V-sika #18: Mengapa Saat Mencuci Pakaian Harus Menggunakan Detergen?

Assalamu’alaikum...

Berkegiatan sepanjang hari, terutama dengan melakukan aktivitas yang menyebabkan pakaian penuh noda, bisa menciptakan kerepotan lainnya. Pakaian menjadi kotor. Mau nggak mau kita harus mencucinya agar memiliki baju yang bisa dipakai di hari berikutnya. Untuk mencuci pakaian kotor tersebut, kita disarankan atau diajarkan untuk menggunakan detergen agar kotoran yang menempel pada pakaian menghilang. Lalu, pernahkah kalian berpikir, kenapa mencuci baju mesti menggunakan detergen? Apakah tidak bisa jika hanya menggunakan air saja?

fisika
Cuci yang kotor, yang bersih dipake aja
Sebelumnya, kita harus mengetahui lebih dulu tentang noda pada pakaian. Noda tersebut disebabkan oleh berbagai hal seperti debu, lumpur, kecap atau keringat. Zat tersebut menjadi noda pada pakaian karena pakaian terdiri dari berbagai serat kain. Serat-serat kain memiliki ruang yang sangat kecil, dan di sanalah letak noda tersebut.

Air sendiri memiliki sifat tarik-menarik antarpartikelnya yang menyebabkan terjadinya fenomena tegangan permukaan. Yaitu fenomena terciptanya lapisan tipis yang tegang di permukaan air yang terkumpul. Karena fenomena ini, air akan lebih tertarik untuk menyatu dengan partikel air lainnya dibandingkan untuk masuk ke celah sempit seperti serat kain.

Karena kotoran (noda) berada di ruang antar serat kain, sedangkan air memiliki fenomena tegangan permukaan, maka mencuci dengan air saja tidak akan bisa membersihkan noda dengan sepenuhnya. Air terlalu kental untuk masuk ke dalam serat kain.


fisika
Air tertahan di permukaan serat
Untuk membersihkan kotoran yang berada di antarserat kain tersebut, maka diperlukan sesuatu yang bisa menurunkan tegangan permukaan air. Nah, untuk hal inilah detergen digunakan. Dengan menggunakan detergen, maka air akan lebih encer karena tegangan permukaannya menurun. Prosesnya, saat detergen dicampurkan dengan air dan terlarut, gaya tarik-menarik antarpartikel air jadi berkurang. Hal ini menyebabkan air akan masuk ke dalam serat kain dan membasuh kotoran yang ada di sana. Saat kotoran sudah terbilas atau terangkat, maka pakaian yang tadinya kotor menjadi bersih.


fisika
Setelah diberi detergen, air bisa masuk dalam serat kain
Yang perlu diingat, detergen itu hanya berguna untuk menurunkan tegangan permukaan air. Nggak bisa dipake buat menurunkan ketegangan saat ujian. Apalagi untuk menurunkan ketegangan saat melihat pacar bermesraan dengan orang lain. Tapi kalo untuk meningkatkan, sih, bisa. Detergennya dicampur air dan siramkan ke muka mereka. HIH, KZL.

****
Lalu, kenapa kalo orang terikat hubungan, mesti pake laporan tiap hari?

Pernah, kan, terpikir begitu? Kok jadi kayak punya satpam, ya, dibandingkan punya pacar. Lagi ini, laporan. Ngerjain ini, ngelapor. Berdasarkan keheranan tersebut, dilakukanlah survey terhadap beberapa pasangan (khususnya yang cewek).


fisika
Bang, kabarin, Bang!
Ketika melakukan aktivitas yang berbeda, orang yang memiliki pasangan akan didekap oleh kerinduan. Sedang menjalani ketidakbersamaan menimbulkan pikiran-pikiran dan praduga yang meresahkan. Hatinya akan menjadi tidak tenang. Penuh kekhawatiran dan kecemasan. Kotor lah kalo dimisalkan dengan pakaian.

Untuk menghilangkannya, orang-orang akan menganjurkan untuk berpikir positif. Sehingga kecemasan yang timbul akan berkurang. Iya, berkurang. Bukan hilang. Karena pada umumnya, perempuan lebih menggunakan hati atau perasaannya. Saat disuruh berpikir positif, maka kecemasan dalam pikirannya lah yang menghilang. Sedangkan kecemasan di hati atau perasaannya masih ada. Sehingga akan timbul ketegangan. Ya, seperti noda yang berada di serat kain dan tidak bisa dijangkau air tadi.

Untuk menghilangkan kecemasan dan kekhawatiran tersebut, dibutuhkan sesuatu yang bisa mengencerkan ketegangannya. Nah, di sinilah fungsi “ngabari” tersebut. Dengan memberi kabar, maka pikiran postif akan menjangkau perasaannya juga. Ketegangannya menghilang, sehingga kecemasan dan kekhawatirannya terangkat dari hatinya.

Jadi, jangan lupa ngabari pasangannya, ya, kalo lagi nggak bersama.

“Yank, kamu lagi apa?”

“Lagi terbaring di jalan, Yank, kena tabrak lari barusan.”

“Oh, yang semangat ya baringnya! :)”



fisika
“Ilmu tentang menurunkan tegangan permukaan air dengan detergen memang tidak bisa dipake untuk membeli somay. Tapi dengan ilmu tersebut, kita jadi tahu kenapa mencuci harus menggunakan detergen dan bukan pake kuah somay.”

Salam V-sika
(Baca: Peace-sika)



Referensi dan Sumber Gambar:
https://detektif-fisika-doni.blogspot.co.id/2012/09/mengapa-mencuci-pakaian-harus-pakai.html
http://www.fashiontrendy.id/sudah-cuci-baju-sendiri-belum-ini-dia-5-trik-dalam-mencuci-baju/
https://www.kaskus.co.id/thread/549a711e12e257c7548b456b/invasi-kebebasan-oleh-pacar-curhat/

Previous Post
Next Post

Oleh:

Terima kasih telah membaca artikel yang berjudul V-sika #18: Mengapa Saat Mencuci Pakaian Harus Menggunakan Detergen? Apabila ada pertanyaan atau keperluan kerja sama, hubungi saya melalui kontak di menu bar, atau melalui surel: how.hawadis@gmail.com

30 comments:

  1. eeaaaa yang belakang curcol. tapi penjelasannya cukup membuat aku ngerti kenapa pake diterjen dan kenapa gak pake sabut kelapa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dikit. hihihi... yakwa... sabut kelapa... dipake nyuci pakaian... sabutnya yang entar yang bersih.

      Delete
  2. Yang semangat ya baringnya. Bhahahahhaa. Ngabarin banget yawlaaaa :ng

    Main ke sini pasti selalu dapat ilmu baru. Hahahhaa. Yang aku tau dulunya, kalo nyuci pake deterjen, pakaian pasti jd licin. Trus nodanya dgn mudah terangkat. HUahahahaa. Pemikiranku yg macam apa itu :p

    Ujung-ujungnya tetep ngakak. Hahahhaaa sa ae detergen diibaratkan dgn 'ngabari pacar' bagi para pasangan. Hahahha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jangan dipraktekin, Bang UL....

      hahaha... ya emang gitu juga logika sederhananya bang ul... gasalah itu.
      :D

      Delete
  3. Baru tau. Kirain ada hubunganya sama asam (noda) da basa (deterjen).

    ReplyDelete
    Replies
    1. waaaa... aku gatau kalo dari segi itu, Bang... @@,

      Delete
  4. Huhuhu, coba aja blog ini ngajarin Kimia. Pengen banget ahli Kimia dan excited kalo udah ngomongin Kimia. Tapi gapapa deh. Fisika juga asyik~

    Berarti deterjen fungsinya sama kayak ngabarin pacar, bang? Nggak susah dicarinya ya berarti hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yakwa Rob... kimiaku ancur pas masih sekolah. waktu ada kuis juga aku maju 6 kali buat nyelesain. 5 kali sebelumnya salah terus. :D

      Delete
  5. Ahahahahaa. Seperti biasa, ilmu v-sika-nya bikin baper. Langsung bikin keingat pacar. Eh, padahal nggak punya pacar :(

    Jadi bener ya, Haw. Hubungan pacaran itu harus ada kabar-kabarannya. Biar hubungannya nggak 'kotor' karena noda prasangka buruk dan insecure. Satu telpon atau sms atau chat, bikin bersihnya enteng. Membersihkan insecure sekali bilas. :'D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bilang aja masih kangen mantan, Cha~

      lah kan kamu udah ngerasain sendiri kan, Cha. aku hanya pengamat, kok. ;)

      Delete
  6. Tapi dikucek mulu serat pakaian lama kelamaan jadi aus haw #bukan haus

    Trus warna pakaian jadi pudar aihhhh curcolan ibu ibu banget
    Lahbdari cuci mencuci kok jadi perasaan lakik dan perempuan haw...,????

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tergantung bahan pakaiannya Mbak. kalo tentang pudar, udah dibahas di fisika sebelumnya yaaa... hihihi...

      disambung2in aja mbak... :D

      Delete
  7. bang deterjen bisa gak sih menurunkan ketegangan gue ketika bersama doi (´・ω・`),
    oke, pesan moral yang terakhir itu. bener2 ngajak ribut (►˛◄'!)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa... pas lagi tegang gitu, bikin cairan deterjen. lalu diminum. trus dimuntahin. pas ditanya kenapa, bilang aja, "Kukira saat bersamamu semuanya akan terasa tawar karna terkalahkan manism. ternyata nggak" sambil masang ekspresi bego. pasti dia ketawa. gategang lagi deh... :-d

      Delete
  8. Ternyata air sering tegang ya. Pantes kalo gua lagi tegang, sering keluar air. Air man.....cur. Akhirnya tegangnya menurun. Opo iki

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yakwa... kamu ngomongin apa, sih, Man? :p

      Delete
  9. Andai aja deterjen bisa menurunkan keteganganku menghadapi tanggal tua dan ada pengeluaran yang tak terduga ini :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa, Da. buka jasa laundry. air deterjen dipake nyuci. dapet duit deh... :-d

      Delete
  10. jadi gitu toh fungsi detergen, padahal nyuci sering pake detergen malah gak tahu fungsinya apadan disini udah dijawab. Sip kalau gitu saya boleh nitip pertanyaan gak, bagaimana cara freon AC bekerja?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang penting tau fungsinya deterjen buat nyuci. udah. :D

      Kalo ac, kayaknya pernah saya bahas, dikit tapi, di postikan V-sika #7.

      Delete
  11. Tapi gue kalo di kost an sering banget nyuci baju hanya direndem sama air trus dikasih detergen aja, gak pernah di kucek. Itu ngaruh gak sih ?? Apakah noda nya terangkat.
    Kalo sekilas mata sih, udah bersih. hehee

    O Jadi "Ngabari" itu fungsinya kayak detergen ya Bang.
    Oke deh, gue bakal mencoba "Ngabari" dia biar dia gak panik.
    Btw "Dia" itu siapa ??
    :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. ngaruh lah, Ka. kan cairan juga bersifat menempati ruang. pas direndem itu, cairan deterjennya udah meresap ke baju. dikucek itu kalo nodanya belom keangkat. kayak tanah liat dalem botol, kita kasih air. kan masih ada sisanya itu. makanya kita goyang2in botolnya kan... kayak gitu juga logika ngucek baju. ;)

      Dia itu dosen pembimbing.

      Delete
  12. keren nih setiap postingan selalu ada pelajarannyamudah gitu gampang dipahami bahasanya, lanjutkan :-bd

    ReplyDelete
    Replies
    1. gua kemaren lama di bogor, ampe 5 bulanan, sering main dan nongkrong di GFM dan POMI. tapi gaketemu-ketemu ni anak. @@,

      Delete
  13. Alhamdulillah kalau saya mah kalau nyuci gak pernah pakai deterjen dan hasilnya juga tidak kecuci cuci alias kotor banget.

    ReplyDelete
    Replies
    1. dilaundry in aja Kaaaaaannnnggggg.... :D

      Delete
  14. Baaaang, kukira ini hanya sebatas asam-basa. Rupanya fisikanya lebih banyak mainin peran toh. Ya Allah. Sebagai pencinta fisika, aku merasa gagal gegara baru tau ini :'(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lah... aku malah gabegitu paham kalo dari segi asam basa, Dar.. :D

      Delete
  15. Hm... kenapa ujung-ujungnya selalu kampret, sih? Bodo amatlah! Gue udah manggut-manggut soal teori fisika lu, akhirnya kesel. :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. Fisika. Mungkin -KA nya itu kampret, Yog. :D

      Delete

--Berkomentarlah dengan baik, sopan, nyambung dan pengertian. Kan, lumayan bisa diajak jadian~