Howhaw #62: Creative, The Legend of Dutch ~ Production Haws

Howhaw #62: Creative, The Legend of Dutch


Assalammu’alaikum....

Angin terus berhembus menerpa badan saya dengan kencangnya, padahal diluar tidak sedang badai.
*ya iya lah, saya kan pake kipas angin, hehehe...*
Ngomongin tentang angin, saya jadi kepikiran tentang kincir angin, dan kalau sudah mikirkan kincir angin pasti pikiran selanjutnya adalah Belanda...

Dan, taukah kalian? Belanda merupakan negara yang dihuni oleh orang-orang yang kreatif. Mereka selalu memiliki pemikiran yang unik bahkan cenderung gila.
*gila atau kreatif sih?, yang jelas donk Dis!*
Iya iya, kata dosen saya, orang yang kreatif adalah orang yang memiliki pemikiran bebas layaknya orang gila berpikir. Nah, orang-orang Belanda juga begitu, mereka memiliki pemikiran yang gila. Coba deh bayangin, pada mulanya negara Belanda adalah negara yang sebagian besar tanahnya berada di bawah permukaan laut, akibatnya mereka kesulitan untuk melakukan perkembangan negaranya. Akan tetapi mereka mulai bertanya pada diri mereka sendiri, bagaimana caranya agar air laut yang menggenangi sebagian besar wilayah mereka berkurang? “Mengurasnya!” itulah pemikiran gila yang mereka lontarkan. Coba pikirkan, memangnya bisa air laut dikuras? Tidak. Tapi orang-orang Belanda membuktikannya bahwa air laut dapat dikuras, tidak dengan ember, tidak dengan tangki melainkan dengan kincir angin. 

hawadis howhaw
Mereka mengetahui bahwa air yang menelan lahan mereka berasal dari laut. Mereka mempelajari bahwa laut juga memberikan angin (angin darat pada malam hari dan angin laut pada siang hari). Kemudian mereka menemukan ide, memanfaatkan angin laut untuk mengalahkan air laut. Sungguh kreatif, menyelesaikan masalah tanpa masalah, *bukan Dis, itu sih pegadaian*, iya ya, maksud saya menyelesaikan masalah dengan memanfaatkan masalah tersebut.

Dengan menggunakan kincir angin dan tenaga angin tentunya, mereka memindahkan air laut serta mendorongnya ke lautan kembali sehingga terbentuklah daratan yang lebih luas (polder).  Hasilnya, sekarang belanda memiliki daratan yang lebih luas dan memiliki objek wisata yang menarik yaitu kincir angin itu sendiri, sungguh keuntungan ganda yang hanya bisa diperoleh melalui kreatifitas.
Orang Belanda memang kreatif dan inovatif. Kincir angin tersebut merupakan hasil pemikiran kreatifitas mereka di waktu yang lampau.
*Hah? Lampau? Kalau dulu saja sudah se-kreatif itu, bagaimana sekarang ya, ckckck?*
Di waktu modern ini, kreatifitas mereka tak pernah surut bahkan semakin berkembang dengan banyak sekali penemuan inovatif yang mereka hasilkan. Salah satunya adalah Vibration Energy.

Vibration energy adalah suatu metode inovatif produksi energi dari sebuah getaran di jalanan sehingga bisa digunakan sebagai energi alternatif. Sungguh kreatif, di jurusan kuliah yang saya ambil, arsitektur, getaran yang ditimbulkan oleh kendaraan di jalan harus diminimalisir, disingkirkan atau dihilangkan sehingga tidak mengganggu kehidupan manusia di sekitarnya. Tetapi, ilmuwan Belanda malah berkata lain, mereka mengeluarkan pertanyaan, ‘apa getaran tersebut harus dihilangkan?’ ‘Tak bisakah dimanfaatkan?’.

hawadis howhaw
Berangkat dari pertanyaan tersebut, mereka melakukan suatu penelitian dan percobaan, dan pada klimaksnya, ahli riset Belanda dari Tauw dan University of Twente berhasil menunjukkan bahwa getaran yang dihasilkan kendaraan di jalanan dapat menghasilkan tenaga listrik. Penelitian tersebut berhasil dilakukan pada jalan raya N34 dekat Hardenberg di Belanda bagian timur menggunakan material piezoelectric .

Seperti Avatar Aang yang mengendalikan berbagai elemen dengan takdir kekuatan, Belanda juga dapat mengendalikan berbagai aspek dengan kreatifitas. Two thumps...eh, enggak, eight thumps lah buat Belanda, meski saya harus pinjam jempol teman saya. Hehehe..
Previous
Next Post »

0 comments

Click here for comments

Berkomentarlah dengan baik, sopan, nyambung dan pengertian. Kan, lumayan bisa diajak jadian~ EmoticonEmoticon