Fiksi Kilat: Lelaki Penjual Es Krim

“Mas, kok sampai segininya buat nyari duit?”

Begitu pertanyaan yang beberapa kali kudapatkan karena masih saja berkeliling menjual es krim walau hari sedang hujan. Pertanyaan tersebut biasanya hanya kutanggapi dengan senyuman dan anggukan, lalu mulai mengayuh sepeda lagi untuk berkeliling. Biasanya, banyak orang yang memberikan tatapan kasihan. Tapi jak jarang juga yang memberikan tatapan kekaguman.

“Demi istrinya, dia bekerja keras mencari rezeki.”