Fiksi Kilat: Bertemu Kamu (Versi Hawadis)

Cerita sebelumnya: Mencari Kamu

Sore ini aku berjalan menikmati suasana taman kota. Sejak peristiwa kecelakaan tiga bulan lalu, baru sekarang aku pergi ke taman ini. Biasanya, tiap minggu sore aku selalu menyempatkan waktu.

“Trus, orang yang kutabrak keadaannya gimana, Ma?” teringat tanyaku dulu, setelah sadar dari koma selama sebulan.

Fiksi Kilat: Bertemu Kamu (Versi Silvia)

Cerita sebelumnya: Mencari Kamu

“Nggak ada yang namanya Hawadis, Ma?”

Begitu tanyaku setelah mama memberitahukan bahwa banyak temanku yang menjenguk saat aku koma selama sebulan setelah kecelakaan itu. Aku tidak memberi tahu mama alasan sebenarnya aku menabrakkan mobilku. Aku hanya bilang bahwa aku sedang depresi dengan kerjaan.

Selama aku koma, ternyata Hawadis tak sekalipun menjengukku. Padahal kabar kecelakaan itu dan namaku terpampang di berbagai media massa daerah. Tidak mungkin dia tidak membaca atau mendengarnya. Jangan-jangan, perasaannya terhadapku tidak sama dengan perasaanku terhadapnya.