Fiksi Kilat: Mencegah Lebih Baik Daripada Mengobati


memfiksikan

“Kamu harus jaga keluargamu dengan baik, Pram. Untuk itu, kamu harus memastikan dirimu sehat sehingga bisa menjaga mereka.”

Aku mengiyakan kalimat ayah mertuaku yang mulai terdengar lemah dengan napas yang terengah-engah. Beliau menderita penyakit jantung. Sudah beberapa kali sakitnya itu kambuh, tapi tidak separah kali ini. Terlebih obat aspirin yang biasa digunakan untuk meringankan sakitnya malah hilang.

Howhaw #166: Menjadi Orang yang Lebih Baik Itu Nggak Boleh

Assalamu’alaikum…

Di artikel sebelumnya, saya pernah menjelaskan bahwa cara membuat orang lain tetap bahagia itu dengan membuat diri kita terus-terusan jelek dan tetap menjadi rusak. Tentunya hal tersebut bertentangan dengan pesan yang selalu disampaikan orang bijak. Harusnya, kan, kita menjadi manusia yang lebih baik tiap harinya.

Awalnya memang saya berpikir demikian, menjadi pribadi yang lebih baik pastinya akan disukai banyak orang. Siapa, sih, yang nggak suka dengan orang baik. Yekan? Tapi, setelah melihat yang terjadi di keseharian, menjadi pribadi yang lebih baik itu malah membuat banyak orang tidak suka.

Howhaw #146: Lebih Baik Menjadi Orang yang Munafik

Assalamu’alaikum...

Menjadi orang yang baik merupakan hal yang diinginkan dan dianjurkan oleh banyak orang. Namun, ketika seseorang malah melakukan tindakan yang tidak baik, dia malah mencari pembenaran dan menyalahkan orang lain. Padahal sikap tersebut malah semakin menjauhkan dari keinginannya semula.

Misalnya, ketahuan ngambil duit di kotak amal, dia bakal nyari objek lain buat disalah-salahin. “Itu pejabat ngambil uang rakyat kenapa kalian diamkan?” Atau mungkin ketahuan sedang bermain raba-raba, dia bakal berkilah, “Jangan sok suci deh, Lo. Kayak yang nggak pernah aja, jangan muna, deh.” Tiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan, namun menggunakan alasan tersebut sebagai pembelaan diri agar dibebaskan dari kesalahan, merupakan tindakan yang salah.