud dan tujuannya, kita juga diharuskan hafal bacaannya.

Hafal bacaan salat, tapi nggak tahu makna dan tujuannya buat apa, ya sia-sia. Paham makna dan tujuannya salat, tapi nggak hafal bacaannya, ya pas mau melaksanakan malah bingung. Ujung-ujungnya malah ngomong, “Yang penting niat.”

Orang bilang banyak sekolah yang mengajarkan untuk menghafal tanpa memahami. Sehingga banyak muridnya yang tidak berpikiran maju. Namun, sampai sekarang saya tidak menemukan sekolah tersebut. Justru anak sekolah (tingkat SD) yang saya temui malah kebanyakan paham dan tidak hafal. Buktinya ketika saya tes untuk menghitung 8x7, mereka membuat coretan dengan menulis angka 7 delapan kali lalu menjumlahkannya.

Bahkan di semua sekolah, setiap selesai mengajar pasti gurunya akan menanyakan “Sudah paham?” bukan “Sudah hafal?”. Berarti, kebanyakan sekolah hanya mengajarkan untuk paham tapi tidak menghafal. Makanya muridnya tidak berpikiran maju. Udah paham, terus lupa.


Jadi, masih mau mempermasalahkan lebih baik yang mana antara paham dan hafal?



Sumber Gambar:
https://www.tribunnews.com/metropolitan/2012/09/11/sungai-penuh-sampah-di-kramat-jati-ganggu-kehidupan-warga
Previous
Next Post »

38 comments

Click here for comments
27 December 2014 at 06:17 ×

bagus artikelnya mas howhaw, saya setuju sekali.. makna dalam artian paham memang erat kaitannya dengan menghafal, pendidikan usia dini seharusnya lebih mengerti menempatkan posisi antara menghafal dan memahami, dan sebenarnya kita semua ini bukan bodoh, namun kita di bodohkan oleh sebuah 'sistem'

Reply
avatar
27 December 2014 at 07:43 ×

Anjir ini gue kenapa jadi mabok sendiri ya bacanya. Hahaha. Well, gue kalo di sekolah atau kampus, biasanya memahami, soalnya males menghapal. \:p/

Reply
avatar
27 December 2014 at 08:07 ×

Dua-duanya melengkapi, sih. Tapi gue lemah di hafalan, makanya gue jadi penganut yang-penting-paham :/

Reply
avatar
27 December 2014 at 08:11 ×

Iya, emang berkaitan. Ada urutannya da. Ga tau paham duluan atau hafal yang duluan.

Reply
avatar
27 December 2014 at 10:09 ×

wihhh. lagi lagi nih artikel lo menambah pengetahuan dari sudut pandang baru buat gua. keren haw. kalau antara pembandingan "mengerti" dan "memahami" mungkin bisa dibuat artikel juga.

kayak, "mengerti cewek itu susah. tapi memahami mereka mudah"

Reply
avatar
28 December 2014 at 00:50 ×

Dari pertama baca judulnya sih gue lebih memilih paham, secara kalau hafal tapi gak paham, kan percuma, setelah baca artikelnya ternyata dianalogikan dari berbagai sudut pandang.
disini gue belajar kalau menilai sesuatu jangan dari satu sudut pandang

Reply
avatar
How Haw
admin
28 December 2014 at 01:02 ×

Iya, kayaknya begitu. lagian, kalo keduanya bermanfaat, kenapa mesti memilih salah satu.

Reply
avatar
How Haw
admin
28 December 2014 at 01:04 ×

Yap, manfaatkan maksimal yang kita bisa. lagian, kalo menghafal tapi diiringi sikap gak mau juga gak bakalan hafal. @@,

Reply
avatar
How Haw
admin
28 December 2014 at 01:06 ×

Gak ada masalah juga mau menghafal atau memahami. Asal jangan dijadikan alasan untuk merendahkan orang lain. Itu aja sih maksudnya.

Reply
avatar
How Haw
admin
28 December 2014 at 01:08 ×

Kalo di tingkat dasar, biasanya disuruh hafal dulu. Baru kemudian disuruh memahami, sehingga ditingkat selanjutnya kita bisa membuat/mengembangkan hal yang baru dari yang sudah dipahami tadi.

Reply
avatar
How Haw
admin
28 December 2014 at 01:10 ×

Ah elu Man. palingan juga udah tau isi artikel yang kayak gini sejak lama. cuma gak lu tulis aja di blog lu. eh, tapi kalo disuruh membahas tentang memahami dan mengerti, gue angkat tangan deh. apalagi tentang cewek. cetek ilmu gue.

Reply
avatar
How Haw
admin
28 December 2014 at 01:16 ×

Hahaha, setiap orang di masa ini juga pasti milih itu, gak tau kenapa. padahal mereka gak dilarang kok untuk melakukan keduanya.

Reply
avatar
28 December 2014 at 08:33 ×

Hafal dan Paham adalah 2 hal yang terpisahkan, layaknya aku dan kamu yang selalu harus bersama #ea...

Reply
avatar
Beby Rischka
admin
28 December 2014 at 14:19 ×

Hahah.. Bisa-bisanya lupa ngapal mukak pacar.. Koplak :P

Reply
avatar
28 December 2014 at 17:54 ×

kalimat pembukanya keren :)
haha yang pas sholat kocak, hafal tapi nggak tau tujuannya.
gue sih hafal lumayan, paham juga lumayan. saling mengkombinasi gitu, kecuali matematika dan itung-itungan seperti AK dan keuangan, gue nggak akan hafal rumus dan paham, gue lemaaahh

Reply
avatar
How Haw
admin
29 December 2014 at 01:47 ×

Emang koplak, tapi sering kejadian. :p

Reply
avatar
How Haw
admin
29 December 2014 at 02:07 ×

kalo kayak rumus mah gak usah dihapal, tapi dipahami. tapi kalo kayak nama tumbuhan, hewan dan nama-nama yang lain, itu perlu.

Reply
avatar
29 December 2014 at 02:49 ×

Jujur kalo aku pribadi lebih kearah 'paham' daripada 'hapal'. Pernah kejadian nyobain hapal pidato bing yang ada malah lupa semua, kacrut.

Reply
avatar
How Haw
admin
31 December 2014 at 01:55 ×

Sesuaikan dengan kemampuan diri sih, sering dilatih juga, asal jangan sampai menjelekkan salah satunya. :-d

Reply
avatar
Beby Rischka
admin
31 December 2014 at 08:29 ×

Saking banyaknya pacar? :P

Reply
avatar
31 December 2014 at 18:47 ×

Intro tulisannya ngenak kali mas, terharus. hiks :(

Reply
avatar
3 January 2015 at 01:58 ×

Bang Haw, ada emot dua jempol gak di blognya? Ini keren, saya mau kasih dua jempol.

Reply
avatar
4 January 2015 at 16:28 ×

jleb banget lah, kalau shalat ga paham makna bacaannya, sama aja kosong...
aslinya, gue gitu T_T

gue termasuk orang yang paling males menghapal, kecuali cuma itu jalan biar gue bs 'hidup'. gue belajarnya lebih ngena kalo liat kasus depan mata, pasti dah paham dan ingat~
semoga 2015 penuh dengan kesuksesan ya!!

Reply
avatar
How Haw
admin
13 January 2015 at 01:12 ×

Masa sih bikin haru? @@,

Reply
avatar
How Haw
admin
13 January 2015 at 01:15 ×

pake yang satu aja, trus entar difotokopi.

Reply
avatar
How Haw
admin
13 January 2015 at 01:20 ×

paham sendiri sebenarnya juga dibentuk oleh sistem hafal. karena hafal itu maknanya gampang mengingat, sehingga saat mempelajari sesuatu/memahami sesuatu, kita akan berpikir, "aku tahu ini, pasti caranya begini kan..." dengan kata lain, dalam paham terdapat hafal. entah itu hafal bentuknya, hafal cara/prosesnya atau hafal yang lainnya.

Reply
avatar
Deva Fredeva
admin
16 January 2015 at 15:30 ×

Setujuuu. Bermanfaat ini tulisannya mas. Anyway, baru pertama kali main kesini nih. Salam kenal ya. :))

Reply
avatar
anna gilbert
admin
22 January 2015 at 15:54 ×

tarif roaming

lebih mudah memahami ketimbang menghafal... cuma mungkin banyak yg berfikir bahwa menghapal itu lebih keren (y) wakakakakaka

Reply
avatar
How Haw
admin
23 January 2015 at 02:13 ×

Iya, salam kenal juga Dev.

Reply
avatar
How Haw
admin
23 January 2015 at 02:16 ×

padahal dua-duanya sama-sama baik, nagpain milih salah satu sih? kan gak dilarang kalo make keduanya. tapi bentar, Anna Gilbert? kamu ke sini gak bermaksud ngajakin aku berjilbab kan?

Reply
avatar
Dani Maulana
admin
27 January 2015 at 12:36 ×

Gimana kalau objeknya Al-Qur'an ? Selain kita harus faham kita juga harus hafal. Nah lo gak bisa milih nih

Reply
avatar
How Haw
admin
3 February 2015 at 00:43 ×

kasusnya sama kayak bacaan salat di atas. Lagian juga gak disuruh milih kan. Lakuin aja keduanya.

Reply
avatar
27 February 2015 at 15:11 ×

Banyak yang tidak paham sebenarnya mas bro...menghafal emang mudah tapi untuk memahami itu yang sulit...

Reply
avatar
How Haw
admin
28 February 2015 at 00:06 ×

Memang, namun karena keduanya sangat penting dalam kehidupan, kita memang harus melakukan keduanya dengan penyesuaian situasi. :)

Reply
avatar

Berkomentarlah dengan baik, sopan, nyambung dan pengertian. Kan, lumayan bisa diajak jadian~ EmoticonEmoticon