Sunday, 5 April 2015

Howhaw #145: [Fiksingkat] Aku Bingung dengan Anakku

“Lihat itu, Yah! Kucingnya lucu sekali,” seru anakku ketika melihat kucing di tepi jalan. Sesaat setelah dia berseru, ada seorang gadis yang mendekati kucing tersebut, lalu mengambilnya. Pasti untuk dipelihara di rumahnya.

Setelah memperhatikan gadis dan kucing tadi, kini anakku mengarahkan pandangannya ke arah tepi jalan yang lain. Aku ikut melihat ke arah yang dilihat anakku, ada sekelompok anak kecil yang sedang mengamen dan meminta-minta. Setelahnya, aku kembali menatap ke arah jalan depan, menyetir mobilku ke arah rumah sakit. 

“Yah, kok kucing tadi diambil ama kakak itu, ya?” tanya anakku ketika kami berada di ruang tunggu. Kami pergi ke rumah sakit untuk mengambil hasil pemeriksaan menyeluruh badanku. Sebelumnya, aku sangat jarang memeriksakan diri karena selama ini aku selalu merasa sehat. Namun, beberapa minggu lalu, teman kantorku mendadak sakit hingga membuatnya meninggal. Melihat itu, aku segera memeriksakan diri, khawatir aku memiliki penyakit yang tidak kusadari.

“Karena kucing tadi lucu, makanya kakak itu membawanya buat dipelihara,” jawabku sekenanya. Anakku ini usianya tujuh tahun dan aktif sekali bertanya. Di rumah, istriku sedang mengandung anak kami yang kedua, sebab itulah aku mesti memantau kesehatan. Agar aku bisa selalu menjaga dan menemani mereka sampai tumbuh dewasa.

“Trus, Yah, kenapa nggak ada yang mau membawa anak kecil yang ngamen dan ngemis tadi? Kan mereka juga lucu...” tanya anakku lagi ketika kami sudah berada di mobil untuk pulang ke rumah.

Ah, bagaimana aku harus menjelaskan ini? Aku sendiri juga bingung. Terhadap binatang, manusia sangat perhatian. Diberinya makan, dimandikan, bahkan tempat tidurnya disediakan, tak peduli semahal apa pun itu. Tapi untuk sesama manusia, yang nasibnya terlantung di jalanan, tak ada yang mau memedulikan.

Namun, ada yang lebih kubingungkan. Di rumah, istriku sedang hamil dan sekarang aku sedang bersama anak pertamaku. Padahal, hasil pemeriksaan tadi menunjukkan bahwa aku ini mandul sejak lahir.

*****

Tema #memfiksikan kali ini adalah “bingung”, dan memang membuat bingung. Ide ceritanya aja ini udah pasaran banget. *bilang aja males mikir* Mohon kritik dan sarannya, kali aja malesnya ini jadi hilang.


memfiksikan

“Nggak ada yang nyata di sini, isinya hanya fiksi”
Previous Post
Next Post

Oleh:

Terima kasih telah membaca artikel yang berjudul Howhaw #145: [Fiksingkat] Aku Bingung dengan Anakku Apabila ada pertanyaan atau keperluan kerja sama, hubungi saya melalui kontak di menu bar, atau melalui surel: how.hawadis@gmail.com

61 comments:

  1. Mandul sejak lahir? Ini keajaiban.

    ReplyDelete
  2. Jadi itu anak siapa dong . .??

    Emang sih harga binatang terkadang lebih mahal daripada harga manusia . . gue juga lebih milih melihara kucing sih daripada harus ngrawat anak orang . . :((

    ReplyDelete
    Replies
    1. makanya bingung.

      aku juga masih begitu. :(

      Delete
  3. mungkin ini yang namanya rahmat Tuhan :|

    ReplyDelete
  4. Bakar aja istrinya. Hahah.. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. #SudahMenyimpulkan iyakali dibakar...kan sambelnya belom dibikin ._.

      Delete
    2. Saos bisa dibeli di warung Mbok Jum, Haw. Ngga usah ribet-ribet. Yuk makan!

      Delete
    3. --___-- semangat amat Kabeb mau makan istri.

      Delete
    4. Kenapa nggak makan suaminya ajah? biar bisa diletahui dengan jelas, apakah tanpa suaminya dia masih bisa hamil lagi.

      Delete
  5. 'Papah memang mandul, tapikan satpam komplek kita enggak pah. Tenang aja yaaa....', kata mamah.....

    Huahaha.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. #DugaanKetiga *anak satpam komplek* hahaha wa wa wa....

      Delete
  6. mungkin ada orang ketiga, yang penting itu hanya fiksi, ceritanya lagi-lagi kereen dan sangat menarik, saya suka cerita fiksi :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. #DugaanKeempat *yang penting gak terjadi beneran* *anehnya, malah udah banyak kejadian*

      Delete
  7. kenapa ya fiksi lo isinya kebanyakan perselingkuhan, sakit hati, dan sejenisnya. kalau dianalisa sama freud, lo pasti dikatakan pernah memiliki trauma sexual di masa kecil. hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Arman bangsyaaattt. Wakakaak. NGAKAK!

      Delete
    2. kamperrr.... hahaha... Kan di cerita sebelumnya udah dibilangin, jangan tanyain hal itu!

      Delete
  8. Mungkin si Aku menikah sama janda beranak satu. Soal kandungan ke dua, gue sepakat sama Wahyu. Hahaha.

    Btw, bener juga Arman. Cerita fiksi kamu kebanyakan seputar itu, Haw -..-

    ReplyDelete
    Replies
    1. #DugaanKelima *sama kayak dugaan ketiga* hahaha...

      wa wa wa... apa perlu aku nulis fiksi kek gitu terus aja ya?

      Delete
  9. Cuma mau ngasih koreksi dikit, setau gue, apapun itu nulisnya: apa pun. :D
    Istrinya selingkuh sama Pak RT. :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. #DugaanKeenam *selingkuh ama pak RT* hahaha...

      Duh, iya. Lu bener, Yog. Edit dulu ah. Makasih, Yog, koreksiannya. *emot peluk* *eh, gak ada emot itu* yodah, jempol aja. :-d

      Delete
  10. Anak pertama bisa jadi anak adopsi, toh kucing aja bisa diadopsi. Kalo anak kedua... itu...nggg... itu... kayaknya harus sepakat sama hipotesis Wahyu deh :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. #DugaanKetujuh *sama kayak dugaan ketiga*

      Delete
  11. Endingnya kepelintir jadinya rada aneh ya. *sok sok juri* *kabur naik ojek*

    ReplyDelete
  12. Memperhatikan atau memerhatikan, hayoo? :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tiw... jangan buat aku bingung lagi. :(
      aku udah berurusan lama ama kata dasar "hati" dan "perhati", dulu pake 'memerhatikan' tapi karena semakin ke sini gak nemuin kalimat yg make kata 'perhati' secara murni (tanpa imbuhan), akhirnya aku memutuskan untuk pake 'memperhatikan'. Di KBBI IV juga, kata 'perhati' gak akan dimuat lagi. jadi aku sudah menetapkan prinsip untuk pake 'memperhatikan'. gitu.

      Delete
  13. hmmm selalu merasakan hawa hawa horor di akhir cerita..
    mrinding

    ReplyDelete
    Replies
    1. ...padahal kan ceritanya bukan tentang pembunuhan dan sejenisnya.

      Delete
  14. anak siapa tu guys.... *supress* endibngnya heem.

    ReplyDelete
  15. waduh! kacau deh..
    jangan-jangan istrinya selingkuh sama anak yang ngamen itu :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. #DugaanKedelapan *selingkuh ama anak yang ngamen* wa wa wa...parah banget kalo begini mah. :D

      Delete
  16. dafuqq. mandul sejak lahir... mungkin dua anaknya dapet dari donor.

    btw baru pertama mampir. salam kenal. blognya keren. ada banyak genre,

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha... iyakali donor langsung dimasukin ke perut istrinya.

      salam kenal juga.

      Delete
  17. HAHAHA AMPUN DAHH xD Lagian ngerawat anak itu rada susah dibanding ngerawat kucing :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha... mungkin mereka perlu diubah jadi kucing aja kali ya? :o

      Delete
  18. Deep meaning banget, apalagi twist-nya di akhir. Keep writing, sob ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha... iyalah, masa twistnya di awal. :D Hayuk nulis fiksi.

      Delete
  19. pasti ada orang ketiga atau pkai donasi sper*a gitu '-'

    ReplyDelete
    Replies
    1. #DugaanKesembilan *orang ketiga yang donasiin sperma* wa wa wa... Itu donasinya langsung apa pake perantara lain? :ng

      Delete
  20. kalau mandul sejak lahir terus yang menamani ke dokter dan yang lagi dikandung sama istrinya anak siapa dong?? haahah

    ReplyDelete
  21. wadoooh. jadi itu bapaknya siapa? #loh

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha... malah bapaknya yang dibingungin. :p

      Delete
  22. Replies
    1. Iya, dapet, abis gugling tema tadi. #plak terima kasih.

      Delete
  23. Temanya 'bingung', dan bener-bener bikin pembaca bingung dan bertanya-tanya. Itu anak siapa sih? wkwk :D *mencoba positive thinking*

    ReplyDelete
    Replies
    1. hati-hati, kalo udah positif, tinggal nunggu lahiran aja loh. karen ayang positifnya pikiran, berarti lahirannya lewat mulut loh. =)D

      Delete
  24. Dokter kan gak selamanya diagnosanya pas, bisa jd Tuhan udh ngasih keajaiban. Oh gue sampe bawa2 Tuhan ini kn fiksi haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. #DugaanKesepuluh *Keajaiban Tuhan sejak awal nikah* mantep. :-d

      Delete
  25. Jangan jangan istrinya "main" sama lelaki lain, bisa juga teman suaminya -_-

    ReplyDelete
    Replies
    1. #Dugaankesebelas *main ama temen suaminya* *main rumah-rumahan*

      Delete
  26. Judulnya sih udah pas bro, 'Aku Bingung dengan Anakku', iya, dia bingung kenapa bisa punya anak, padahal kan... ah, sudahlah. Intinya sih, kalau kita lihat judulnya, terus baca isinya, nggak bakal ketebak bisa begini ceritanya. salut sob.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dinikmati aja, kak. Bukan tebak-tebakan juga kok. :ng

      Delete

--Berkomentarlah dengan baik, sopan, nyambung dan pengertian. Kan, lumayan bisa diajak jadian~