Howhaw #163: Tulisan Afi Nihaya Itu Biasa Saja

Assalamu’alaikum…

Pertama-tama saya haturkan syukur di hari tanpa tembakau ini, bapak saya sudah dua tahun berhenti merokok. Dulunya, beliau susah banget buat diminta untuk berhenti. Paling lama cuma tiga hari. Pernah saya anjurkan menggantinya dengan cokelat atau buah-buahan secara perlahan, tapi tidak ada yang berhasil. Suatu hari, beliau sering pegal-pegal, batuk dan membuat tidurnya terganggu. Hal tersebut berlangsung cukup lama.

Howhaw #162: Masalah Hidup Ini Hanya Tentang Bertahan Hidup

Assalamu’alaikum…

Perjalanan hidup manusia di dunia tak selalu lancar dan menggembirakan. Akan selalu ada masalah, masalah dan masalah. Masalah tersebut bisa membuat kita menjadi terpuruk atau juga bisa menjadi lebih baik. Namun, sebenarnya kenapa, ya, kita diberi masalah?

Howhaw #161: Mau Membuat Bahagia dan Menjaga Perasaan Orang Lain? Tetaplah Jelek, Tetaplah Rusak!

Assalamu’alaikum…

Dalam menjalani kehidupan, tentunya tak akan lepas dari hubungan sosial. Berinteraksi dengan orang lain merupakan kebutuhan tiap manusia. Selain membuat indera dan pikiran makin baik, bersosialisasi juga bisa menciptakan keadaan yang membuat manusia makin bersyukur dan bahagia secara rohani. Saling tolong menjadi faktor penting dalam hal tersebut. Karena jika salah satu mengalami kesulitan, teman sosialisasinya bisa membantunya. Sehingga timbul perasaan haru dan meningkatkan kebahagiaan.

Fiksi Kilat: Kejutan

“Keluarga Pak Ryan lagi pulang kampung, Dek. Besok subuh baru pulang, karena paginya memang harus masuk kantor.”

Begitu kata tetangga Audina ketika mengobrol denganku yang terus menunggu di luar pagar rumahnya. Aku menunggunya datang untuk memberikan kejutan sambil menungu di dalam mobil. Sebelumnya aku mengabarkan sedang pergi ke luar kota untuk waktu yang cukup lama.

“Adek nggak mau menunggu di rumah saya saja? Ada kamar yang kosong, kok. Kayaknya malam ini bakal hujan gede, ini anginnya juga mulai kenceng,” ucap tetangganya lagi yang tinggal di seberang rumahnya. Aku menolak dengan halus.